
WARUNGSPORTS – Impian Andre Onana dan tim nasional Kamerun untuk lolos ke Piala Dunia 2026 telah pupus. Gol di masa injury time dari Republik Demokratik Kongo memupus harapan Kamerun.
Kamerun tampil buruk di babak kualifikasi, finis sebagai runner-up di belakang Tanjung Verde, dan harus berpartisipasi dalam babak playoff untuk mempertahankan tempat mereka di Piala Dunia tahun depan yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pada hari Jumat, 14 November 2025 (waktu Indonesia Barat), Kamerun menghadapi Kongo di semifinal playoff di Stadion Barid di Rabat, Maroko. Pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, tetapi Shancel Mbemba memecah kebuntuan.
Umpan silang Bryan Sipenga dengan mudah disambar Mbemba, membawa Kamerun menang 1-0. Dengan demikian, Kongo melaju ke final, di mana mereka akan menghadapi Nigeria di final playoff.
Sementara itu, Kamerun, tim Afrika dengan penampilan Piala Dunia terbanyak, mengalami kemunduran. Kamerun telah lolos ke Piala Dunia delapan kali, terakhir kali pada tahun 2022.
Kekalahan ini semakin menambah tekanan pada pelatih kepala Mark Bliss, yang dianggap gagal membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026.
Kamerun tampil buruk di kualifikasi tandang, hanya memenangkan satu dari lima pertandingan, yang menjadi alasan kegagalan mereka lolos. Bliss bukanlah pilihan pertama Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun, Samuel Eto’o, tetapi ditunjuk di bawah tekanan Menteri Olahraga.
Dengan dimulainya Piala Afrika pada bulan Desember, akankah Bliss tetap menjadi pelatih, atau akankah Onana dan rekan-rekannya mencari manajer baru?



