
warungsports – Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengungkap kondisi terkini mengenai Sirkuit Mandalika dalam jadwal MotoGP 2023 dan persiapan Superbike WSBK Mandalika 2022.
Dorna Sports telah mengumumkan MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve akan menjadi seri pembuka musim 2023. Namun hingga kini jadwal MotoGP Mandalika 2023 belum diumumkan pihak Dorna.
Berkaca dari jadwal MotoGP 2006, kali terakhir seri Eropa menjadi pembuka kalender, MotoGP Mandalika 2023 berpeluang menjadi seri ketiga setelah balapan di MotoGP Qatar yang pada musim 2006 menjadi seri kedua.
Priandhi mengaku pihak MGPA sudah mengajukan permintaan ke Dorna agar MotoGP Mandalika 2023 digelar di luar bulan Ramadan. Pasalnya jika menjadi seri ketiga MotoGP 2023, kemungkinan besar Mandalika akan digelar saat puasa.
Berikut Kata Priandhi terkait MotoGP Mandalika 2023 dan persiapan WSBK 2022 yang akan digelar 12-13 November mendatang
Sejauh ini belum ada, kami belum dapat jadwal pasti untuk Indonesia apakah buat putaran kedua, ketiga, atau lainnya. Kami masih diskusikan bagaimana yang terbaik demi kepentingan kami dan mereka. Tentu mereka juga perlu mempertimbangkan biaya pemindahan barang yang begitu banyak.
Kami sudah berkorespondensi dengan Dorna. Sejauh ini belum ada informasi kapan akan berlangsung di Mandalika. Kami juga berkonsultasi soal aspal dan lain sebagainya.
Kalau inginnya kapan, kami kapan saja, cuma yang kami tidak ingin dan berusaha hindari adalah jadwal MotoGP di saat bulan puasa, karena menurut kami tidak mudah melakukan itu di Lombok.
Pasti marshal jadi susah untuk tugas di tengah lintasan, penonton, pengunjung juga berat. Malamnya juga ada kegiatan ibadah [Ramadan]. Jadi kalau bisa jadwalnya tidak di bulan puasa. Ya setelah puasa dan Idul Fitri harapan kami.
Kaminya bebas dan bisa. Kalau dibayangkan sih balapan cuma sekitar jam 1 sampai jam 3 di hari Minggu. Hanya saja persiapannya para marshal sudah jungkir balik dari pagi sampai malam.
Mereka sudah kerja jam 6 pagi, nanti sahur bagaimana, siang-siang mereka bekerja bagaimana? Jadi kalau bisa, Dorna bisa memudahkan jadwalnya. Jangan di bulan puasa.
Sudah dilakukan dengan bersurat kepada mereka. Kami meminta kebijaksanaan terkait jadwal ini.
Pagi [Rabu 3 Agustus] ini baru selesai meeting internal membahas jadwal. Di internal kami sudah jelas concern-nya apa saja di masing-masing divisi. Tadi siang [suratnya] dikirim mengenai seri pembuka.
Baca juga: Mandalika Minta Setelah Idul Fitri, MotoGP 2023
Terus Memperbaiki Fasilitas di Mandalika
Jadi saat ini kami terus memperbaiki fasilitas di Mandalika. Untuk musim 2023 juga kami mengejar homologasi. Kalau sebelumnya kan hanya dari FIM, tetapi sekarang juga ke FIA. Juga ingin memenuhi syarat homologasi tersebut.
Kami tidak mengajukan untuk balapan malam. Dan memastikan untuk musim 2023 masih balapan pada siang hari seperti sebelumnya. Infrastruktur penunjang untuk balapan malam hari di Mandalika belum memadai. Kami tidak mengajukan untuk balapan malam dan tidak ada permintaan dari Dorna untuk night race.
Kemungkinan jadi seri penutup bisa saja, tetapi Dorna yang lebih tahu. Ini kan menyangkut seri balapan sebelumnya di mana. Tidak mungkin juga balapan sebelumnya di Amerika kemudian penutup di Mandalika. Jaraknya jauh sekali, karena menyangkut logistik yang banyak. Kami menunggu saja apakah Dorna akan menetapkan bagaimana.
Dari segi operasional dari marshal dan lainnya karena sudah pernah menggelar Superbike, pramusim MotoGP dan MotoGP, membuat kami lebih siap. Jadi persiapan tidak sesulit dulu karena marshal sudah lebih paham di lapangan. Konsentrasi kami sekarang ada di track improvement.
Sejak peninggalan MotoGP ada beberapa yang harus di-improve seperti kerb, run-off harus dilebarkan supaya lebih aman. Terus ada beberapa permintaan seperti aspal diperbaiki supaya permukaannya konsisten agar grip-nya bagus.
Di luar itu apapun yang diminta FIM dan Dorna yang berdasar homologasi Grade A. MGPA berusaha mendapatkan homologasi Roda 4 di bawah FIA untuk balapan.
Yang jadi memakan waktu adalah kalau dulu FIM diskusi langsung ke kami untuk langsung diterapkan. Kalau sekarang FIM minta begini, kemudian FIA minta begitu, lalu kami tanya ke konsultan makanya harus disesuaikan supaya mendapat Homologasi FIA tanpa membuat risiko homologasi FIM yang sudah ada untuk WSBK. Prosesnya saja jadi lebih panjang. Sejauh ini jadwal WSBK sesuai rencana.
Baca juga: Sirkuit Algarve Portugal, MotoGP 2023 Resmi di Buka
