Live Tuesday, 28 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Badminton

Jonatan Christie Tegang Menghadapi Olimpiade Tokyo

Elvina July 8, 2021 5 years lalu

Selebrasi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie usai memenangi pertandingan melawan pebulu tangkis Chinese Taipei Chou Tienchen pada final tunggal putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Puspa Perwitasari/tom/18. *** Local Caption ***

Warungsports- Tunggal putra Indonesia Jonathan Christie dan enam wakil Indonesia lainnya peserta Olimpiade Tokyo 2020 berangkat selama tiga hari untuk memaksimalkan latihan di tanah air.

Pada Kamis, Juli (8/7/2021), mereka akan terbang ke Prefektur Kumamoto, Jepang untuk proses adaptasi dan adaptasi selama 10 hari, kemudian menginjakkan kaki di Tokyo.

Jonathan Christie menyambut baik kebijakan tersebut. “Kami pertama kali pergi ke kamp pelatihan di Kumamoto. Saya pikir ini adalah salah satu hal yang akan membantu kami mempersiapkan semua kondisi yang ada di Jepang. Kami bisa beradaptasi dengan suasana di sana,” kata Jonathan Christie.

“Multiple event adalah salah satu permainan yang lebih banyak diketahui orang daripada Open biasa. Selain itu, terkadang multiple event lebih mewakili negara. Rasanya lebih seperti membela Indonesia, meski saya juga membawa nama Indonesia di event lain,” ujar Jojo, melalui pengumuman PBSI.

“Suasana dan suasana Olimpiade pasti berbeda dengan Asian Games. Olimpiade adalah acara yang lebih besar. Meskipun berbicara bulu tangkis, kekuatannya masih di Asia. Saat itu, saya bisa mencapai hasil yang baik,”.

“Tapi tidak bisa dipungkiri pemain-pemain Eropa saat ini juga sangat bagus, menandakan bahwa persaingan di olimpiade ini akan sangat sengit. Saya tidak merasa tertekan, saya hanya menikmatinya. Bagaimana menghadapi pikiran, bukan tekanan, kan. 

” Ini yang bisa saya kendalikan, dan saya akan pertimbangkan bagaimana menghadapinya,” jelas Jonathan Christie.

Meski berusaha menikmatinya, Jonathan Christie mengaku masih penuh tekanan menghadapi Olimpiade. Namun bukan Olimpiade yang membuatnya grogi, melainkan situasi dunia yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19.

“Pasti ada ketegangan, tetapi saya tidak akan gugup karena apa pun, lebih karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam situasi ini. Ambil contoh All England, kita ada di sana, dan kemudian tiba-tiba kita tidak bisa bermain. Itu cukup membuat saya kecewa. Makanya saya sekarang lebih mengandalkan Tuhan dan semuanya jauh dari-Nya. Saya berdoa agar ini tidak terjadi lagi,” kata Jojo.

Ketika ditanya tentang tujuannya, Qiao Qiao dengan jujur ​​mengatakan bahwa untuk pertama kalinya tahun ini dia berpartisipasi di Olimpiade karena dia menginginkan sesuatu yang baik.

Tim bulu tangkis Indonesia dipastikan mengirimkan 7 perwakilan atau 11 atlet untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020. Mereka adalah Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Gregory Mariska. ·Tong Rong (tunggal putri), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sucamjo, Hendra Setria/Mohammad Ahsan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Ganda Putri) dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Ganda Campuran). 

Mereka menjalani tes PCR pada Minggu (7 April 2021) dan hasilnya negatif semua. Tes tersebut merupakan bagian dari persyaratan untuk mendaftar Olimpiade.

Jonathan Christie akan membela Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 pada 23-8 Juli. Jonatan dan Anthony Sinisuka Ginting merupakan perwakilan tim merah putih di lapangan tunggal putra.

Berita Terkait