
WarungSports – PBSI menunjuk Fajal Alfian/Muhammad Rian Adianto sebagai sparring partner Olimpiade Tokyo 2020 karena alasan khusus. Padahal, yang paling dibutuhkan adalah kategori ganda campuran.
PBSI mengumumkan daftar 25 nama yang akan dibawa ke pemusatan latihan di Prefektur Kumamoto, Jepang pada Kamis (7 Agustus 2021). Jumlah tersebut meliputi 11 atlet Olimpiade, 6 pelatih dari lima departemen, dan personel latihan fisik.
Selain itu, mereka membawa tiga ofisial yang terdiri dari tukang pijat, fisioterapis dan dokter, seorang manajer dan empat atlet sparring. Menariknya, dalam daftar pemain sparring, PBSI malah menunjuk Fajar/Rian untuk melengkapi kuota pemain di sektor ganda putra.
Sisanya adalah tunggal putra Cesare Hiron Rustavito dan ganda campuran Zakaria Jociano Sumanti. Bahkan, tergantung pada permintaan, ganda campuran membutuhkan lebih banyak sparring.
Pasalnya, ganda campuran hanya melewati satu wakil, yakni Pravin Jordan/Melati Dawa Octavianti. Sementara di ganda putra, dua pasangan sudah lolos ke Olimpiade, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Se Thiawan/Mohammad Ahsan.
Terkait hal itu, Rionny Mainaky, Ketua Bidang Pengembangan Prestasi PBSI, menjelaskan dasar pemilihannya. “Kuota kami terbatas empat orang, jadi saya utamakan ganda putra.
Tapi bukan berarti yang lain tidak penting, tapi kuota kami hanya empat, jadi agak susah memilihnya,” kata Leoni, Rabu. (7 Juli) ) Ucapnya dalam jumpa pers virtual. 2021. “Jadi saya prioritaskan Koh Herry Iman Pierngadi (pelatih ganda putra).
Setelah mereka memilih saya, saya masuk ke ganda campuran lalu tunggal putra. Jadi kami melihat peluang di berbagai bidang,” ujarnya.
Pelatih yang dijuluki penggemar bulu tangkis naga api ini berharap dengan menggunakan Fajal/Rian sebagai partner latihan, kualitas latihan Kumamoto tidak akan turun terlalu banyak. “Tiga pasangan ini bisa dikatakan berada di level yang sama, terlepas dari gaya bermain dan tekanan mereka,” kata Herry.
Tim bulu tangkis akan bertanding selama 10 hari di Prefektur Kumamoto. Setelah itu, mereka akan bergabung dngan kontingen Indonesia untuk masuk wisma atlet Olimpiade Tokyo.



