
PARIS – Liam Rosenior langsung memberikan dampak besar sejak dipercaya menangani Paris FC. Pelatih asal Inggris tersebut membawa klub ibu kota Prancis itu melalui tiga pertandingan pertama Ligue 1 musim 2026/27 tanpa kekalahan, termasuk kemenangan mengejutkan di markas Olympique Marseille.
Paris FC kini mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan, hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang. Mereka juga telah mencetak enam gol dan hanya kebobolan dua kali dalam periode tersebut.
Perjalanan impresif Paris FC dimulai ketika mereka bertandang ke markas Troyes pada pekan pertama. Meski gagal mencetak gol, tim asuhan Rosenior mampu pulang membawa satu poin setelah bermain 0-0.
Hasil itu kemudian menjadi fondasi bagi penampilan yang jauh lebih meyakinkan pada pertandingan berikutnya.
Nice Jadi Korban Pertama
Pada pertandingan kandang pertama Rosenior bersama Paris FC, timnya tampil dominan dan menghancurkan OGC Nice dengan skor 3-0.
Kemenangan tersebut memberikan sinyal bahwa Paris FC bukan sekadar ingin bertahan di Ligue 1. Rosenior mulai menunjukkan identitas permainan yang ia inginkan: berani menguasai bola, agresif ketika menyerang, serta tidak mudah puas ketika sudah unggul.
Pendekatan tersebut juga terlihat dari pesan Rosenior kepada para pemainnya. Ia menginginkan Paris FC tetap menyerang dan mencari gol tambahan daripada hanya mempertahankan keunggulan tipis
Bungkam Marseille di Vélodrome
Ujian sebenarnya kemudian datang pada pekan ketiga.
Paris FC harus bertandang ke Orange Vélodrome, menghadapi Olympique Marseille di salah satu stadion dengan atmosfer paling menekan di sepak bola Prancis.
Namun tim Rosenior justru berhasil menciptakan kejutan besar.
Paris FC menaklukkan Marseille dengan skor 3-2, sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi tiga pertandingan.
Rosenior Tak Mau Terlena
Meski start Paris FC sangat menjanjikan, Rosenior belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai target klub musim ini.
Ketika ditanya sejauh mana Paris FC bisa melangkah setelah kemenangan di Vélodrome, Rosenior menegaskan fokusnya masih sederhana: memenangkan pertandingan berikutnya.
Ia menilai proyek Paris FC masih berada pada tahap awal karena dirinya dan staf pelatih baru menjalani tiga pertandingan kompetitif bersama tim.
Sikap tersebut cukup masuk akal.
Paris FC memasuki musim baru dengan perubahan besar setelah Rosenior resmi ditunjuk sebagai pelatih pada 7 Juli 2026. Pelatih berusia 41 tahun itu dikontrak hingga Juni 2028 dan dipilih karena reputasinya dalam mengembangkan pemain muda sekaligus membangun tim dengan gaya permainan progresif.


