
Warungsports – Jeremy Emmanuel Santoso, Direktur Tim Bola Basket Indonesia, mengatakan tim Persatuan Bola Basket AFC 2022 tidak akan dibubarkan setelah tidak mengikuti Piala Dunia 2023. Bahkan, komposisi telah ditambahkan untuk melihat lebih banyak acara.
Andaca Praucha dkk harus menelan pil pahit setelah kalah dari China di perempat final pekan lalu. Mereka kurang beruntung dan kalah dari tim lapangan Tirai Bambu dengan skor 58-108.
Alhasil, Indonesia tidak hanya mampu berlaga di turnamen bola basket terbesar di Asia itu, tetapi juga mengurangi keinginannya untuk bermain di Piala Dunia Bola Basket 2023 yang disponsori bersama Filipina dan Jepang.
“Tim besar biasanya tidak bubar karena target SEA dan Asian Games tahun depan,” kata Jeremy di GBK Arena, Jakarta.
Jeremy menjelaskan: “Tetapi bulan ini dan bulan depan, kualifikasi akan berlangsung pada bulan Agustus, jadi kami akan membawa para pemain kembali ke klub mereka. Ada banyak hal yang kami fokuskan di kamp pelatihan tim nasional pertama.”
Selain itu, Jeremy mengatakan ke depan program latihan timnas akan fokus tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di luar negeri. Namun, format yang akan dipertimbangkan adalah di bawah arahan Milos Pesic.
Mungkin rencananya akan selesai sebelum babak playoff. Jadi programnya lambat, tapi tidak rusak. Kami juga mengadakan pertemuan dengan Milos (Begic) tentang apa yang perlu kami tambahkan dan tingkatkan di masa depan. Lakukan ini setelah kualifikasi (IBL). “
Laga SEA 2023 akan berlangsung di Kamboja pada 5-16 Mei. Indonesia merupakan juara bertahan yang meraih medali emas setelah mengalahkan Filipina 85-81 pada edisi sebelumnya di Vietnam.
Tim bola basket kemudian akan bermain selama empat bulan di Asian Games di Hangzhou . Lalu mulai 23 September hingga 8 Oktober 2023. Karena penundaan akibat COVID-19, jadwal tersebut baru diumumkan oleh Olympic Council of Asia (OCA). Dan



