Monaco Ungkap Alasan Balogun Batal Pindah ke Everton

CEO AS Monaco, Thiago Scuro, mengungkapkan bahwa penyerang Folarin Balogun secara pribadi membatalkan kepindahannya senilai 40 juta poundsterling ke Everton pada hari penutupan bursa transfer. Keputusan tersebut diambil karena sang pemain merasa kecewa dengan perlakuan departemen medis klub Premier League tersebut.
Balogun sempat menandatangani lembar kesepakatan (deal sheet) menjelang tenggat waktu pukul 23.00 untuk memberi waktu tambahan bagi Everton dalam menyelesaikan proses administrasi. Namun, penyerang tim nasional Amerika Serikat berusia 25 tahun itu kemudian menolak menandatangani kontrak final.
Kekecewaan Balogun terhadap Tim Medis Everton
Pihak Everton sebelumnya sempat menegosiasikan ulang struktur biaya transfer setelah mendapati adanya keraguan dalam tes medis Balogun. Hal ini terjadi setelah Everton gagal dalam upaya mendatangkan Joshua Zirkzee atau Tammy Abraham dengan status pinjaman.
Meskipun sumber dari Everton mengklaim Balogun terlambat tiba dari Prancis dan Monaco lambat membagikan rekam medis, Thiago Scuro menegaskan bahwa sikap Everton-lah yang menjadi pemicu kegagalan transfer. Scuro menjelaskan bahwa kedua klub sebenarnya sudah menandatangani dokumen kesepakatan sebelum sang pemain memutuskan mundur.
“Pada menit-menit terakhir, pemain memutuskan untuk tidak menandatangani kontrak. Balogun merasa tidak nyaman dengan cara klub memperlakukannya serta keraguan yang dimunculkan departemen medis Everton mengenai masa depan dan kesehatannya. Balogun merasa tidak memiliki masalah medis sehingga enggan menandatangani kontrak jangka panjang di sana,” jelas Scuro dalam konferensi pers.
Scuro memaparkan bahwa Balogun menjalani tes medis di Liverpool pada pukul 16.00 dan berjalan lancar. Namun sekitar pukul 19.00, Everton mulai mempertanyakan kondisi medis pemain yang dinilai staf Monaco tidak berdasar. Isu kegagalan tes medis tersebut bahkan sudah bocor ke media dalam waktu setengah jam setelahnya.
Dampak Pembatalan ke Transfer Lamine Camara dan Chelsea
Situasi transfer Balogun ini turut memicu efek domino terhadap Chelsea. The Blues sebelumnya telah mencapai kesepakatan senilai 47 juta poundsterling secara tertulis untuk mendatangkan gelandang Monaco, Lamine Camara, sebagai antisipasi kepergian Enzo Fernandez ke Manchester City.
Monaco, yang lebih memprioritaskan penjualan Balogun untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka, langsung membatalkan kesepakatan dengan Chelsea begitu Everton awalnya menyatakan siap melanjutkan transfer Balogun pada pukul 22.00.
“Begitu kami mendapat informasi bahwa Everton siap melanjutkan dan menandatangani kontrak, kami kembali ke Chelsea dan menyampaikan bahwa tidak ada kesepakatan untuk Lamine. Ini adalah bagian dari dinamika sepak bola,” tutur Scuro.
Situasi Finansial Monaco

Monaco saat ini masih berada di bawah tekanan untuk menjual pemain demi memenuhi regulasi keuangan di Prancis. Mereka berpeluang melepas pemain ke liga-liga yang jendela transfernya masih terbuka.
Mengenai masa depan Lamine Camara, Scuro tetap optimistis sang pemain akan memiliki masa depan cerah dan mendapatkan tawaran yang lebih baik ke depannya.
Sumber: warungsport


