
Warungsports– Angkat besi berpeluang menambah medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7). Dua atlet yang akan memperebutkan medali adalah Deni dan Eko Yuli Irawan.
Eko akan mengikuti proyek 61 kilogram (kg) putra. Berdasarkan data batch atlet yang terdaftar dan dipublikasikan oleh Tokyo Olympic Organizing Committee (TOCOG), Eko menduduki peringkat pertama.
Atlet yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-32 pada 24 Juli ini memasuki angkatan pertamanya dengan total berat 315 kg. Namun, hingga Sabtu (24/7) sore, belum ada informasi detail mengenai jumlah smash dan clean and jerk.
Jika mengacu pada kekuatan terdaftar, Eko adalah urutan terakhir untuk melakukan angkat besi. Daftar kelas berat lainnya termasuk Li Fabin (310 kg) dari China dan Mishveladze Shota (305 kg) dari Georgia.
Dengan fakta tersebut, Eko Yuli berpeluang dan percaya diri untuk meraih medali, termasuk medali emas.
Usai merebut medali emas, lawan utama Eko adalah Li Fabin. Total kekuatan terbaik atlet China itu adalah hasil kreasinya di nomor 318 kg pada Kejuaraan Dunia yang digelar di Pattaya, Thailand pada 19 September 2019.
Rekor 318 kg adalah rekor dunia saat ini di kelas 61 kg. Secara khusus, Li Fabin juga memegang rekor 145 kg dalam merebut.
Sementara itu, Eko Yuli mempertahankan rekor clean and jerk dengan 174 kg. Dengan kondisi tersebut, di atas kertas, Eko harus tampil lebih baik di kelas merebut agar berpeluang lebih besar untuk merebut medali emas.
Denis yang akan tampil di kelas 67 kg putra bertubuh ramping namun masih memiliki peluang bagus. Pasalnya, Deni menempati urutan ke-8 dalam total power yang tercatat dibanding atlet angkat besi lainnya. Bahkan, perbedaan gaya mencapai 10 kg.
Deni awalnya mendaftarkan berat total 321 kg, dan Chen Lirong dari China membuka lift dengan total beban 331 kg. Atlet angkat besi lain yang akan menjadi pesaing berat Deni adalah Mirko Zanni dari Italia.
Namun, hal ini tidak serta merta menjadi acuan. Kondisi fisik dan mental arena saat bertanding merupakan dua faktor penting yang mendukung atlet angkat besi Indonesia sukses meraih medali Olimpiade.



