Live Sunday, 19 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Tinju

Duel Unifikasi Batal, Joshua Berpendapat Fury Hanya Pakai Nama Untuk Publisitas

Icha May 27, 2021

Warungsports  – Eddie Hearn, menunjukan kekecewaannya setelah pertarungan mereka, Anthony Joshua melawan Tyson Fury gagal bertanding. Ia berpendapat ada yang tidak beres dalam proses yang ada.

Duel Unifikasi gelar kelas berat antara mereka berdua, yang sama sama berkenegaraan Inggris, awalnya sudah disepakati oleh kedua belah pihak pada tanggal 14 Agustus 2021 di Arab Saudi.

Namun, Kesepakatan itu menjadi berantakan karena setelah keesokan harinya hakim arbitrasi Fury wajib memenuhi kontrak untuk bertarung ketiga kalinya melawan Deontay Wilder. Dengan batas waktu akhir yang ditentukan 15 September.

Eddie Hearn mencurigai hal aneh dalam proses yang terjadi. Ia sekarang yakin bahwa dari pihak fury tidak ingin benar-benar bertarung dengan Anthony Joshua.

“Mereka sepakat menandatangani kontrak untuk melakukan pertandingan ini, dan itu terjadi.” Kata Eddie Hearn.

“Kami diberitahu dari pihak mereka bahwa arbitrasi tidak akan menjadi masalah. Sangat aneh juga seorang arbiter memutuskan pertandingan ulang pada tanggal tertentu, semuanya sangat mengesalkan.”

“Mereka sedang bercanda? Selama waktu lima bulan saya bekerja keras dan kalian memberitahu saya bahwa itu selesai. selalu ada jalan. Anda sedang berbicara dengan Deontay Wilder, anda berbicara dengan Arab Saudi, anda berbicara dengan kami. Arbiter mengatakan top rank mempunyai hak untuk mengakhiri kontrak sejak Desember.”

“Mereka selalu berkeinginan membuat pertarungan melawan Deontay Wilder, itulah yang saya yakini. Kamu harus menjadi sedikit idiot untuk berpikir bahwa mereka pernah berkomitmen penuh.”

Eddie Hearn juga meyakini bahwa Joshua pun mencurigai tim Fury hanya untuk publisitas saja.

“Joshua merasa Fury hanya menggunakan namanya untuk menjilat. Orang-orang ditimnya sama sekali tidak ingin pertandingan Joshua-Fury terjadi. Saya bahkan tidak percaya bahwa ada percakapan meminta Wilder untuk minggir dengan imbalan uang.”

“Tidak pernah ada keinginan untuk mencoba pertandingan ini. Mereka tidak pernah melakukan pendekatan sama sekali. Panggilan telfon atau upaya apapun untuk melakukan pertandingan ini. Waktunya saya menyampaikan ini, mereka masih harus mencari cara untuk mencegah hal itu tidak terjadi.”

“Perasaan saya sangat sedih. Saya pikir saya katakan sebelumnya, saya merasa seperti prajurit tunggal yang mencoba membuat pertandingan ini terjadi, dan ketika anda melihat kebelakang semuanya terasa mencurigakan.”

“Tidak pernah ada komentar positif satu pun jika anda melihatnya ke belakang. Saya pantang menyerah, saya tahu bisa melakukannya. Saya melakukannya semaksimal mungkin tetapi saya tidak bisa mengendalikanya dari sisi lain.”

Eddie hearn juga menyampaikan Arab Saudi sangat kecewa dengan batalnya pertandingan di sana.

“Price Khalid yang membuat pertandingan Andy Ruiz terjadi, sangat terpukul. saya sangat menekan orang-orang ini. Semua orang ingin pertandingan ini terjadi di bulan Desember. Mereka tidak menginginkan pertandingan ini terjadi di bulan Agustus. Semua yang dikatakan mereka kepada saya benar.”

“Ini sangat mengecewakan bagi mereka semua. Mereka sudah berencana membuat stadion untuk ini. Mereka semua cukup mengenal kami. Mereka mengetahui bahwa kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Saya gagal dalam pertandingan ini, saya bisa melihat diri saya sendiri di cermin.”

Pertarungan antara Anthony Joshua dengan Tyson Fury rencana menjadi unifikasi gelar kelas berat. Joshua pemegang sabuk IBF, WBO, dan WBA sedangkan Fury pemegang sabuk WBC yang direbut dari Deontay Wilder pada 22 Februari 2020.

Berita Terkait