
Warungsports – Legenda petinju asal Inggris, David Haye, berhasil mengalahkan Joe Fournier pada duel Underrdercard sebelum pertandingan Evander Holy Field melawan Vitor Belfort. Setelah mengalahkan Fournier, The Hayemaker menantang juara dunia WBC, Tyson Fury.
Pertarungannya melawan Fournier, yang merupakan lawan latih tanding Fury adalah duel pertama Haye setelah tiga tahun pensiun setelah dikalahkan Tony Bellew pada 5 Mei 2018 lalu. Setelah mengalahkan Fournier, Heye dengan mengejutkan mengeluarkan tantangan kepada Fury.
“Saya hanya kembali berduel di ring untuk Tyson Fury. Saya tidak ingin menunjukan kepadanya apa yang saya sudah miliki. Saya bisa memenangkan pertarungan ini tanpa menunjukan The Heyemaker,” kata Haye.
“Saya tidak ingin Fury tahu apa yang saya miliki, saya ingin mengejutkannya pada malam hari. Overhand kanan saya, yang bahkan tidak saya tunjukan disana malam ini,’ Sambungnya.
“saya tidak ingin membuatnya takut. Jika saya melepaskan tangan kanan saya, ia tidak akan bertarung,” tegasnya.
Haye sendiri belum pernah berduel dengan Fury. Keduanya memang sempat direncanakan akan bertanding pada 2013, namun pertarungan tersebut tidak jadi kenyataannya karena Haye menderita cedera serius pada saat itu.
Usai batalnya pertandingan itu, HAye mengatakan selalu ingin bertarung melawan Fury, Ia mengatakan Fury makin kuat sehingga ia tertantang ingin berduel dengan dirinya.
“Pertarungan bersamanya memang sudah saya fikirkan sudah lama. Sejak 2013, ketika kami direncanakan untuk bertanding, pertarungan itu tidak terjadi karena saya mengalami cedera,”ujarnya.
“Saya terlalu menginginkan pertandingan itu dan saya sudah melihat dia sekalin lebih kuat, Fury menjadi lebih baik dan lebih baik. Reputasinya ada disana, Ia adalah juara dunia kelas berat, Sangat banyak orang percaya dia yang nomor satu,” ujar Haye.
Akan tetapi, para pecinta tinju sepertinya akan lebih menyukai melihat Fury bertarung dengan Anthony Joshua. bagaimana tidak, kedua petarung itu adalah yang terbaik sekarang dalam kelas berat.



