
Warungsports – Bulan ramadhan bukan berati olahraganya ikutan puasa juga lho, olahraga tetap penting dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh meski sedang berpuasa
Pada bulan ramadhan olahraga bisa dilakukan di waktu tertentu misalnya pada saat sebelum sahur, sebelum berbuka, atau sesudah tarawih.
Olahraga yang baik merupakan olahraga kombinasi dari aerobik dan anaerobik. Sejumlah olahraga aerobik seperti senam, zumba, jogging, skipping, dan jalan cepat.
Dan olahraga anaerobik seperti home body workout, circuit training, push-up, sit-up, skuat, dan lunges.
Olahraga yang cocok untuk bulan ramadhan olahraga apa pun boleh dilakukan asal telah sesuai dengan kondisi tubuh msing-masing orang. karna setiap orang memiliki kebugaran yang berbeda beda.
“Disesuarkan tubuh masing-masing. Seperti apa status kebugarannya, seperti apa kefleksibilitas tubuhnya, dan kekuatan ototnya seperti apa, itu perlu diperhatikan.” kata Rizal ahli gizi.
Selain itu, memilih jenis olahraga juga tak kalah penting. Olahraga bisa dilakukan dengan senang hati tidak merasa terbebani.
“Selain itu juga ada preferensinya, percuma kita kemudian bilang olahraga A yang bagus namun orangnya tidak suka justru tidak jadi olahraga.”lanjutnya.
Berpuasa bukan berarti kamu malas-malasan untuk berolahraga. Hal itu justru menjadi faktor yang meningkatkan berat badanmu. Cobalah untuk menyisihkan waktumu untuk berolahraga.
Kalau tidak bisa olahraga yang berat, kamu juga bisa melakukan olahraga ringan seperti bejalan kaki sambil menunggu berbuka puasa. Jalan kaki asal dilakukan dengan rutin juga bisa membantu menurunkan berat badan dan membakar kalori.
Jadi puasa bukan berarti halangan untuk tidak berolahraga. Kamu bisa melakukannya saat tidak makan dan minum dari matahari terbit hingga terbenam


