Live Tuesday, 28 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
F1

Sistem Baru F1 Sprint Qualifying Diprediksi Kacau

Icha July 14, 2021 5 years lalu

Warungsports– Format sprint Qualifying yang akan di terapkan pada seri kesepuluh Formula one di sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Prinsipal tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto berpendapat bakal terjadi kekacauan.

Pihak penyelenggara F1 membuat pengumuman mengenai penerapan sistem baru pada sesi kualifikasi. F1 mengadakan sistem baru, yakni sprint qualifying.

Dengan adanya format baru ini, para pembalap akan menempuh jarak 100 kilometer tanpa diperbolehkan masuk pit stop untuk mengganti ban. Sesi ini akan dipakai untuk menentukan posisi start saat pertandingan.

Tiga pembalap teratas akan diberi poin ekstra, tiga untuk pole sitter dan seterusnya. Sprint Qualifying mirip dengan lomba, akan tetapi jarak yang di tempuh hanya 100 km. Para pembalap diizinkan saling menyalip demi mendapatkan posisi teratas.

Hanya saja, para pembalap akan menggunakan ban berjenis baru pada akhir pekan ini. Dengan minimnya waktu untuk latihan bebas, Binotto memperkirakan sprint qualifying bakal berlangsung kacau.

“Kami akan mendapatkan ban dengan spesifikasi baru. Akan tetapi, sebagian besar tim masih membutuhkan waktu untuk merasakannya,: kata Binotto.

“Waktu kami akan sangat singkat, karena hanya akan mendapatkan sesi latihan bebas di Jumat, sebelum berlangsungnya kualifikasi. Kami sama saja menuju kualifikasi dengan ban spesifikasi baru,” ujarnya.

“Saya pikir akan terjadi kekacauan. Karena setelan mobil tidak akan optimal, akibat minimnya pengalaman dengan ban baru. Di sisi lain, akhir pekan ini akan menyenangkan,” tutur Binotto.

FIA Janji Akan Ganti Aturan Sprint Qualifying Jika Tidak Berjalan Mulus

Federasi Otomotif Internasional (FIA) sudah memastikan bersedia akan mengganti atau merubah peraturan Sprint Qualifying jika ada kekurangan saat tes di balapan Formula One GP Inggris 2021 pada 18 Juli 2021. Hal itu disampaikan langsung oleh Direkrut Balap F1, Michael Masi.

Menurut Masi, FIA sangat terbuka untuk menyesuaikan peraturan sprint qualifying akan baru di perkenalkan di ajang balap F1 pada musim 2021. Jika ada sesuatu masalah yang bisa merugikan suatu pihak tim atau bahkan menguntungkan suatu kelompok, peraturan pun bisa di ubah.

Semua itu dikatakan Masi karena sejak dari awal keputusan dibuatnya Sprint Qualifying pun berdasarkan kerja sama dengan semua tim yang terlibat di F1. Untuk itulah dengan adanya peraturan yang di rasa kurang sempurna saat tes, Maka pihak F1 dan FIA siap untuk mengubahnya.

“Menurut saya, Kami sangat beruntung karena Pendekatan ini benar-benar kolaboratif sejak awal tahun,” jelas Masi.

“Kami telah melakukan banyak pertemuan, yang melibatkan semua direktur olahraga tim, kami sendiri di FIA, dan jelas F1 dalam menyempurnakan aturan ini,” tambahnya.

“Kami juga sudah memberikan rancangan, Membiarkan semua orang membaca ulang selama sepekan ini. Pastinya nanti setiap tim berhak memberikan pendapatnya, Mungkin saja ada hal-hal muncul yang tidak terpikirkan saat tes sprint qualifying sudah di lakukan,” lanjut direktur balap F1.

Berita Terkait