Live Monday, 31 August 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Mimpi Ke Piala Dunia 2026 Pupus: Timnas Indonesia Takluk 1- 0 Dari Irak
News

Mimpi Ke Piala Dunia 2026 Pupus: Timnas Indonesia Takluk 1- 0 Dari Irak

Elsa Gita Sabila October 12, 2025 11 months lalu

WARUNGSPORTS – Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 berakhir. Berhasil tunggal Zidane Iqbal membawa Irak menang 1- 0 serta hentikan langkah Skuad Garuda.

Ekspedisi panjang serta penuh kebanggaan regu nasional Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 secara formal wajib berakhir. Mimpi segala bangsa buat dapat memandang Skuad Garuda berlaga di panggung termegah di Amerika Utara tahun depan wajib terkubur.

Pukulan telak yang mengakhiri mimpi tersebut tiba dalam pertandingan terakhir putaran keempat kualifikasi, Pekan( 12/ 10) dini hari Wib. Dalam suatu laga yang sangat memastikan, regu asuhan Patrick Kluivert wajib menelan kekalahan tipis yang sangat menyakitkan dengan skor 1- 0 dari rival kokoh mereka, Irak.

Pertandingan yang berstatus” menang ataupun kembali” ini jadi perhentian terakhir untuk Indonesia. Dengan kekalahan ini, mereka kandas mengamankan salah satunya tiket play- off yang diperebutkan di Tim B, mengakhiri suatu kampanye kualifikasi yang sesungguhnya sangat mengesankan.

Perjuangan panjang serta heroik yang sudah ditunjukkan oleh regu nasional Indonesia di selama babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 wajib berakhir dengan suatu kesedihan yang mendalam. Peluit panjang yang ditiup oleh wasit asal Cina, Ning Ma, jadi indikator terkuburnya mimpi Skuad Garuda buat dapat tampak di Amerika Utara.

Kekalahan tipis dengan skor 1- 0 dari rival kokoh mereka, Irak, dalam pertandingan terakhir putaran keempat kualifikasi jadi suatu hasil final yang sangat menyakitkan. Hasil ini secara otomatis membuat Indonesia kandas buat dapat memuncaki klasemen Tim B serta wajib merelakan tiket mengarah babak play- off jatuh ke tangan lawan mereka.

Walaupun para pemain sudah menampilkan perjuangan yang tidak tahu letih sampai detik- detik terakhir pertandingan, serta apalagi pernah diuntungkan dengan kartu merah yang diterima oleh pemain lawan di masa injury time, berhasil balasan yang sangat dinanti- nantikan oleh jutaan rakyat Indonesia pada kesimpulannya tidak kunjung datang.

Ini merupakan suatu akhir yang sangat getir dari suatu ekspedisi kualifikasi yang sesungguhnya sangat mengesankan serta penuh dengan harapan. Timnas Indonesia sudah menampilkan pertumbuhan yang luar biasa semenjak masa Shin Tae- yong, tetapi pergantian pelatih di tengah ekspedisi serta menunjuk Patrick Kluivert dapat jadi suatu kesalahan.

Berita Terkait