
WARUNGSPORTS – Islam Mahachev mengalahkan Jake de la Madalena untuk memenangkan gelar kelas welter UFC, menjadikannya juara dua kali. Dominasi Islam sungguh mengesankan!
UFC 3:22 berlangsung Minggu pagi (16 November) di Madison Square Garden, New York City. Kartu utama adalah pertarungan Jake de la Madalena melawan Islam Mahachev. Jake saat itu adalah juara kelas welter, dan Islam adalah penantangnya.
Islam memenangkan pertarungan lima ronde tersebut. Ketiga juri memberikan skor akhir 50-49, memberikan Islam kemenangan dengan keputusan mutlak.
Islam mendominasi lapangan selama hampir 20 menit. Kemampuan gulatnya benar-benar dominan sepanjang pertarungan.
Islam Mahachev kini telah bergabung dengan jajaran petarung elit UFC. Petarung asal Dagestan ini adalah petarung ke-11 dalam sejarah UFC yang memenangkan dua gelar.
Sebelumnya, Islam telah memegang gelar kelas ringan UFC sejak 2022, dan berhasil mempertahankannya sebanyak empat kali.
Islam Mahachev juga memegang rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah UFC, menyamai rekor Anderson Silva.
Menurut ESPN, Presiden UFC Dana White menyatakan, “Pertarungan ini mungkin tidak seru, tetapi Islam mendominasi dari awal hingga akhir.”
“Saya telah berkecimpung di olahraga ini selama 20 tahun, dan banyak petarung mengatakan mereka akan menjadi juara dunia, tetapi semuanya gagal. Khabib (kerabat Islam) dan almarhum ayahnya sama-sama mengatakan bahwa Islam akan menjadi juara suatu hari nanti. Astaga, itu benar,” lanjutnya.
Islam Mahachev telah mengalahkan petarung-petarung top seperti Alexander Volkanovsky, Dustin Poirier, dan Charles Oliveira. Masih belum jelas apakah Islam akan mempertahankan gelar kelas welternya atau kembali ke divisi kelas menengah.
Di divisi kelas menengah, Ilya Topria sudah menjadi juara, setelah mengalahkan Charles setelah Islam mengundurkan diri dari pertarungan.
“Kami akan membuat keputusan nanti, tetapi ada banyak petarung di divisi kelas welter yang sangat diminati Islam, sama seperti di divisi kelas menengah,” jelas Dana.



