Connect with us

La Liga

Resmi, Anthony Martial Dipinjamkan Manchester United ke Sevilla

Published

on

Warungsports – Masa depan Anthony Martial di Manchester United sudah sangat tidak jelas saat Cristiano Ronaldo datang pada bursa transfer musim panas lalu.

Jatah menit bermain Anthony Martial di Manchester United langsung otomatis anjlok.

Musim lalu Anthony Martial masih merumput sebanyak 22 kali di Liga Inggris dengan mencatatkan 1.488 menit bermain.

Angka itu sekitar 43% dari total keseluruhan menit bermain Manchester United di Premier League.

Musim ini Anthony Martial baru tampil 8 kali di Liga Inggris dengan 210 menit bermain.

Itu berarti cuma 10% dari total menit bermain Manchester United di Premier League.

Tidak heran jika kemudian Anthony Martial disebut-sebut akan dilepas oleh Manchester United di bursa transfer musim dingin.

Apalagi beberapa waktu lalu, Anthony Martial sempat membuat masalah dengan dikabarkan dirinya menolak untuk masuk dalam skuad.

Pelatih sementara Manchester United, Ralf Rangnick, kemudian mencoba meredakan ketegangan di mana dia menyatakan sudah berbaikan dengan Anthony Martial.

Akan tetapi, masa depan Anthony Martial menjadi lebih jelas ketika menyusul cuitan pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, pada Selasa (25/1/2022) subuh WIB.

Menurut Fabrizio Romano, Anthony Martial resmi dipinjamkan oleh pihak Manchester United ke Sevilla.

Kesepakatan sudah tercapai di antara kedua belah pihak di mana klub Liga Spanyol itu akan membayar gaji Anthony Martial sampai Juni mendatang.

Anthony Martial akan terbang ke Spanyol dalam beberapa jam ke depan.

Juventus juga dikabarkan sempat menaruh minat kepada Martial, akan tetapi angka gaji sang penyerang yang mencapai 6 juta euro atau hampir 100 miliar rupiah untuk setengah tahun membuat mereka mundur dari perburuan.

Anthony Martial memperkuat Manchester United sejak musim 2015-2016 lalu.

Martial direkrut dari AS Monaco dengan harga transfer 36 juta pound atau hampir 700 miliar rupiah, yang ketika itu menjadikannya sebagai remaja termahal di dunia.

Selama 7 musim di United, striker berusia 26 tahun ini mencetak total 79 dalam 269 penampilan di semua ajang.

Advertisement Smiley face
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

La Liga

Anak Baru El Clasico, Aubameyang Cuma Berani Ungkap Satu Keinginan

Published

on

By

Warungsports – Pierre-Emerick Aubameyang tengah menyongsong laga el clasico pertamanya sebagai pesepak bola.

Barcelona akan melawan Real Madrid pada laga lanjutan Liga Spanyol 2021-2022 di Stadion Santiago Bernabeu, Senin (23/3/2022) pukul 03.00 WIB.

Aubameyang sudah sempat bersua dengan Real Madrid sebelum berseragam Barcelona.

Saat masih membela Borussia Dortmund, Aubameyang sempat bertemu Real Madrid enam kali di Liga Champions.

Beban moral pengalaman masa lalu jelas berbeda dengan pertemuan terbaru kali ini.

Barcelona dan Real Madrid merupakan musuh bebuyutan dan el clasico selalu menjadi partai yang paling dinanti penikmat sepak bola.

Menjelang el clasico perdananya, Aubameyang pun berkomentar tentang persiapan yang ia lakukan.

Sang striker juga memiliki ambisi sendiri terkait laga akbar yang akan dilalui timnya ini.

“Saya ingin bermain pada laga melawan Real Madrid,” ujar Aubameyang seperti dilansir BolaSport.com dari BarcaTV.

“El clasico adalah laga terbesar di dunia karena semua orang membicarakannya,” kata Aubamueyang menambahkan.

Dalam wawancara tersebut, Aubameyang memang tidak menyebut keinginannya untuk mencetak gol.

Namun, Real Madrid pantas khawatir dengan kehadiran Aubameyang di pihak lawan.

Selama membela Dortmund, Aubameyang sudah membobol gawang Real Madrid hingga lima kali.

Performa Aubameyang setelah membela Barcelona juga pantas menakutkan Real Madrid.

Meski baru membela Barcelona dalam enam laga Liga Spanyol, striker asal Gabon itu sudah mencetak lima gol.

Catatan tersebut cukup untuk menjamin satu tempat bagi Aubameyang di el clasico kali ini.

Dia bisa menjadi kunci kebangkitan Barcelona saat el clasico.

Dalam empat edisi el clasico terakhir, Barcelona memang terus mengalami kekalahan.

Edisi pertama el clasico di Liga Spanyol musim ini juga berakhir dengan kekalahan 1-2.

Kondisi Barcelona jelas sudah banyak berubah dan tim tersebut tidak terkalahkan dalam 12 laga terakhir.

Fakta ini membuat persaingan pada edisi terbaru el clasico kian sengit dan pemenang sulit untuk diprediksi.

Continue Reading

La Liga

Real Madrid di Ambang Juara Liga Spanyol, Carlo Ancelotti Masih Trauma Insiden Istanbul

Published

on

By

Warungsports – Real Madrid kembali menuai hasil positif pada pekan ke-28 Liga Spanyol 2021-2022.

Dalam laga tersebut, Real Madrid bertamu ke kandang Real Mallorca, Iberostar Stadium, pada Senin (14/3/2022) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Bertindak sebagai tim tamu, Real Madrid tampil lebih dominan sejak pertandingan dimulai.

Namun, Los Blaancos belum bisa mencetak gol sama sekali di babak pertama.

Baru di babak kedua, Real Madrid tampil menggila dengan mencetak tiga gol langsung.

Vinicius Junior menjadi pencetak gol pertama dalam laga kali ini pada menit ke-55.

Adapun dua gol lainnya dicetak oleh penyerang andalan mereka, Karim Benzema.

Benzema mampu menjebol gawang Mallorca pada menit ke-77 melalui titik putih dan pada menit ke-82.

Dengan kemenangan 3-0 tersebut, Real Madrid berhak meraih tiga poin di laga tandang.

Selain itu, Real Madrid semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 66 poin dari 28 laga.

Karim Benzema dkk unggul 10 poin atas Sevilla yang berada di posisi kedua dan baru mengoleksi 56 poin dari 28 laga.

Dengan keunggulan 10 poin dari Sevilla, Real Madrid bisa dibilang di ambang menjuarai Liga Spanyol musim ini.

Meski masih sisa 10 laga, Real Madrid diyakini memiliki peluang besar untuk juara musim ini.

Akan tetapi, pendapat berbeda disampaikan oleh pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.

Ancelotti menilai anak-anak asuhnya tetap harus berjuang sekuat tenaga untuk meraih trofi Liga Spanyol 2021-2022.

Pelatih asal Italia itu masih berkaca pada insiden Istanbul dalam babak final Liga Champions 2004-2005 saat dirinya masih melatih AC Milan.

Kala itu, AC Milan bertanding melawan Liverpool di partai puncak Liga Champions.

AC Milan bisa dibilang sudah hampir juara dalam laga tersebut karena unggul 3-0 lebih dulu.

Akan tetapi, Liverpool kemudian mengejar dan berhasil menyamakan kedudukan hanya dalam waktu 6 menit.

Laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti dan AC Milan kalah dari Liverpool.

I Rossoneri gagal menjadi juara Liga Champions meski sudah sempat unggul 3-0.

“Tidak ada yang berubah. Kami memiliki keuntungan, dan itu bagus, tetapi kami harus melewati jeda internasional dalam kondisi yang baik,” ucap Ancelotti, seperti dikutip BolaSport.com dari Football Espana.

“Saya memberi tahu Anda bahwa saya kalah di final Liga Champions, setelah unggul 3-0. Saya harap itu tidak terjadi lagi,” tutur Ancelotti menambahkan.

Continue Reading

La Liga

Hasil Liga Spanyol – Penyerang Darurat Jadi Pahlawan, Barcelona Batal Hancur di Derbi Catalunya

Published

on

By

Warungsports – Barcelona bertemu Espanyol pada pekan ke-24 Liga Spanyol 2021-2022 dalam laga bertajuk Derbi Catalunya di RCDE Stadium, Minggu (13/2/2022) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Menurut data dari laman resmi LaLiga yang dikutip BolaSport.com, Barcelona lebih mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 64,4 persen.

Selain itu, Barcelona juga berhasil melepaskan 10 tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang Espanyol.

Adapun Espanyol mampu meluncurkan 12 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang Barcelona.

Jalannya Pertandingan

Bertindak sebagai tim tamu, Barcelona langsung menekan sejak peluit dimulainya babak pertama dimulai.

Tak perlu waktu lama, Barcelona langsung menjebol gawang Espanyol saat laga baru berjalan dua menit.

Gelandang andalan Barcelona, Pedri, menjadi aktor utama dalam gol pertama Barcelona itu.

Memanfaatkan umpan silang dari Jordi Alba, Pedri hanya perlu melakukan sontekan dengan kaki kanan terhadap bola yang datang ke dalam kotak penalti Espanyol.

Kiper Espanyol, Diego Lopez, hanya mampu melihat gawangnya jebol di awal-awal babak pertama.

Skor langsung berubah 1-0 untuk keunggulan sementara Barcelona atas Espanyol.

Usai kebobolan gol pertama, Espanyol tampil lebih terbuka dan menekan lini pertahanan Barcelona.

Akan tetapi, hingga menit ke-25, Espanyol tak kunjung mampu mencetak gol penyeimbang ke gawang Barcelona.

Berbagai upaya Espanyol untuk menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen selalu berhasil digagalkan oleh para pemain belakang Barcelona.

Barcelona justru hampir mencetak gol kedua pada menit ke-25 lewat aksi Adama Traore.

Menerima umpan free-kick dari Jordi Alba, Traore sempat mengontrol bola di udara dan melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti.

Namun, bola tendangan Traore hanya melambung di atas mistar gawang Espanyol.

Pada menit ke-37, Traore lagi-lagi membahayakan gawang Espanyol lewat tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Beruntung bagi Espanyol, Diego Lopez tampil apik dan mampu menepis bola tendangan Traore tersebut.

Tiga menit kemudian, Espanyol berhasil menyamakan kedudukan berkat aksi Sergi Darder.

Berawal dari umpan Raul de Tomas, Darder sempat mencari ruang tembak dari luar kotak penalti.

Usai mendapatkan posisi yang pas, Darder meluncurkan tendangan placing kaki kanan dari luar kotak penalti ke arah gawang Barcelona.

Bola yang mengarah ke sisi kiri gawang tak mampu dijangkau oleh Ter Stegen dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Gol Darder tersebut sekaligus menutup babak pertama dalam laga bertajuk Derbi Catalunya ini. Untuk sementara, kedua tim sama kuat dengan skor 1-1.

Di babak kedua, baik Barcelona maupun Espanyol, sama-sama tak mau mengalah untuk melakukan serangan.

Barcelona berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-56 berkat wonderkid berusia 17 tahun, Pablo Gavira.

Memanfaatkan kesalahan Sergi Gomez dan Aleix Vidal dalam melakukan clearance, Gavi sukses merebut bola dan melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti.

Akan tetapi, gol Gavi tersebut kemudian dianulir oleh wasit Alejandro Gomez setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR).

Dalam tayangan ulang, Frenkie de Jong ternyata terlebih dulu dalam posisi offside sebelum Gavi mencetak gol.

Barcelona pun gagal unggul 2-1 atas Espanyol di babak kedua.

Usai gagal mencetak gol, Barcelona justru kebobolan pada menit ke-64 berkat aksi Raul de Tomas.

Menerima umpan terobosan lambung dari Sergi Darder, De Tomas sukses memperdaya Ter Stegen dan menjebol gawang Barcelona dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Dengan gol tersebut, De Tomas telah terlibat dalam 15 gol Espanyol di ajang Liga Spanyol musim ini lewat rincian 12 gol dan 3 assist.

Kedudukan pun berubah untuk keunggulan Espanyol di babak kedua dengan skor 2-1.

Laga mulai berjalan panas pada 15 menit akhir babak kedua. Hingga menit ke-83, wasit Alejandro Hernandez telah mencabut enam kartu kuning dari sakunya.

Tiga kartu kuning diberikan kepada para pemain Espanyol, sedangkan tiga lainnya diberikan kepada para pemain Barcelona.

Barcelona terus berupaya untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu babak kedua agar terhindar dari kekalahan.

Namun, bukannya mencetak gol, Barcelona justru kehilangan satu pemain setelah Gerard Pique diusir oleh wasit karena menerima kartu kuning kedua berujung kartu merah.

Pique sempat terlibat perkelahian dengan gelandang Espanyol, Nico Melmed Ribaudo, pada menit ke-90+3.

Barcelona akhirnya selamat dari kekalahan setelah penyerang darurat musim ini, Luuk de Jong, mencetak gol penyeimbang pada masa injury time.

Menerima umpan silang dari Traore, De Jong berhasil menjebol gawang Diego Lopez dengan sundulan ke arah sisi kiri gawang Espanyol.

Laga pun berakhir dengan skor 2-2 dan Barcelona batal hancur dalam pertandingan bertajuk Derbi Catalunya.

Continue Reading

La Liga

Saul Niguez Ungkap Penyebab Eden Hazard Gagal Bersinar di Real Madrid

Published

on

By

Warungsports – Eden Hazard berhasil menunjukkan penampilan gemilang saat memperkuat Chelsea selama tujuh tahun.

Selama membela Chelsea di bawah enam pelatih berbeda, Eden Hazard mencetak 110 gol dan membantu klub memenangi banyak trofi.

Pemain asal Belgia ini sukses mengantarkan klub tersebut dua kali juara Liga Inggris, dua kali memenangi Liga Eropa, sekali meraih trofi Piala FA, serta memenangi Piala Liga Inggris.

Saat memutuskan hengkang ke Real Madrid pada 2019, Eden Hazard sudah dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

Namun, karier Hazard di Real Madrid tidak secemerlang saat dirinya memperkuat Chelsea.

Pemain berusia 31 tahun ini gagal bersinar di Real Madrid dan tercatat hanya berhasil mencetak enam gol dalam 61 penampilan di semua kompetisi.

Penampilan Hazard yang melempem bersama Los Blancos ini jadi sorotan gelandang Chelsea, Saul Niguez.

Saul Niguez, yang dipinjamkan Atletico Madrid selama 6 bulan ke Chelsea pada musim panas lalu, sedang membahas soal perbedaan gaya permainan antara Liga Inggris dan Liga Spanyol ketika nama Hazard muncul.

“Liga Spanyol dan Liga Inggris benar-benar berbeda,” tutur Saul Niguez, dikutip BolaSport.com dari laman resmi Chelsea.

“Di sana, jauh lebih taktis, sedangkan di sini lebih fisik dan sedikit lebih gila.”

“Ada lebih banyak pergerakan, ini bukan tentang memiliki kendali atas permainan dan lebih banyak tentang menghibur para penggemar.”

“Anda dapat melakukan hal-hal di sini yang sebenarnya tidak dapat Anda lakukan di Liga Spanyol,” tuturnya lagi.

Menurut Saul, gaya permainan yang berbeda itu menjadi penyebab Hazard mengalami kesulitan di Real Madrid.

Saul pun menilai, adaptasi dari Liga Spanyol ke Liga Inggris, seperti dilakukan dirinya, sedikit lebih mudah ketimbang dari Liga Inggris ke Liga Spanyol.

“Misalnya, saya berbicara dengan teman-teman saya beberapa hari yang lalu tentang Eden Hazard,” sambung Saul.

“Ketika dia di sini, dia dengan mudah menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.”

“Kemudian dia pergi ke Liga Spanyol dan menghadapi kesulitan karena ini adalah permainan yang sama sekali berbeda.”

“Di sini dia memiliki lebih banyak satu lawan satu dan dua lawan satu tetapi di La Liga, karena semua orang tahu seberapa bagus timnya dan seberapa bagus dia, tim lain membuatnya jauh lebih sulit baginya.”

“Saya pikir itu sedikit lebih mudah untuk beradaptasi dari La Liga ke Liga Inggris daripada dari Liga Inggris ke Liga Spanyol” ujar pemain pinjaman Atletico Madrid tersebut mengakhiri.

Continue Reading

La Liga

Valencia ke Semifinal Copa del Rey, Lionel Messi-nya Spanyol Curi Perhatian di Laga Debut

Published

on

By

Warungsports – Bryan Gil merupakan pemain dari salah satu klub anggota The Big Six Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Tottenham Hotspur merekrut Bryan Gil dari Sevilla pada bursa transfer musim panas 2021.

Bryan Gil diboyong Tottenham Hotspur ke London dengan gelontoran dana sebesar 21,6 juta pounds (sekitar Rp432 miliar).

Tottenham Hotspur mengikat Bryan Gil dengan kontrak berdurasi lima tahun atau hingga 2026.

Namun, baru setengah musim memperkuat Tottenham Hotspur, Bryan Gil harus rela didepak oleh pelatih Antonio Conte.

Pemain yang dicap sebagai Lionel Messi asal Spanyol itu dinilai kurang memberikan kontribusi nyata untuk skuad The Lilywhites.

Bryan Gil tercatat hanya menyumbangkan satu assist dari 20 laga bersama Tottenham Hotspur di lintas kompetisi.

Alhasil, Bryan Gil dilepas Spurs ke klub Liga Spanyol, Valencia.

Tottenham melepas Bryan Gil ke Valencia dengan status sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim 2021-2022.

Valencia sendiri telah mengumumkan kedatangan Bryan Gil ke Mestalla melalui laman resmi klub pada Selasa (1/2/2022) siang waktu setempat.

“Valencia CF telah mencapai kesepakatan dengan Tottenham Hotspur untuk penandatanganan pemain sayap Bryan Gil dengan status pinjaman hingga akhir musim,” bunyi pernyataan resmi klub.

Baru mendarat di Spanyol, Bryan Gil langsung memulai debutnya bersama Valencia dua hari berselang.

Gil dipercaya untuk tampil ketika Valencia bertemu Cadiz di babak perempat final Copa del Rey 2021-2022.

Berduel di Stadion Mestalla, Rabu (2/2/2022) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Valencia sukses menggebuk Cadiz 2-1.

Dua gol Valencia dicetak oleh Goncalo Guedes (menit ke-24′) dan Hugo Duro (79′).

Adapun satu-satunya gol Cadiz ke gawang Valencia dicetak oleh Lucas Perez (54′).

Dengan hasil ini, Valencia pun berhak melenggang ke semifinal Copa del Rey 2021-2022.

Dalam pertandingan tersebut, meski tidak mencetak gol, Gil sukses mencuri perhatian pada laga debutnya.

Bryan Gil bermain sebagai starter dan merumput selama 90 menit penuh melawan Cadiz.

Winger berusia 20 tahun itu diplot untuk mengisi sayap kiri Valencia dalam formasi 4-1-3-2.

Dilansir Warungsports.id dari Opta Jose, Bryan Gil berhasil mencatatkan 5 kali dribel sukses kontra Cadiz.

Catatan itu merupakan jumlah dribel terbanyak oleh pemain Valencia dalam satu laga dengan kesuksesan 100 persen di semua kompetisi musim ini.

Selain itu, Bryan Gil juga sanggup memenangi 9 kali duel melawan pemain Cadiz.

Kegemilangan Bryan Gil di laga perdananya itu pun mendapatkan sanjungan dari pelatih Valencia, Pepe Bordalas.

“Bryan Gil adalah pembuat perbedaan,” kata Pepe Bordalas pasca-pertandingan kontra Cadiz.

“Gil sangat bersemangat dan bermain sangat baik.”

“Dia baru berlatih sangat sedikit dengan tim, tetapi dia sangat bagus,” ujar Bordalas melanjutkan.

Continue Reading

La Liga

El Moro Yakin Kylian Mbappe Bakal Gabung Real Madrid

Published

on

By

Warungsports – Masa depan bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, masih menjadi perbincangan hangat hingga saat ini.

Hal tersebut tentu tidak lepas dari rumor kepergian Mbappe dari PSG.

Mbappe memang sempat dirumorkan akan segera cabut dari PSG pada musim panas 2021.

Bahkan, PSG sudah menerima tawaran dari Real Madrid untuk memboyong Mbappe.

Terlebih lagi, kontrak Mbappe akan segera habis pada akhir musim ini atau tepatnya pada 30 Juni 2022.

Namun, penyerang asal Prancis itu masih belum juga memperbarui masa baktinya di Parc des Princes.

Kondisi tersebut membuat Mbappe berhak untuk melakukan negosiasi dengan klub mana pun pada Januari ini.

Sampai saat ini, Real Madrid masih menjadi satu-satunya klub yang paling serius mengejar Mbappe.

Bahkan, Real Madrid juga berencana mengangkut Erling Haaland agar bisa berduet dengan Mbappe di Santiago Bernabeu.

Di sisi lain, PSG masih belum kehilangan harapan untuk bisa mempertahankan Mbappe.

Les Parisiens mengajukan berbagai tawaran menarik kepada penyerang berusia 23 tahun itu.

Mulai dari kontrak mewah hingga skuad bertabur bintang menjadi daya tawar yang diberikan oleh PSG.

Namun, usaha PSG nampaknya hanya akan menjadi sia-sia.

Pasalnya, eks penyerang Real Madrid, Fernando Morientes, sudah mendapat bocoran soal masa depan Mbappe.

Dilansir Warungsports.id dari Sportskeeda, Morientes mengatakan kalau Mbappe akan bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2022.

Kepastian itu didapatkan Morientes setelah dirinya mendapatkan bocoran dari Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Morientes juga mengungkapkan kalau Perez sangat berambisi untuk merekrut Mbappe.

“Kylian akan bergabung dengan Madrid tahun ini. Saya telah banyak mendengarkan kabar di klub dan dari Florentino Perez,” kata Morientes.

“Presiden menilai dia sangat tinggi karena dia unik. Dia bisa bermain di Real Madrid selama bertahun-tahun,” tutur Morientes melanjutkan.

Tentu jika Kylian Mbappe mendarat di Real Madrid, hal itu mungkin akan sangat berdampak pada persaingan di La Liga.

Kita tau Barcelona sedang mengalami pasang surut performa, kedatangan Mbappe ke Real Madrid akan jadi mimpi buruk untuk Barcelona pastinya.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 by WarungsSports