
Warungsports – Tampil sebagai main event di UFC 268 pada Minggu (7/11) WIB, Colby Covington akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali bersua Kamaru Usman di oktagon.
Setelah menelan kekalahan KO di ronde kelima pada Desember 2019, Colby Covington bertekad membalas hasil tersebut di UFC 268.
Akan tetapi, keinginan Colby Covington untuk membalas kekalahan dari Kamaru Usman hanya berujung sia-sia.
Meski berhasil memberikan perlawanan cukup sengit, Colby Covington harus mengakui ketangguhan Kamaru Usman dengan kalah lagi, kali ini melalui angka mutlak dengan skor 47-48, 47-48, 46-49.
Kekalahan ini membuat Colby Covington gagal mengudeta Kamaru Usman dari takhta raja kelas welter UFC sebanyak dua kali.
Meski sudah dua kali dikalahkan Kamaru Usman, Colby Covington tidak terlalu malu dengan hasil tersebut karena mendapatkan pujian dari rival terberatnya.
Kamaru Usman memuji ketangguhan yang dimiliki Colby Covington.
Presiden UFC, Dana White, bahkan mengatakan jika Kamaru Usman tidak ada di kelas welter, maka Colby Covington akan jadi juara di divisi tersebut.
Setelah menerima kekalahan kedua, Colby Covington langsung ingin menatap ke pertarungan selanjutnya.
Jagoan yang dikenal dengan ujaran kebencian dan rasialisnya ini secara terang-terangan ingin menghajar mantan rekan latihan dan sahabat dekatnya dulu, yakni Jorge Masvidal.
“Jika dia tidak keluar dan bertarung melawan saya, dia akan kehilangan segala kredibilitasnya di jalanan dan dia seorang pecundang,” ucap Covington kepada Masvidal dikutip Juara.net dari ESPN.
Mengetahui tantangan tersebut, Jorge Masvidal langsung memberikan responsnya melalui media sosial Twitter.
Masvidal memberikan respons akan membongkar kebohongan yang dilakukan Covington saat membalas cuitan salah satu penggemar yang menyertakan foto petarung berjulukan Chaos dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
“Bersiap membongkar siapa yang palsu sesegera mungkin. Ayah dan anak sama saja,” respons Masvidal yang dikuti Juara.net dari BJPenn.com.
Lebih jauh, Masvidal kembali mengungkit masalah yang dilakukan Covington saat masih menjadi rekan latihannya di ATT (American Top Team).
Jorge Masvidal memprediksi bahwa Colby Covington akan mengulangi kejadian yang sama di ATT dengan tidak membayar pelatihnya di sasananya saat ini, yakni MMA Master.
“Prediksi 2021-2022: Colby membakar MMA Master seperti yang dilakukannya di semua sasana dan semua pelatih yang tidak dia bayar serta membicarakan hal yang buruk ketika dia keluar. Masa lalu akan terulang,” ujar Jorge Masvidal menambahkan.
Duel antara Jorge Masvidal melawan Colby Covington dirasa masuk akal untuk terjadi.
Pasalnya, kedua petarung ini memiliki rivalitas cukup tinggi yang mampu mendulang perhatian banyak penggemar.
Namun, pertarungan itu baru bisa terjadi jika Masvidal selesai berurusan dengan Leon Edwards di oktagon dalam gelaran UFC 269 pada bulan Desember nanti.



