Connect with us

Badminton

Herry IP Jawab Perihal Isu Keretakan dengan Kevin Sanjaya

Published

on

Warungsports – Pelatih Kepala Ganda Putra Herry Iman Pierngadi angkat bicara terpaut hubungannya dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang saat ini dikabarkan tidak lagi harmonis. Apa katanya?

Kevin dikabarkan hadapi perkara dengan Herry Iman Pierngadi. Juara All England 2017 serta 2018 itu diucap tidak ingin lagi dilatih oleh pelatih yang dijuluki Naga Api tersebut.

Herry membetulkan soal keadaan ikatan keduanya. Tetapi, dia tidak dapat menarangkan sebabnya lantaran si atlet yang sejatinya tidak ingin lagi dilatih olehnya.

” Kevinnya yang enggak ingin( dilatih lagi oleh aku). Aku enggak ketahui. Aku selaku pelatih, untuk aku, ya aneh saja. Tetapi ditanya mengapa? aku pula bimbang, tanya Kevin saja,” kata Herry dikala dihubungi pewarta, Senin( 26/ 9/ 2022).

” Terakhir komunikasi waktu di Indonesia Open. Aku dikasih ketahui Aryono( Miranat, asisten pelatih ganda putra), Kevin tidak ingin latihan lagi,” lanjutnya.

Lebih jauh, Herry berkata, apabila keretakan ikatan itu telah terjalin semenjak Indonesia Open pada Juni kemudian.

Herry apalagi pula pernah menjemput bola dengan menghubungi sang atlet melalui pesan Whatsapp. Alih- alih bisa uraian, pesan yang dikirimkan Herry dikala akhir Juni tidak sekalipun dibalas, apalagi sampai saat ini.

” Jika tidak salah dikala Singapura Open ataupun Malaysia Open jika tidak salah. Aku tanya, mengapa tidak ingin dilatih aku, perkaranya apa? Tetapi enggak dibalas. Enggak di- read pula, bisa jadi no aku telah di- delete, aku enggak ketahui,” kata Herry.

” Aku pula tidak sangat mikirin, anak aku pula masih banyak. Masih banyak yang memerlukan aku, pemain- pemain Pelatnas. Intinya buat aku tidak terdapat permasalahan. Aku baik- baik saja, aku happy- happy saja,” ucapnya.

” Ya nilai sendiri. Aku nomor comment. Kan orang yang memperhitungkan. Aku selaku pelatih, orang tua, enggak ingin bermasalah. Telah itu saja,” tutupnya.

Advertisement Smiley face
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Badminton

Jelang Australia Open 2022, Para Pemain Indonesia Fokus Kembalikan Kondisi

Published

on

By

Warungsports – Regu bulu tangkis Indonesia setibanya di Singapore pada Pekan( 13/ 11), langsung menggelar latihan perdana di malam harinya sambil memulihkan keadaan para pemain sehabis penerbangan yang lumayan meletihkan dari Jakarta.

Bagi manager regu bulu tangkis Indonesia, Herli Djaenudin, para pemain diharapkan senantiasa fokus berlatih demi menjauhi luka akibat keletihan.

“ Malam ini kita latihan cuma buat mengembalikan keadaan sehabis para pemain menempuh penerbangan dari Jakarta pada Sabtu malam serta mendarat di Sydney pada Pekan pagi tadi. Walaupun masih dalam keadaan letih serta belum lumayan rehat, aku memohon pemain senantiasa fokus berlatih supaya bebas dari luka,” pesan Herli.

Nampak muncul dalam latihan perdana kali ini ialah pemain spesialis ganda gadis, Ribka Sugiarto bersama dengan tunggal gadis Indonesia yang tengah naik daun, Gadis Kusuma Wardani.

Dengan absennya para pemain top Pelatnas semacam Anthony SInisuka Ginting, Jonatan Christie dan juara Denmark Open 2022, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto sebab fokus buat BWF World Tour Finals 2022, Indonesia total merendahkan 14 wakil di turnamen Luar biasa 300 itu.

Berikut merupakan catatan wakil Indonesia di Australia Open 2022:

Tunggal Putra:

Tommy Sugiarto Shesar

Hiren Rhustavito

Chico Aura Dwi Wardoyo

Christian Adinata

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay

Tunggal Gadis:

Gadis Kusuma Wardani

Gregoria Mariska Tunjung

Ganda Putra:

Tabah Karyaman Gutama/ Moh Reza Pahlevi Isfahani

Ganda Gadis:

Febriana Dwipuji Kusuma/ Amalia Sinar Pratiwi

Lanny Tria Mayasari/ Ribka Sugiarto

Meilyas Trias Puspita Sari/ Rachel Allessya Rose

Ganda Campuran

Dejan Ferdinansyah/ Gloria Emanuelle Widjaja

Amri Syahnawi/ Winny Oktavina Kandow

Akbar Bintang Cahyono/ Marsheilla Gischa Islami

Continue Reading

Badminton

Indonesia International Series 2022 – Komang Tunggal Putri Jagoan Indonesia

Published

on

By

Warungsports – Pebulu tangkis tunggal Putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi, sukses melaju ke babak perempat final Indonesia International Series 2022.

Komang Ayu Cahya Dewi menang atas pemain sesama Indonesia, Yasnita Enggira Setiawan.

Berlaga di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis( 22/ 9/ 2022), Komang menang straight permainan dengan skor 21- 7, 21- 19.

Dengan hasil tersebut membuat persaingan di zona tunggal Putri sangat sengit.

Memandang bagan undian, ada beberapa pemain unggulan terletak di pul atas.

Mereka Saifi Rizka Nurhidayah, Stephanie Widjaja, serta Bilqis Prasista.

Bilqis sendiri hendak melakoni laga susah dikala hendak berhadapan dengan unggulan ketiga, Stephanie Widjaja pada babak 16 besar yang baru hendak bergulir sore ini.

Ada pula bentrokan sesama pemain yang mengisi skuad Indonesia pada Uber Cup 2022 berpotensi terbentuk.

Komang serta Bilqis dapat silih sikut pada babak semifinal bila keduanya sanggup mengalahkan lawan- lawannya.

” Tidak gampang buat jadi juara, seluruh lawan kekokohannya balance,” ucap Bilqis.

” Tetapi, fokus satu- satu dahulu sebab secara persaingan pula ketat,” kata Bilqis.

” Aku pantas mewaspadai seluruh lawan, tidak boleh cuma mewaspadai lawan dari rekan- rekan senegara,” ucapnya.

Perihal seragam pula dikatakan Komang yang sangat mewaspadai rekan- rekan sesama Pelatnas- nya.

” Rata- rata jika udah temen sendiri kekuataannya menyeluruh,” kata Komang dikala ditemui BolaSport. com di Victoria Hotel, Yogyakarta sebagian waktu kemudian.

” Jadi gak dapat diremehin pula paling utama dari temen- temen satu tim,” ucap Komang.

Pada babak perempat final, Komang hendak melawan pemenang pertandingan Maria Veronica Ngadien Prawesti ataupun Saifi Rizka Nurhidayah.

Continue Reading

Asian Games

Hasil Gambaran Kejuaraan Dunia: Ganda Putra Satu Pool

Published

on

By

Warungsports-Hasil atas Unggulan Indonesia di nomor ganda putra pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 menempati pool yang sama usai gambaran, Rabu (10/8).
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 digelar di Tokyo, Jepang, 22-28 Agustus mendatang. Hasil gambaran Kejuaraan Dunia 2022 itu sendiri menempatkan tiga andalan Indonesia di ganda putra di pool atas.

Kesiapan ketiga andalan Indonesia di ganda putra itu adalah: Kevin Sanjaya/Marcus Gideon (unggulan pertama), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (3), dan Fajar Alfian/M Rian Ardianto (5). Namun pada Kejuaraan Dunia 2022 nanti, Kevin/Marcus, Ahsan/Hendra, dan Fajar/Rian mendapat bye, atau baru menghadapi lawan pada babak kedua.

Tim Kevin/Marcus akan bertemu pemenang Beketov/Makhnivskiy vs Janacek/Svejda, sedangkan Ahsan/Hendra menghadapi pemenang Corvee/Labar vs Elgamal/Salah, dan Fajar/Rian melawan pemenang Okamura/Onodera vs Attri/Reddy. Dalam undian itu Kevin/Marcus berpotensi melawan Fajar/Rian di perempat final, sedangkan pemenang di babak itu bisa melawan Ahsan/Hendra di semifinal.

Sementara itu wakil lain Indonesia di ganda putra, Bagas Maulana/M Shohibul Fikri menempati pool bawah. Bagas/Fikri akan melawan pemenang Dunn/Hall vs Castillo/Montoya.

Ganda Putri Siap Bertarung Melawan Wakil Taiwan

Namun dari ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto akan melawan wakil Taiwan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun. Dengan mengisis pool atas, Fadia/Ribka bisa bertemu unggulan pertama Chen Qing chen/Jia Yi Fan di perempat final.

Di sektor tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung juga bisa kembali melawan Akane Yamaguchi pada Kejuaraan Dunia 2022. Akane dan Gregoria di pool atas. Pada babak pertama Gregoria akan menghadapi Kirsty Gilmour dari Skotlandia. Jika menang atas Gilmour, Gregoria akan melawan Akane di babak kedua.

Beruntung bagi Anthony Ginting karena tidak akan melawan Viktor Axelsen dalam waktu dekat. Meski sama-sama di pool atas, Ginting dan Axelsen berpotensi saling berhadapan di babak perempat final.

Dengan momen kejuaraan dunia ini Tim Indonesia menjadi peluang besar untuk meraih poin, mengingat energi yang lama kembali di panaskan apa lagi kesiapan Kevin/Marcus akan sangat menjadi penentuan di ganda putra nantinya.

Baca Juga : Coach Robert Alberts Resmi Mundur dari Persib Bandung

Continue Reading

Asian Games

Liliyana Gemas Melihat Tim Ganda Indonesia

Published

on

By

Warungsports-Cerita sejarah bulutangkis Indonesia Liliyana Natsir mengaku gemas melihat performa ganda campuran Indonesia sekarang. Namun menurut peraih medali emas tim campuran bulutangkis Olimpiade 2016 itu, ‘gemas’ yang dimaksud adalah dukungannya terhadap tim campuran Indonesia saat ini.

“Pendapat saya pasti gemas, ya. Maksudnya keinginan saya setelah kami ada di group campuran. Karena dari zaman senior dulu sudah kasih jalan ke kita dan saya dan Tontowi itu cuma meneruskan. Nah, harapan kami sama, setelah kami ada lagi yang meneruskan,” kata Liliyana.

Sampai-sampai mantan atlet biasa akrab disapa Butet itu berpendapat, masih ada jarak yang begitu jauh antar pasangan campuran di Indonesia. Melirik ranking BWF, peringkat tertinggi Indonesia ada di posisi lima dimana ditempati oleh Praveen Jordan/Melati Oktavianti.

Wakil tim campuran juga ikut merespon Indonesia terdekat ada di peringkat ke-15 yakni Hafiz Faizal/Gloria Widjaja. “Yang kami sadari ada gap yang cukup jauh. Jadi harapan saya agar tidak terlalu lama kita tertinggal. Cepat mengejar seperti ungkapan mas Tontowi bilang, harus ekstra dan lebih, lebih, dan terus lebih karena kita mau mengejar,” ujarnya.

Ganda Campuran Harus Konsisten Kedepannya

Di satu sisi, Butet menyebut bahwa mempersempit jarak dan meningkatkan peringkat bukan perkara mudah. Karena itu ia berharap ganda campuran Indonesia berlatih lebih keras dan ikut lebih banyak turnamen.

“Yang kami alami pun seperti itu. Walaupun sudah di atas kami harus mempersiapkan dengan bagus. Latihan lebih banyak sehingga bisa konsisten. Itu harapannya, kami juga pasti ingin ada group campuran minimal menyamai atau bahkan melebihi kami,” ucap Butet.

“Cuma memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi Rinov, Adnan, dan Rehan itu kalau kami lihat dengan Top 5 masih jarang bisa mengalahkan. Poin penting percaya diri, yakin bahwa Indonesia di duo campuran patut diperhitungkan dan kita dulu sempat berjaya,” kata Butet.

Namun sejauh ini tim Campuran Indonesia sudah cukup bekerja keras, atas pencapaiannya saat ini kedepannya akan super extra bahkan terus di genjot dari segi perfomancenya. Regenerasi Muda Ganda Campuran Indonesia akan terus berbenah diri. Demi Karya Pusaka sang Merah Putih Indonesia.

Baca Juga : Timnas U-16 Berpotensi-Thailand & Australia Terancam

Continue Reading

Badminton

Pebulu Tangkis Fadia/Ribka Masih Ada Ikatan

Published

on

By

warungsportsPebulu tangkis ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto akan kembali berpasangan pada BWF World Championship atau Kejuaraan Dunia BWF 2022. Kembalinya Fadia/Ribka sebagai pasangan di sektor ganda putri menjadi pusat perhatian mengingat sebelumnya mereka sempat berpisah dan bermain dengan partner masing-masing.

Siti Fadia Silva Ramadhanti sempat berpartner dengan peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Apriyani Rahayu. Sementara itu, Ribka Sugiarto sempat dipasangkan dengan Febby Valencia Dwijayanti Gani.

Selama berpasangan dengan Apriyani Rahayu, Fadia telah meraih sejumlah prestasi. Mereka langsung nyetel sejak debut sebagai pasangan pada SEA Games Vietnam, Mei lalu. Meski terbilang baru dipasangkan, Apriyani/Fadia langsung merebut medali emas SEA Games Vietnam.

Lalu, Apriyani/Fadia melanjutkan pencapaian gemilang dengan menjuarai Malaysia Open dan Singapore Open 2022. Setelah mengukir awal impresif bersama Apriyani, Siti Fadia kini kembali berpasangan dengan partner sebelumnya, Ribka Sugiarto untuk Kejuaraan Dunia BWF 2022.

Siti Fadia dipasangkan kembali dengan Ribka Sugiarto karena Apriyani Rahayu belum masuk dalam daftar ranking BWF yang diundang oleh penyelenggara. Duet Fadia/Ribka sudah memiliki ranking yang cukup untuk tampil di Kejuaran Dunia sehingga mendapat undangan dari BWF. Setelah mendapat undangan dari BWF, Fadia/Ribka mulai berlatih seperti sediakala. 

Meski sempat berpisah cukup lama, Fadia mengaku masih memiliki ikatan dan kekompakan bersama Ribka Sugiarto. Pasalnya, sebelum berpisah, Fadia/Ribka sudah lebih lama berpasangan di sektor ganda putri. Mereka juga pernah meraih gelar juara ketika tampil bersama pada Indonesia Masters 2019.

“Kalau soal ikatan dan kekompakan karena sudah berpasangan lama, dan latihan juga masih sering bersama, jadi tidak ada masalah,” kata Fadia, dikutip dari Antara News, Jumat (29/7/2022). Fadia pun memastikan bahwa dirinya dan Ribka memiliki keinginan yang sama ketika tampil pada Kejuaraan Dunia BWF 2022, yakni memberikan penampilan terbaik.

Fadia/Ribka Ingin Bermain Tanpa Beban

Selain itu, Fadia/Ribka ingin bermain tanpa beban saat tampil pada Kejuaraan Dunia BWF 2022.

“Intinya mau kasih yang terbaik dan siap dengan siapa pun pasangannya. Sama-sama ingin memberikan yang terbaik pastinya,” ujar Fadia. “Saya dengan pasangan siap saja, targetnya ingin melaju satu per satu dan main tanpa beban,” tambahnya.

Baca juga: The Minions Kerja Keras, Kejuaraan Dunia BWF 2022

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky mengungkapkan bahwa Fadia/Ribka merupakan salah satu dari tiga ganda putri Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia BWF 2022.

PP PBSI selaku induk bulu tangkis Tanah Air mempersilakan Fadia/Ribka untuk kembali tampil sebagai pasangan dalam ajang tersebut. “Kami beri kesempatan untuk bertanding karena Fadia masih aktif juga bermain. Ya semaksimal yang mereka bisa,” ucap Rionny.

Kejuaraan Dunia BWF 2022 dijadwalkan berlangsung di Tokyo, Jepang pada 22-28 Agustus 2022. Selain sektor ganda putri, Indonesia juga memiliki wakil di empat sektor lain, dari tunggal putra hingga ganda campuran.

Baca juga: Gregoria Mariska Bertujuan Untuk Mencapai Semi-final Kejuaraan Dunia 2022

Continue Reading

Badminton

The Minions Kerja Keras, Kejuaraan Dunia BWF 2022

Published

on

By

warungsports – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan menghadapi misi tersendiri pada Kejuaraan Dunia BWF 2022 yang akan berlangsung di Tokyo pada 22-28 Agustus. Kejuaraan Dunia BWF bisa dikatakan turnamen yang tidak bersahabat dengan Marcus/Kevin.

Sejak bermain bersama pada 2015, Marcus/Kevin sudah berhasil meraih banyak gelar bergengsi mulai dari medali emas Asian Games, Indonesia Open, China Open, hingga dua kali menjuarai All England Open. The Minions, julukan Marcus/Kevin, sampai saat ini juga masih menyandang status ganda putra nomor satu dunia BWF.

Marcus/Kevin merupakan salah satu dari empat wakil ganda putra Indonesia yang akan berangkat ke Kejuaraan Dunia bulutangkis tahun ini selain Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

The Minions, julukan Marcus/Kevin, sampai saat ini juga masih menyandang status ganda putra nomor satu dunia BWF. Marcus/Kevin terus menempati peringkat satu dunia ganda putra BWF sejak September 2017 hingga saat ini atau sudah berjalan 219 pekan. Fakta itu menjadikan Marcus/Kevin ganda putra terlama yang menempati peringkat satu dunia dalam sejarah BWF.

Marcus/Kevin harus kerja keras

Marcus/Kevin tentu harus kerja ekstra keras jika ingin menjadi juara di Kejuaraan Dunia BWF tahun ini. Menurut Warungsportid tugas utama Marcus/Kevin dalam beberapa pekan ke depan adalah mencoba membangun ulang chemistry. Sebab, Marcus/Kevin tak pernah lagi bertanding sejak pertengahan Juni 2022. Turnamen terakhir Marcus/Kevin adalah Indonesia Open 2022.

The Minions kemudian terpaksa melewatkan Malaysia Open, Malaysia Masters dan Singapore Open, karena Marcus Gideon sedang menjalani pemulihan cedera ankle. Marcus/Kevin menjalani istirahat sebelum Kejuaraan Dunia BWF 2022. Sempat tampil di ajang Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022, Marcus/Kevin kemudian absen di Malaysia dan Singapura dalam rangka pemulihan Marcus setelah menjalani operasi pergelangan kaki.

Meski demikian, Marcus/Kevin sampai saat ini belum pernah berhasil meraih gelar juara dunia. Ketika tampil kali pertama sebagai pasangan di Kejuaraan Dunia BWF 2017, Marcus/Kevin yang menempati unggulan ketiga harus terhenti di perempat final. Marcus/Kevin kalah dari Chai Biao/Hong Wei.

Marcus/Kevin tercatat sudah pernah tiga kali mengikuti BWF World Championsips atau Kejuaraan Dunia BWF pada 2017, 2018 dan 2019. Hasilnya, Marcus/Kevin seperti kehilangan tajinya ketika tampil di Kejuaraan Dunia BWF.  Jangankan menjadi juara, Marcus/Kevin tidak pernah lolos ke final BWF World Championships.

Setahun berselang, pencapaian Marcus/Kevin menurun karena sudah gugur di babak kedua atau 32 besar BWF World Championships 2019. Ketika masih berpasangan dengan mendiang Markis Kido, Marcus Fernaldi Gideon sempat mengikuti Kejuaraan Dunia BWF pada 2014. Duo Marcus/Kido ketika itu tersingkir di babak 16 besar BWF World Championships 2014 setelah takluk dari ganda putra China.

Tahun lalu, Marcus/Kevin harus absen pada karena PBSI memutuskan mundur alias tidak mengirim atlet. PBSI mengambil keputusan itu karena khawatir dengan keselamatan atlet Indonesia mengingat tingginya angka kasus Covid-19 di Eropa ketika itu. Tahun ini, Marcus/Kevin sudah dipastikan akan tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2022 karena sudah menerima undangan dari BWF.

Baca juga: Gregoria Mariska Bertujuan Untuk Mencapai Semi-final Kejuaraan Dunia 2022

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 by WarungsSports