Live Tuesday, 8 September 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Dapatkah Manchester City Membentuk Class Of 92-nya Manchester United Versi Mereka Sendiri?
Sepakbola

Dapatkah Manchester City Membentuk Class Of 92-nya Manchester United Versi Mereka Sendiri?

Elvina October 28, 2021 5 years lalu

Warungsports – Cole Palmer telah memulai perjalanannya di tim utama seperti yang dilakukan oleh Phil Foden di Manchester City, dan harapannya akan ada lebih banyak pemain yang mengikuti jejaknya.

Palmer mulai sendiri sudah mulai mendapat kepercayaan untuk lebih sering bermain, terutama sebagai starter di Piala Liga untuk memperoleh pengalaman pertama dalam kampanye Eropa bersama tim senior arahan Pep Guardiola, bisa menggunakan waktunya untuk memetik pelajaran dari sang manajer City dan juga beberapa pemain hebat lainnya.

Akankah pemain depan berusia 19 tahun tersebut akan mendapat nasib yang sama dengan Foden, patut kita nantikan. Bagaimana pun juga, Palmer sudah berubah menjadi salah satu pemain yang menonjol di generasinya.

Dan yang sangat menarik bagi klub, serta akademi yang terus mengembangkan bibit-ibit muda, adalah bahwa Palmer tidak berkembang sendirian. Dia meroket dari akademi City mengungguli para pemain pemuda yang lain dengan kualitas dan tekad untuk mencapai puncak.

Bersamaan dengan Palmer, ada beberapa pemain dari sektor City junior yabg akan masuk dalam skuad untuk pertandingan putaran keempat Piala Liga antara City dan West Ham United pada hari Kamis (28/10), karena rekor luar biasa mereka yang belum pernah merasakan kekalahan di kompetisi ini memasuki tahun keenamnya.

Palmer, CJ Egan-Riley, Josh Wilson-Esbrand, Luke Mbete, Finley Burns, Romeo Lavia dan James McAtee mereka semuanya tampil dalam kemenangan 6-1 atas klub League One, atau divisi tiga liga inggris, Wycombe Wanderers di babak sebelumnya.

Guardiola sungguh tidak berlebihan saat membicarakan tentang potensi para anak asuhnya yang masih muda tersebut, karena Pep tahu betapa tidak mudahnya mengembangkan mereka semua sekaligus. Anak-anak muda tersebut harus lebih baik daripada opsi yang dia miliki dan ketika kamu melihat kedalaman dan kualitas skuad tim utama City, maka kerja para pemain muda jadi sangat berat untuk bersaing.

Baca Juga :  LUIS ENRIQUE PERPANJANG KONTRAK PSG HINGGA 2030

Akan tetapi pelatih berkepala plontos itu tidak menyembunyikan kegembiraannya pada potensi para pemain muda yang terus bermunculan di City.

“Kita juga masih mempunyai Liam Delap, Sam Edozie, Luke Mbete, Romeo Lavia – lima atau enam pemain berbakat yang sungguh sangat-sangat bagus di akademi,” kata Pep Guardiola dalam kemenangan Liga Champions atas Club Brugge. “Jikalau mereka terus rendah hati dan bekerja keras, bukan tidak mungkin mereka bisa menjadi penting bagi Manchester City kedepannya.”

Sudah menjadi target jangka panjang klub sejak lama untuk bisa mempunyai aliran pemain yang rutin membuat lompatan dari akademi ke tim utamanya.

Setelah Cole Palmer, ada lagi sejumlah pemain yang cukup membuat para fasn Cityzens heboh. McAtee misalnya, dia adalah No.10 cerdas yang telah menjadi bintang tim EDS dan membuat Joao Cancelo terkesan, hingga Cancelo memilihnya sebagai pemain hebat dengan masa depan cerah.

Nama-nama senior di timnas Belgia telah mengamati perkembangan gelandang bertahan Lavia tersebut, yang masih berusia 17 tahun tetapi menunjukkan bahwa ia bisa mengikuti jejak mentornya, Fernandinho.

Guardiola telah memantau potensi bek tengah kelahiran London Mbete, sementara Edozie menjadi starter di Community Shield pada awal musim dan menunjukkan mengapa dia bisa dibandingkan dengan mantan pemain sayap City, Leroy Sane.

Sementara itu untuk Liam Delap, dia memiliki rekor mencetak gol yang luar biasa di setiap level musim lalu, dan ia frustrasi karena cedera yang membuat sang striker absen padahal City sekarang ini kekurangan penyerang tengah murni.

Berita Terkait