
Warungsports– Menurut laporan, acara angkat besi Olimpiade Paris 2024 sedang mengalami perubahan kelas. PB PACSI sedang menunggu keputusan resmi.
Sejak Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengurangi kuota jumlah atlet untuk Olimpiade Paris 2024 dari 260 atlet di Rio de Janeiro dan 196 atlet di Tokyo menjadi 120, diskusi tentang pergeseran di Olimpiade sebenarnya telah muncul.
Pada akhirnya, Federasi Angkat Berat Internasional mengembangkan rencana untuk membagi kategori angkat besi pria dan wanita menjadi 8, bukan 10 kompetisi lanjutan sebelumnya. Lima dari delapan acara untuk pria dan wanita diusulkan sebagai kategori berat untuk Olimpiade.
“Kami sangat merekomendasikan proposal ini, dan kami harap Anda semua menyetujuinya,” kata Sam Koffa, yang juga ketua Komite Teknis IWF, dikutip insidethegame.biz.
Kelas angkat besi Olimpiade baru yang diusulkan adalah 58 kg, 72 kg, 92 kg, 109 kg, dan +109 kg putra. Kelompok putri adalah 50 kg, 58 kg, 71 kg, 85 kg dan +85 kg. Tiga kategori lainnya adalah 65 kg, 82 kg, dan 101 kg untuk pria, serta 54 kg, 65 kg, dan 79 kg untuk wanita.
Hari Wihardja, Kepala Bidang Pengembangan Prestasi PB PABSI membenarkan kabar tersebut. Dia bahkan menyiapkan langkah-langkah untuk memprediksi apakah perubahan kelas diterapkan dengan benar Namun, perubahan kelas tersebut berdampak cukup besar terhadap perolehan medali Indonesia di kancah internasional.
Selama ini kelas ringan didominasi oleh negara-negara Asia seperti Indonesia. “Saya dengar begitu. Jadi hanya ada 8 kelas untuk acara individu seperti Kejuaraan Dunia, sedangkan untuk Olimpiade ada 5 kelas.
“Misalnya di kelompok putri, saya dengar kelas 49 kg ditiadakan dan diganti kelas 50 kg. Ya berarti kita hanya perlu menambah 1 kg Windy Cantika Aisah. Begitu juga untuk kelas lain, ” katanya.
Lebih lanjut Hardy menegaskan jika dipaksakan 10 kelas (5 kelas olimpiade putra dan putri), Indonesia masih memiliki 6 kelas. “Jadi kita masih bisa mempromosikan enam atlet.”
Menurut Hadi, Federasi Angkat Berat Internasional akan membuat keputusan tentang tingkat angkat besi di Kongres yang diadakan di Uzbekistan pada 21 Desember. Hadi berkata: “Saya berharap mereka telah membuat keputusan dan kami dapat segera mempersiapkan para atlet untuk kursus baru.”



