Live Tuesday, 8 September 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Uncategorized

Mbappé Mulai Kesal Selalu Jadi Sasaran Kritik: “Kenapa Cuma Saya dan Vinícius?”

Elsa Gita Sabila September 8, 2026 47 minutes lalu

MADRID – Kylian Mbappé menunjukkan sisi yang lebih tegas ketika menghadapi media menjelang pertandingan pembuka Real Madrid di Liga Champions melawan Inter Milan.

Dalam konferensi pers di Ciudad Real Madrid, Senin (7/9/2026), penyerang asal Prancis tersebut beberapa kali memberikan respons tajam ketika pembicaraan kembali mengarah kepada dirinya dan Vinícius Júnior.

Mbappé tampaknya mulai merasa bahwa setiap kali performa Real Madrid dibahas, namanya selalu menjadi salah satu pemain pertama yang dijadikan pusat perhatian.

Situasi semakin menarik ketika seorang jurnalis menanyakan apakah Mbappé dan Vinícius harus bekerja lebih keras ketika Real Madrid sedang bertahan.

Mbappé langsung menyela pertanyaan tersebut.

“Hanya saya dan Vinícius?”

Respons singkat itu menggambarkan ketidaksetujuan Mbappé terhadap anggapan bahwa tanggung jawab pertahanan Real Madrid hanya dibebankan kepada pemain-pemain depan tertentu.

Mbappé Tak Terima Dibandingkan dengan Dembélé dan Raphinha

Jurnalis kemudian membandingkan pekerjaan defensif Mbappé dengan Ousmane Dembélé di PSG dan Raphinha bersama Barcelona.

Mbappé mengakui dirinya masih memiliki hal yang harus diperbaiki.

Namun, pemain berusia 27 tahun itu menegaskan setiap pemain memiliki karakteristik dan tanggung jawab berbeda.

Ia bahkan mengatakan dirinya juga bisa membalik perbandingan tersebut dengan menyoroti jumlah gol yang dicetaknya dibandingkan pemain lain.

Mbappé menilai perdebatan seperti itu tidak akan pernah selesai apabila pemain terus dibandingkan berdasarkan satu aspek permainan saja.

Menurut Mbappé, seluruh pemain Real Madrid harus ikut membantu ketika bertahan.

Bukan hanya dirinya atau Vinícius.

Di sisi lain, ia juga menilai Madrid masih harus meningkatkan kualitas ketika menguasai bola agar mampu menciptakan lebih banyak peluang dan mengurangi tekanan terhadap lini belakang.

“Saya Melakukan Banyak Hal yang Pemain Lain Tidak Lakukan”

Mbappé kemudian memberikan salah satu pernyataan paling tegas dalam konferensi pers tersebut.

Baca Juga :  Anak Ronald Koeman Bikin Sejarah di Eredivisie Dengan Cetak 2 Gol - WARUNGSPORTS

Ia mengaku tidak suka ketika kontribusinya dibandingkan secara langsung dengan pemain lain karena setiap pemain mempunyai kualitas berbeda.

“Saya melakukan banyak hal yang pemain lain tidak lakukan.”

Meski demikian, Mbappé tetap mengakui dirinya harus berkembang dalam aspek defensif.

Baginya, peningkatan tersebut harus dilakukan sebagai sebuah tim, bukan dengan menunjuk satu atau dua pemain sebagai penyebab masalah.

Mbappé Juga Gerah dengan Pembicaraan soal PSG

Ketegangan Mbappé dengan sejumlah pertanyaan media semakin terlihat ketika pembicaraan beralih ke mantan klubnya, Paris Saint-Germain.

Mbappé ditanya mengenai fakta bahwa PSG berhasil memenangkan Liga Champions setelah dirinya meninggalkan Paris.

Penyerang Real Madrid tersebut tidak terlalu tertarik dengan narasi itu.

Menurutnya, terdapat banyak analisis mengenai sepak bola yang dibuat hanya karena mampu menarik perhatian pembaca.

Mbappé kemudian melontarkan kalimat yang menjadi salah satu sorotan terbesar dari konferensi pers tersebut:

“Membicarakan saya itu menjual.”

Ia mengatakan tidak terlalu mempermasalahkan apakah pemberitaan mengenai dirinya bernada positif atau negatif. Namun, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mbappé sadar dirinya sering ditempatkan di pusat berbagai perdebatan mengenai Real Madrid maupun PSG.

Tekanan Besar Selalu Mengikuti Mbappé

Situasi tersebut menunjukkan besarnya sorotan yang harus dihadapi Mbappé sejak bergabung dengan Real Madrid.

Ketika mencetak gol, dirinya menjadi pusat pujian.

Namun ketika Real Madrid gagal mendapatkan hasil maksimal, kontribusi Mbappé juga menjadi salah satu topik pertama yang diperdebatkan.

Kekalahan 0-1 dari Real Betis menjelang laga Liga Champions kembali meningkatkan kritik terhadap Los Blancos.

Mbappé sendiri tidak mencoba menghindari tanggung jawab. Ia mengakui kegagalan Madrid mencetak gol pada pertandingan tersebut merupakan sesuatu yang juga menjadi tanggung jawabnya sebagai penyerang.

Berita Terkait