Connect with us

Sepakbola Dunia

Rekor Cristiano Ronaldo Vs Arsenal: 15 Pertandingan, 6 Gol

Published

on

Warungsports – Bintang Manchester United Cristiano Ronaldo telah mencetak enam gol dalam 15 ganda melawan Arsenal sepanjang karirnya.

Old Trafford dalam laga Man United Premier League akan menjamu Arsenal pada pukul WIB, Kamis (2/12) waktu setempat atau Jumat (3/12) pagi. Ronaldo memiliki sejarah panjang dalam duel melawan Arsenal.

CR7, dikutip dari Transfermarkt, sudah tampil 15 kali dalam duel melawan Arsenal dengan catatan enam gol dan dua assist. Ronaldo juga memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan melawan The Gunners.

Ronaldo mencatatkan tujuh kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan melawan Arsenal.

Salah satu momen paling berkesan dari duel Ronaldo melawan Arsenal adalah saat duel semifinal Liga Champions 2008/2009 berlangsung. Dua gol Ronaldo memberi Manchester United kemenangan 3-1 atas Arsenal di leg kedua.

Ronaldo tidak pernah memiliki kesempatan untuk menghadapi Arsenal di ruang ganti Real Madrid dan Juventus, sehingga duelnya melawan Arsenal memiliki semua rekor ketika dia berada di masa jayanya di Manchester United.

Benarkah Ronaldo akan bermain sebagai pemain utama dalam laga melawan Arsenal masih menjadi tanda tanya. Ini karena Man Utd berani menempatkan Ronaldo di bangku cadangan dalam duel melawan Chelsea pekan lalu.

Meskipun Michael Carrick yang bertanggung jawab saat itu, keputusan dilaporkan jatuh ke Ralph Rangnick. Kini Rangnik resmi menjadi manajer interim Man Utd, meski tidak beraksi secara langsung di laga melawan Arsenal.

Ronaldo baru masuk lapangan di pertengahan babak kedua dalam duel melawan Chelsea. Tak lama setelah Ronaldo masuk, Man Utd kebobolan dan akhirnya bermain imbang 1-1.

Manchester United saat ini berada di peringkat 10 Liga Inggris dengan 18 poin. Setan Merah tertinggal 15 poin dari Chelsea yang berada di peringkat teratas.

Baca Juga :  Chelsea dan PSG Mundur Saja, Theo Hernandez Ikrarkan Setia untuk AC Milan
Advertisement Smiley face
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liga Italia

Chelsea dan PSG Mundur Saja, Theo Hernandez Ikrarkan Setia untuk AC Milan

Published

on

By

Warungsports – Theo Hernandez telah menjadi figur penting bagi AC Milan sejak direkrut pada musim panas 2019.

Theo Hernandez menjadi milik AC Milan setelah ditebus senilai 21,5 juta euro (sekitar Rp344 miliar) dari Real Madrid.

Tak terpakai di Real Madrid, Theo Hernandez menjadi andalan bagi Stefano Pioli di sektor bek kiri.

Nyaris sejak pertama kali kedatangannya di San Siro hingga musim 2021-2022, Hernandez selalu dipercaya Stefano Pioli sebagai bek kiri.

Hingga pada akhirnya, pemain berusia 24 tahun tersebut tercatat sudah mengemas 106 penampilan dengan mengemas 19 gol dan membukukan 20 assist.

Pada musim 2021-2022, Hernandez baru mengumpulkan empat gol dan mendulang lima assist dari 19 penampilannya di Liga Italia.

Konsistensi permainannya membuat manajemen I Rossoneri berniat untuk mengikatnya lebih lama lagi.

Kontraknya sendiri memang masih berlaku hingga Juni 2024.

Namun, Hernandez telah mengikrarkan dirinya setia dengan Milan dan komitmennya untuk berada di San Siro.

Dilansir Warungsports.id dari Football Italia, Milan berencana menambah durasi kontrak Hernandez hingga Juni 2026.

Baca Juga :  Chelsea dan PSG Mundur Saja, Theo Hernandez Ikrarkan Setia untuk AC Milan

Dalam waktu dekat Milan ingin segera mengikat Hernandez dengan kontrak baru sebelum bursa transfer musim dingin 2022 berakhir.

Artinya, bek asal Prancis tersebut bakal mendapat tambahan masa kerja dua tahun di Milan.

Tidak hanya durasi yang bertambah, gaji yang didapat Hernandez juga bakal mengalami peningkatan.

Hernandez dipastikan mendapatkan pundi-pundi yang besar dalam kontrak barunya mengingat Milan nyaris meningkatkan upahnya menjadi tiga kali lipat.

Hernandez telah membuat pilihan untuk bertahan di Milan, klub yang telah memberinya kepercayaan diri.

Kepastian tersebut juga membuat Hernandez akan menjadi salah satu pilar masa depan I Rossoneri di bawah kepemimpinan direktur Milan, Paolo Maldini dan Frederic Massara.

Kondisi ini tentunya membuat dua klub raksasa Eropa, Chelsea dan Paris Saint-Germain mundur dari perburuan.

Chelsea dan Paris Saint-Germain diketahui telah menjadi peminat serius alumnus Atletico Madrid tersebut.

Chelsea ingin Hernandez menjadi bagian skuad Thomas Tuchel mengingat cedera panjang yang dialami Ben Chilwell musim ini.

Sementara itu, PSG berniat menghadirkan Hernandez karena berniat melepas Laywin Kurzawa.

Continue Reading

Liga Inggris

Mau Gabung Liverpool atau Man City, Paulo Dybala Wajib Penuhi Satu Syarat

Published

on

By

Warungsports – Keberadaan Paulo Dybala di Juventus seolah tinggal menghitung hari.

Pada bursa transfer musim dingin 2022, santer diberitakan jika Paulo Dybala bakal segera angkat kaki dari Juventus.

Kondisi tersebut dilatarbelakangi oleh kekecewaan Paulo Dybala terhadap manajemen Juventus.

Juventus dianggap melakukan keputusan sepihak saat memutuskan menarik tawaran kontrak baru senilai 10 juta euro (sekitar Rp160 miliar) per tahun yang telah disepakati beberapa minggu sebelumnya.

Hal itu membuat Dybala tidak senang dan ingin mencari tantangan baru di luar Liga Italia.

Pasalnya, kontrak penyerang asal Argentina tersebut bakal kedaluwarsa pada Juni 2022.

Pada bursa transfer musim dingin Januari ini, Dybala diperkenankan membuka perjanjian pra-kontrak dengan klub lain mengingat belum adanya kesepakatan dengan I Bianconeri.

Nantinya, Dybala bakal pergi dari Allianz Stadium dengan status bebas transfer.

Kompatriot Lionel Messi tersebut tidak perlu susah-susah mencari klub baru lantaran sejumlah klub dari Liga Inggris mulai menaruh minatnya.

Klub-klub dari Liga Inggris seperti Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur mencoba mengintip peluang untuk mengangkut Dybala.

Di atas kertas, Inter Milan menjadi pelabuhan menarik dengan sistem terbaik 3-5-2 untuk mengeluarkan kualitasnya di sepertiga akhir.

Namun, Inter Milan disinyalir tidak akan melempar tawaran dan belum lagi mereka adalah rival terberat Juventus di Liga Italia.

Keberadaan Edin Dzeko, Lautaro Martinez, dan Joaquin Correa, juga dianggap sudah cukup bagi Inter.

Sementara itu, Tottenham Hotspur menawarkan kesempatan yang sama dalam sistem serupa dari Inter mengingat mereka saat ini diasuh Antonio Conte.

Namun, Spurs tidak memiliki status dan kualitas yang sama seperti Liverpool dan Manchester City yang menawarkan kesempatan meraih trofi juara domestik dan Eropa yang besar.

Tawaran dari dua raksasa Liga Inggris tersebut dinilai lebih menggoda Dybala untuk bergabung dengan salah satu dari mereka.

Dilansir Warungsports.id dari Football Italia, Dybala sendiri gagal tampil mengesankan saat ditempatkan sebagai pemain sayap di Juventus.

Pemain berusia 28 tahun ini adalah seorang striker pendukung atau gelandang serang yang suka datang ke dalam untuk mendapatkan bola, menghubungkan serangan dan lini tengah.

Oleh karena itu, Dybala tidak memungkinkan untuk dapat bermain sebagai penyerang sayap baik di Liverpool atau Man City.

Baca Juga :  Mau Gabung Liverpool atau Man City, Paulo Dybala Wajib Penuhi Satu Syarat

The Reds diketahui telah memiliki Sadio Mane dan Mohamed Salah yang biasa beroperasi sebagai winger.

Belum lagi keberadaan Diogo Jota dan Takumi Minamino.

Sementara itu, The Citizens sendiri sudah terbiasa bermain tanpa penyerang murni dengan mengandalkan para winger seperti Jack Grealish, Raheem Sterling, Bernardo Silva, Riyad Mahrez, dan Phil Foden.

Maka, Dybala tidak memiliki kesempatan untuk menjadi penyerang sayap mengingat dirinya juga tidak memiliki kecepatan dan intensitas yang sama.

Satu-satunya peran yang perlu dikuasai Dybala jika ingin bergabung dengan Liverpool atau Man City adalah false nine.

Dirinya bisa ditempatkan sebagai false nine, tetapi peran tersebut belum dikuasai secara konsisten sejak bermain di Palermo.

La Joya menghabiskan musim pertamanya di Serie A bersama Palermo, bermain sebagai striker tunggal di bawah asuhan Beppe Iachini.

Pada waktu itu, Dybala mencetak 13 gol dan sepuluh assist dalam 35 pertandingan debut di Serie A dalam kariernya sebelum hijrah ke Juventus pada musim panas 2015.

Massimiliano Allegri selaku allenatore I Bianconeri, terkadang menggunakan Dybala dalam peran false nine di Juventus.

Namun, penyerang kelahiran Laguna Larga tersebut gagal menunjukkan kualitas terbaiknya ketika ditempatkan di belakang penyerang tengah lainnya.

Perbedaan kekuatan para bek Liga Inggris jelas jauh berbeda dengan para pemain Liga Italia.

Adaptasi Dybala di Inggris bisa jadi bakal tidak mudah sama sekali.

Namun, La Joya bisa bermain sebagai penyerang palsu dan bekerja di bawah dua pelatih terbaik di dunia, seperti Jurgen Klopp atau Pep Guardiola.

Juergen Klopp dan Pep Guardiola dapat membantu Dybala menemukan kembali keterampilan sebagai false nine yang tampaknya telah hilang.

Di Liverpool, Klopp terbukti mampu mengubah sosok Roberto Firmino yang sejatinya berposisi sebagai gelandang serang menjadi false nine yang ditakuti lawan.

Sementara itu, Guardiola sudah lebih dahulu mempraktekkan formula false nine ketika menjadi juru taktik Barcelona dengan memakai Lionel Messi dan Cesc Fabregas.

Di Man City, Guardiola memainkan peran tersebut kembali dalam diri Raheem Sterling, Ferran Torres, dan Phil Foden.

Continue Reading

Sepakbola

Bukan Messi dan Ronaldo, Haaland Akui Belajar Banyak dari 2 Pemain Ini

Published

on

By

Warungsports – Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, menjelma salah satu striker muda terbaik di dunia.

Sejak didatangkan dari RB Salzburg pada 1 Januari 2020, Haaland langsung berhasil menjadi mesin gol untuk Borussia Dortmund.

Haaland telah menorehkan 80 gol dan 21 assist dalam 79 pertandingan di lintas kompetisi bersama Dortmund.

Adapun di Bundesliga musim 2021-2022, striker asal Norwegia ini telah membukukan 16 gol dan 10 assist dalam 14 laga.

Catatan itu dicapai Haaland dalam usia yang sangat muda, yakni 21 tahun.

Dalam perjalanannya menjadi pemain dengan performa impresif seperti saat ini, Haaland mengaku belajar pada dua sosok.

Namun, dua pemain yang dimaksud Haaland bukan megabintang dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Meski keduanya merupakan pemain yang telah mendominasi sepak bola dunia dalam satu dekade terakhir, Haaland justru mengaku belajar dari pemain lain.

Menurut Haaland, ia telah belajar dari penyerang Leicester City, Jamie Vardy.

Jamie Vardy sukses membuat kejutan di Liga Inggris dengan membawa Leicester yang tidak diunggulkan menjadi juara pada musim 2015-2016.

Di tengah usianya yang sudah memasuki 35 tahun, Vardy tidak menunjukkan tanda-tanda penuruan performa.

Baca Juga :  Chelsea dan PSG Mundur Saja, Theo Hernandez Ikrarkan Setia untuk AC Milan

Haaland mengaku memerhatikan Vardy untuk membantunya meningkatkan kemampuan sendiri.

“Saya telah mengamati banyak pemain, mari kita ambil contoh berlari di belakang bek tengah ketika nomor 10 menguasai bola,” kata Haaland, dikutip Warungsports.id dari ESPN.

“Anda mungkin memiliki yang terbaik di dunia saat itu, Jamie Vardy.”

“Saya sudah sering melihat dia seperti itu. Saya menonton banyak pertandingan sepak bola dan saya masih melakukannya.”

“Ketika kami bermain hari Sabtu, saya pulang ke rumah pada Minggu dan menonton sepak bola sepanjang hari,” tuturnya lagi.

Selain Vardy, Haaland juga mengaku belajar dari mantan kapten Arsenal, Robin van Persie.

“Saya selalu ingin menjadi striker karena striker, bagi saya, adalah posisi terbaik: menjadi orang yang mencetak gol. Dan itulah yang selalu ingin saya lalukan,” ucap Haaland.

“Robin van Persie juga sering saya saksikan, dia juga berkaki kiri. Saya melihat dia mencetak banyak gol dan sebagai pemain kidal, wajar bagi saya untuk menontonnya,” ucap Haaland.

Continue Reading

Sepakbola

Atletico Madrid Tak Selamanya Bersamanya Simeone

Published

on

By

WarungsportsDiego Simeone memang identik dengan Atletico Madrid. Namun, Simeone mengungkapkan bahwa dia akan pergi suatu hari nanti.

Secara keseluruhan, Simeone telah bersama Atletico selama 15 tahun. Simeone menghabiskan lima tahun di Atletico sebagai pemain sebelum menghabiskan lebih dari 10 tahun di klub di ibu kota Spanyol itu.

Pelatih, yang dikenal sebagai Cholo, telah memimpin Atlético dengan 550 penampilan dan 329 kemenangan. Simeone menyerahkan delapan trofi, termasuk dua gelar Liga Spanyol, satu Copa del Rey dan dua gelar Liga Europa.

Simeone juga sukses mengantar Atletico ke final Liga Champions sebanyak dua kali. Atletico Madrid hanya pernah meraih satu hasil sebelumnya, pada tahun 1974, ketika mereka dikalahkan oleh Bayern Munich. 

Rentetan prestasi Diego Simeone membuatnya menjadi pelatih tersukses Atletico. Klub kemudian memperpanjang kontrak Simeone hingga 2024. Meski begitu, Simeone mengisyaratkan tidak akan selamanya tinggal di Wanda Metropolitano. 

Baca Juga :  Bukan Messi dan Ronaldo, Haaland Akui Belajar Banyak dari 2 Pemain Ini

“Hidup saya terfokus pada Atlético de Madrid. Pada titik tertentu saya harus pergi karena dalam hidup ada awal dan akhir,” kata Simeone jelang perilisan film dokumenter “Simeone, Game by Game” di Amazon Prime. “Semoga ini keputusan yang adil dan baik bagi semua pihak.”

Kontrak baru Simeone tak disertai performa Atletico. Di liga, meski memiliki satu pertandingan di tangan, Atletico berjuang untuk mempertahankan gelar mereka setelah tertinggal 14 poin di belakang Real Madrid di klasemen. Selain itu, Atletico Madrid juga kehilangan kans juara Copa del Rey karena tersingkir oleh Real Sociedad. Meski memenangkan Liga Champions mungkin tidak realistis bagi mereka. 

Belum lama ini, Gonzalo Calderon, cucu dari presiden ikonik Atletico Vicente Calderon, khawatir dengan situasi tim. Menurut Calderon, Atletico Madrid harus menggantikan Simeone jika gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Continue Reading

La Liga

Resmi, Anthony Martial Dipinjamkan Manchester United ke Sevilla

Published

on

By

Warungsports – Masa depan Anthony Martial di Manchester United sudah sangat tidak jelas saat Cristiano Ronaldo datang pada bursa transfer musim panas lalu.

Jatah menit bermain Anthony Martial di Manchester United langsung otomatis anjlok.

Musim lalu Anthony Martial masih merumput sebanyak 22 kali di Liga Inggris dengan mencatatkan 1.488 menit bermain.

Angka itu sekitar 43% dari total keseluruhan menit bermain Manchester United di Premier League.

Musim ini Anthony Martial baru tampil 8 kali di Liga Inggris dengan 210 menit bermain.

Itu berarti cuma 10% dari total menit bermain Manchester United di Premier League.

Tidak heran jika kemudian Anthony Martial disebut-sebut akan dilepas oleh Manchester United di bursa transfer musim dingin.

Apalagi beberapa waktu lalu, Anthony Martial sempat membuat masalah dengan dikabarkan dirinya menolak untuk masuk dalam skuad.

Pelatih sementara Manchester United, Ralf Rangnick, kemudian mencoba meredakan ketegangan di mana dia menyatakan sudah berbaikan dengan Anthony Martial.

Akan tetapi, masa depan Anthony Martial menjadi lebih jelas ketika menyusul cuitan pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, pada Selasa (25/1/2022) subuh WIB.

Baca Juga :  Bukan Messi dan Ronaldo, Haaland Akui Belajar Banyak dari 2 Pemain Ini

Menurut Fabrizio Romano, Anthony Martial resmi dipinjamkan oleh pihak Manchester United ke Sevilla.

Kesepakatan sudah tercapai di antara kedua belah pihak di mana klub Liga Spanyol itu akan membayar gaji Anthony Martial sampai Juni mendatang.

Anthony Martial akan terbang ke Spanyol dalam beberapa jam ke depan.

Juventus juga dikabarkan sempat menaruh minat kepada Martial, akan tetapi angka gaji sang penyerang yang mencapai 6 juta euro atau hampir 100 miliar rupiah untuk setengah tahun membuat mereka mundur dari perburuan.

Anthony Martial memperkuat Manchester United sejak musim 2015-2016 lalu.

Martial direkrut dari AS Monaco dengan harga transfer 36 juta pound atau hampir 700 miliar rupiah, yang ketika itu menjadikannya sebagai remaja termahal di dunia.

Selama 7 musim di United, striker berusia 26 tahun ini mencetak total 79 dalam 269 penampilan di semua ajang.

Continue Reading

Liga Italia

Dusan Vlahovic Selangkah Lagi Khianati Fiorentina, Semua akan Juventus pada Waktunya

Published

on

By

Warungsports – Media-media Italia berani mengeklaim Dusan Vlahovic selangkah lagi resmi tinggalkan Fiorentina untuk bergabung dengan Juventus.

Awal pekan ini, La Gazzetta dello Sport mewartakan bomber Serbia tersebut sudah menyetujui kontrak personal dengan Juve.

Besaran gaji yang dia sepakati ialah 7 juta euro per musim.

Peluangnya hijrah di bursa transfer Januari ini diperkuat pernyataan Direktur Olahraga Fiorentina, Daniele Prade.

Ia mengaku sudah menerima tawaran untuk Vlahovic.

Fiorentina sudah legawa kehilangan mesin gol andalan mereka itu, asalkan dengan harga yang pas.

“Kami menerima beberapa proposal penting baginya. Semua pintu kami terbuka,” ujarnya, dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

“Kami harus mengerti apa yang dia inginkan. Kami terbuka untuk segala hal, tapi agen harus mengatakan kepada kami niat mereka,” imbuh sang juru transfer.

Prade menegaskan sang top scorer sementara Liga Italia musim ini dihargai 70 juta euro atau setara 1,1 triliun rupiah.

Tunai, tanpa cicilan atau formula tambahan dengan menyertakan pemain lain.

Pakar mercato Italia, Fabrizio Romano, sudah mencuitkan Juventus-lah yang segera melancarkan manuver merekrut Vlahovic secara langsung.

Jangan kaget kalau peresmian transfer pemuda 21 tahun ini bakal terjadi dalam hitungan dekat.

Pasalnya, sudah ada tanda-tanda ‘pengkhianatan’ Dusan Vlahovic ke Juventus akan segera terkuak.

Baca Juga :  Chelsea dan PSG Mundur Saja, Theo Hernandez Ikrarkan Setia untuk AC Milan

Sang bomber sudah menghapus kata Fiorentina di bio akun Instagram pribadinya.

Terakhir, hanya muncul inisial DV9 yang mewakilkan nama serta nomor punggungnya saja.

Kemudian sambutan perpisahan pahit juga sudah dibeberkan fan La Viola.

Melalui spanduk, sudah ada kata ‘merda’ dalam kalimat yang ditujukan bagi kepergian Vlahovic menuju Juventus, salah satu rival kesumat Si Ungu.

Merda berarti tahi atau kotoran, kata yang sering dipakai untuk mengatai secara kasar di Italia.

Dengan begitu, ungkapan ‘semua akan Juventus pada waktunya’ bakal menguat kembali.

Bianconeri memang terkenal gemar membajak para pemain terbaik dari klub rival langsungnya.

Selain guna memperkuat tim mereka sendiri, manuver ini sekaligus berdampak untuk menggembosi klub lawan tersebut dalam persaingan di kompetisi.

Saat ini, Juventus dan Fiorentina merupakan rival langsung dalam target mengejar posisi 4 besar di klasemen.

Tak tanggung-tanggung, pemain yang segera dicomot Juve dari La Viola kini adalah pemain tersubur di klub sekaligus di Liga Italia 2021-2022 sejauh ini (17 gol).

Dusan Vlahovic pun bakal segera menyusul Federico Chiesa dan Federico Bernardeschi, yang lebih dulu membelot dari Fiorentina ke Juventus.

Setelah cemerlang sebagai jagoan di Artemio Franchi, Bernardeschi diboyong ke Turin pada 2017, disusul Chiesa tahun lalu.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 by WarungsSports