EURO
Skema Jadwal Jadwal Liga Champions dan Liga Europa.
WarungSports – Pada awal Oktober, Uefa mengumumkan bahwa penggemar akan diizinkan masuk ke stadion untuk pertandingan Liga Champions dan Liga Europa, tetapi hanya di daerah-daerah di mana hukum setempat mengizinkannya.

| Jadwal Liga Champions Dan Liga Europa | |||
|---|---|---|---|
| Champions League | Europa League | ||
| Group matchday 1 | 20/10/2020-21/10/2020 | Group matchday 1 | 22/10/2020 |
| Group matchday 2 | 27/10/2020-28/10/2020 | Group matchday 2 | 29/10/2020 |
| Group matchday 3 | 03/11/2020-04/11/2020 | Group matchday 3 | 05/11/2020 |
| Group matchday 4 | 24/11/2020-25/11/2020 | Group matchday 4 | 26/11/2020 |
| Group matchday 5 | 01/12/2020-02/12/2020 | Group matchday 5 | 03/12/2020 |
| Group matchday 6 | 08/12/2020-09/12/2020 | Group matchday 6 | 10/12/2020 |
| Last 16 | 16/02/2021-17/03/2021 | Last 32 | 18/02/2021-25/02/2021 |
| Quarter-finals | 06/04/2021-14/04/2021 | Last 16 | 11/03/2021-18/03/2021 |
| Semi-finals | 27/04/2021-05/05/2021 | Quarter-finals | 08/04/2021-15/04/2021 |
| Final | 29/05/2021 | Semi-finals | 29/04/2021-06/05/2021 |
| Final | 26/05/2021 |
Jadi, seperti berdiri, penggemar dapat menghadiri pertandingan di Prancis dan Jerman, yang telah mulai membiarkan pendukung kembali dalam jumlah terbatas, tetapi tidak di Inggris, di mana semua perlengkapan terus dimainkan di belakang pintu tertutup.
Jika diizinkan, stadion dapat diisi hingga kapasitas maksimum 30% untuk pertandingan Eropa musim ini. Pendukung tandang tidak akan diizinkan di pertandingan seperti berdiri.
Keputusan Uefa datang setelah seorang pilot sukses, yang melihat 15.000 penggemar menghadiri pertandingan Piala Super Eropa antara Bayern Munich dan Sevilla di Puskas Arena di Budapest, Hongaria.
Dimana final tahun ini?
Dua venue final musim ini sama dengan yang semula dijadwalkan menjadi tuan rumah penentu 2020.
Final Liga Champions akan dimainkan di Stadion Olimpiade Ataturk di Istanbul.
Tempat berkapasitas 70.000 digunakan untuk perlengkapan tim nasional Turki dan telah, di berbagai titik, menjadi rumah sementara bagi klub Istanbul Galatasaray, İstanbul Basaksehir dan Besiktas.
Terkenal, itu menjadi tuan rumah final Liga Champions 2005, yang melihat Liverpool kembali dari 3-0 turun untuk imbang 3-3 dengan AC Milan, sebelum mengalahkan mereka melalui adu penalti.
Final Liga Europa akan berlangsung di Stadion Gdansk berkapasitas 41.620 polandia, kandang dari Lechia Gdansk.
Siapa favorit untuk menang?
Pemegang Bayern Munchen adalah frontrunners lagi untuk Liga Champions musim ini, setelah mereka begitu kejam merobek kompetisi di turnamen mini 2019-20.
Tidak mengherankan, Manchester City dan Liverpool memimpin tantangan Inggris, dengan Chelsea dan Manchester United di belakang Paris St-Germain, Juventus, Barcelona dan Real Madrid dengan para pembuat peluang.
Tim-tim yang turun dari Liga Champions ke Liga Europa akan mengubah make-up yang terakhir setelah babak penyisihan grup.
Tetapi karena berdiri duo Liga Premier Arsenal dan Tottenham adalah salah satu favorit untuk Liga Europa, menjelang pasangan Italia AC Milan dan Napoli.
Leicester adalah pihak Inggris lainnya dalam kompetisi, yang juga berisi representasi Skotlandia dengan pasangan Old Firm Celtic dan Rangers
EURO
Manchester United Kalah, Pemain Ini Telah Dianggap Bersalah

WARUNGSPORTS – Manchester United gigit jari di final Liga Europa usai takluk dari Tottenham Hotspur. Kekalahan itu dikira tidak lepas dari kesalahan satu pemain ini.
MU kalah 0- 1 dari Tottenham Hotspur dalam final Liga Europa di San Mames, Bilbao, Kamis( 22/ 5/ 2025) dini hari Wib. Berhasil Brennan Johnson pada menit ke- 42 mematahkan harapan Setan Merah menebus masa kurang baik di Premier League.
Secara game, MU tampak lebih dominan dalam pertandingan ini. Pasukan Ruben Amorim memahami bola sampai 73%, membebaskan 16 tembakan berbanding 3 kepunyaan Spurs, tetapi kandas menjebol gawang lawan.
MU apalagi memiliki 6 kesempatan on sasaran sedangkan The Lilywhites cuma satu. Tetapi daya guna serta efisiensi itu malah jadi suatu yang tidak dipunyai MU.
Terpaut berhasil Johnson, mantan bek MU Rio Ferdinand menuding terdapat satu kesalahan bawah yang terjalin. Kesalahan itu dicoba bek sayap kiri Patrick Dorgu, yang kandas berikan data ke Luke Shaw Mengenai keberadaan Johnson.
Johnson mulanya berdiri di balik Shaw serta di depan Dorgu. Dia setelah itu melesat dari titik buta Shaw buat menyongsong umpan silang Pape Sarr.
” Dorgu tidak sekalipun ia bicara ke Luke Shaw. Kamu senantiasa perlu dorongan itu. Bisa jadi saat ini sebab minimnya pengalaman, seseorang bek sayap yang lebih berpengalaman hendak…,” kata Ferdinand di TNT Sports.
” Ia tidak berikan ketahui Shaw. Dikala ia menyadari serta memandang seragam putih melesat di depannya, telah terlambat serta bola berakhir masuk ke gawang.”
” Aku senantiasa bilang kalau bek yang berposisi sangat jauh merupakan mulut, mata, serta kuping Kamu. Ia wajib berikan sinyal ke para pemain lain, berteriak, mendesak, apapun itu.”
” Beri ketahui mereka kalau pemain- pemain lawan berlari melintas. Ia tidak melaksanakannya serta mereka dihukum,”
” Dorgu tidak sekalipun ia bicara ke Luke Shaw. Kamu senantiasa perlu dorongan itu. Bisa jadi saat ini sebab minimnya pengalaman, seseorang bek sayap yang lebih berpengalaman hendak…,” kata Ferdinand di TNT Sports.
” Ia tidak berikan ketahui Shaw. Dikala ia menyadari serta memandang seragam putih melesat di depannya, telah terlambat serta bola berakhir masuk ke gawang.”
” Aku senantiasa bilang kalau bek yang berposisi sangat jauh merupakan mulut, mata, serta kuping Kamu. Ia wajib berikan sinyal ke para pemain lain, berteriak, mendesak, apapun itu.”
” Beri ketahui mereka kalau pemain- pemain lawan berlari melintas. Ia tidak melaksanakannya serta mereka dihukum,”
EURO
Spanyol Full Senyum, Berjaya di Wimbledon& Euro 2024

WARUNGSPORTS – Minggu, 15 Juli 2024, jadi hari yang membahagiakan buat Spanyol. Atlet- atletnya berjaya di Wimbledon serta Euro 2024.
Carlos Alcaraz memulai dengan menjuarai Wimbledon 2024. Petenis berumur 21 tahun itu mengalahkan Novak Djokovic dalam final di Center Court dengan skor 6- 2, 6- 2, 7- 6( 4).
Alcaraz juga berhasil mempertahankan gelarnya di Wimbledon. Dia saat ini telah memiliki 4 gelar grand slam.
” Aku telah tuntaskan tugas aku, jadi kita amati saja di sepakbola,” ucap Alcaraz usai mengalahkan Djokovic di final Wimbledon 2024.
Sebagian jam setelah itu, timnas Spanyol menjajaki jejak Alcaraz dengan memenangi final Euro 2024. La Furia Roja menaklukkan Inggris di Olympiastadion, Berlin, dengan skor 2- 1.
Ini jadi gelar juara keempat untuk Spanyol di Piala Eropa. Spanyol juga tercatat selaku negeri sangat berhasil di selama sejarah Euro.
Sejarah 16 tahun kemudian juga terulang. Pada 2008, Spanyol pula juara Euro serta disusul Rafael Nadal memenangi Wimbledon.
EURO
Final Euro 2024: Jangan Ganti Cara Main, Spanyol!

WARUNGSPORTS – Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menegaskan timnya hendak senantiasa tampak melanda dikala melawan Inggris di final Euro 2024. Spanyol tidak hendak mengganti style main.
Spanyol tampak impresif sepanjang Euro 2024. La Furia Roja memenangi seluruh pertandingannya semenjak fase tim, dengan total 6 kemenangan sampai menembus final.
Dalam perjalanannya itu, Spanyol menampilkan energi gedornya dengan membebaskan 108 tembakan, 37 di antara lain on sasaran. Lamine Yamal dkk. menciptakan 13 berhasil– yang paling banyak di turnamen kali ini dalam 6 pertandingan di Euro 2024.
Spanyol berikutnya telah ditunggu Inggris di final Euro 2024 yang hendak diselenggarakan di Olympiastadion, Berlin, Senin( 15/ 7/ 2024) dini hari Wib. De la Fuente memohon Spanyol senantiasa pada bukti diri game menyerangnya.
” Jika kami bukan Spanyol, kami tidak memiliki kesempatan,” ucap De la Fuente semacam dikutip ESPN.
” Pasti saja kami dapat lebih baik, tetapi kami wajib dapat dikenali, cocok dengan style kami, serta main cocok dengan kekuatan kami.”
” Begitulah kami hendak menang, terlepas dari apa yang( Inggris) jalani. Dengan mengoptimalkan kekuatan kami, kami memiliki kesempatan buat menang,”
EURO
Southgate: Belanda Bukan Tim Defensif, Inggris Siapkan Strategi!

WARUNGSPORTS – Timnas Inggris hendak melawan Timnas Belanda dalam semifinal Euro 2024. Gareth Southgate mempersiapkan strategi melawan regu yang tidak bermain defensif.
Di Signal Iduna Park, Belanda vs Inggris dalam semifinal Euro 2024 diselenggarakan. Laga, Kamis( 11/ 7/ 2024), kickoff pada jam 2. 00 Wib.
Belanda tampak lumayan baik dengan telah mengemas sebanyak 9 berhasil di Euro 2024. Mereka telah kebobolan sebanyak 5 berhasil.
Catatan berhasil Belanda lebih baik dari Inggris. The Three Lions mengemas 4 berhasil lebih sedikit dari Regu 3 Singa.
Sadar kalau Belanda tidak hendak bermain defensif, Southgate memprediksi pertandingan hendak berjalan menarik. Ia juga menyanjung Ronald Koeman selaku juru taktik berpengalaman.
” Tim- tim bendang cenderung tidak bertahan serta itu bukan apa yang kita telah amati dari mereka, tetapi Ronald Koeman ialah pelatih yang berpengalaman,”
” Kami bersiap buat mengalami apapun, ini hendak jadi pertandingan yang menarik dengan banyak pemain- pemain bagus di atas lapangan.”
” Kami wajib lebih bertambah lagi dari apa yang kami tunjukkan pada pertandingan terakhir; ini ialah kenaikan mutu lawan serta kami siap buat itu,”
EURO
Luke Shaw Heran Southgate Terus Dikritik!

WARUNGSPORTS – Timnas Inggris belum tampak meyakinkan di Euro 2024. Oleh sebab itu, Gareth Southgate dikritik sampai membuat Luke Shaw keheranan.
Inggris memanglah telah hingga di babak semifinal Euro 2024. Regu 3 Singa hendak melawan Belanda dalam pertandingan yang berlangsung di Signal Iduna Park, Kamis( 11/ 7/ 2024) dini hari Wib.
Buat hingga di babak 4 besar, Inggris tampak kurang meyakinkan. Di fase tim, Inggris memanglah finis paling atas. Jude Bellingham cs memetik kemenangan atas Serbia, kemudian imbang dengan Denmark serta Slovenia.
Di babak 16 besar, Inggris wajib bersusah payah menghilangkan Slovakia. Ketinggalan lebih dahulu akibat berhasil Ivan Schranz, Inggris selamat berkat berhasil Jude Bellingham serta Harry Kane.
Inggris wajib kembali berjuang keras di babak perempatfinal dikala melawan Swiss. Mereka berjuang hingga adu tendangan penalti dengan skor 5- 3 sehabis ditahan Swiss 1- 1 sepanjang 120 menit.
Southgate juga dikritik, utamanya soal opsi pemain. Shaw membela bosnya di skuad 3 Singa.
” Aku tidak paham kritiknya. Ia melaksanakan banyak perihal buat negeri kami serta buat kami para pemain,” kata Shaw di As.
” Ia bawa kami ke tingkat yang baru. Tidak terdapat manajer di sejarah baru- baru ini yang sesukses dirinya,”
EURO
Uruguay Singkirkan Brasil, Suarez Semprot Gelandang Fulham

WARUNGSPORTS – Penyerang pensiunan Uruguay Luis Suarez menyindir pedas gelandang Brasil Andreas Pereira usai kedua regu berjumpa di perempat final Copa America 2024, yang dimenangkan La Celeste. Ini diakibatkan pendapat merendahkan yang timbul saat sebelum laga.
Uruguay menang adu penalti 4- 3 usai bermain imbang tanpa berhasil sepanjang 90 menit di Allegiant Stadium, Nevada, Pekan( 7/ 7) kemudian. Hasil tersebut tidak cuma melindungi asa regu asuhan Marcelo Bielsa buat jadi juara, tetapi pula membuat Suarez puas.
Karena dia tidak bahagia dengan pendapat Pereira jelang laga. Suarez memperhitungkan gelandang Fulham itu sedikit merendahkan mutu Uruguay.
” Lini tengah kami sangat bagus. Seluruhnya bermain di Premier League. Inilah regu yang diimpikan Uruguay,” ucap Pereira jelang laga, dilansir dari TyC Sports.
Selepas menang adu penalti, giliran Suarez membalas perkataan tersebut. Baginya, pemain 28 tahun itu butuh sedikit menampilkan rasa hormat.
” Saat sebelum berdialog kalau terdapat banyak pemain yang mau bergabung Timnas Brasil, aku ingatkan kalau yang berdialog demikian merupakan cadangannya( Giorgian) De Arrascaeta( di Flamengo), pemain terbaik di sepak bola Brasil. Jadi bayangkan perasaan kami dikomentari semacam itu,” tegasnya.
Pereira, yang namanya awal kali mencuat dikala membela Manchester United, sempat dipinjamkan ke Flamengo sepanjang setahun pada 2021- 2022, saat sebelum direkrut permanen oleh Fulham. Di sanalah dia bermain bersama De Arrascaeta, gelandang Uruguay yang sudah menguatkan Flamengo semenjak 2019 sampai saat ini.
Jumlah penampilan Pereira sepanjang setahun di Flamengo memanglah kalah bila dibanding dengan De Arrascaeta. Contohnya di masa 2021, dia cuma turun 24 kali berbanding 35 kepunyaan De Arrascaeta. Perihal yang normal mengingat Pereira tiba ditengah masa.
Pereira turun 29 kali pada masa selanjutnya, senantiasa kalah dari De Arrascaeta yang bermain 56 kali. Ini sebab Pereira pindah di tengah masa. Dikala Flamengo memenangi Copa Libertarodes serta Copa do Brasil pada tahun itu, Pereira telah keburu cabut ke London.
Suarez sendiri belum banyak bermain di Copa America 2024. Dia baru turun 2 kali, ialah melawan Bolivia serta Amerika Serikat, seluruhnya selaku pengganti. Dia cuma duduk di bench dalam laga melawan Panama serta Brasil.
