
Warungsports – Presiden Paris Saint-Germain Nasser El Kelifi mencoba mengubah wajah klub bertabur bintang. Hal ini sempat mengancam posisi Namer dan Lionel Messi.
Tetapi bahkan dengan selebritas ini, Les Parisiens merasa sulit untuk berbicara di Eropa. Mereka belum memenangkan Liga Champions. Paris Saint-Germain hanya bisa mendominasi Liga Prancis.
Ketika proyek Pemain Bintang gagal mencapai Tahun Besar, PSG mencoba mengubah taktiknya. PSG saat ini sedang berusaha bijak di bursa transfer. Hal ini dibenarkan oleh presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi.
“Mimpi adalah satu dan kenyataan adalah hal lain,” kata surat kabar Le Parisien mengutip Nassiral Al-Khelaifi. “Mungkin kita harus mengubah slogan kita. Punya mimpi besar itu bagus, tapi hari ini kita harus realistis.”
Untuk mencapai ini, Paris Saint-Germain menandatangani Luis Campos. Dia akan menggantikan mantan direktur olahraga Leonardo.
Campos memiliki pengalaman menciptakan tim pemenang tanpa terjerumus ke dalam jebakan bursa transfer. Ia melakukannya di Monaco pada musim 2016/2017 dan Lille musim 2020/2021. Kedatangan Campos dinilai menjadi ancaman bagi bintang Paris Saint-Germain seperti Neymar dan Messi.
Al-Khelaifi mengingatkan Neymar untuk bermain lebih baik dari musim lalu. Para pemain Brasil kehilangan banyak kesempatan musim lalu karena berbagai alasan. Ia hanya tampil dalam 22 pertandingan Ligue 1 dan menyumbang 13 gol.
“Saya dapat mengatakan bahwa setiap pemain berharap untuk melakukan lebih dari musim lalu, dan lebih banyak lagi!” kata Alkrifi.
“Semua orang harus 100%. Jelas kami tidak akan melangkah sejauh itu. Target untuk musim depan jelas. Bekerja 200% setiap hari. Untuk jersey ini, kami memberikan semua yang kami miliki, memberikan segalanya, dan kami akan melihat hasilnya. Kita harus rendah hati. sekali lagi”.



