Live Friday, 17 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Sepakbola

Indonesia Datang Untuk Piala AFF

Elvina December 9, 2021

Warungsports– Sejak meraih medali emas di Pesta Olahraga Timur 1991, tim nasional Indonesia belum pernah meraih gelar juara. Piala AFC sebagai simbol supremasi sepak bola ASEAN masih menunggu.

Di Piala AFF pertama, yang dulu dikenal sebagai Piala Harimau, Thailand lebih populer ketimbang Indonesia. Karena saat itu Thailand merupakan negara ASEAN dengan peringkat tertinggi di FIFA. Thailand peringkat ke-50 pada tahun 1996. 

 Sementara Malaysia di peringkat 91, Vietnam di peringkat 99, dan Indonesia di peringkat 109. Dan benar saja, Thailand menjadi juara, Malaysia menjadi runner-up, dan Indonesia kalah dari Vietnam di perebutan juara ketiga

Dua tahun berselang, Indonesia tampil di Piala AFF dalam situasi goyah. Sebab, pasca tumbangnya rezim Suharto, terjadi gejolak politik di tanah air. Sampai batas tertentu, PSSI mengirimkan tim yang didominasi 11 pemain Persebaya.

Sejarah kelam terjadi di Piala Tiger 1998. Indonesia dan Thailand kalah 2-3 di laga terakhir grup yang ditandai dengan sepak bola gajah. Memasuki milenium, Piala AFC 2000, Indonesia penuh percaya diri.

Saat Indonesia mencapai peringkat 89 di peringkat FIFA, tim merah putih untuk pertama kalinya melaju ke final. Saat berhadapan dengan Thailand, Indonesia kalah 1-4 dari Thailand, dan Thailand yang masuk 50 besar dunia masih menempati urutan teratas.

Edisi berikutnya masih sama. Garuda Merah Putih dikalahkan Thailand di partai puncak politik untuk kedua kalinya. Skor kali ini memang tidak menentukan, namun kalah adu penalti juga menyisakan kepahitan. Dua tahun berselang, giliran Singapura yang mengubur mimpi Indonesia di final. Program naturalisasi Singapura berhasil.

Selanjutnya adalah Piala AFC 2018, Timnas Indonesia dalam kondisi labil. Pelatih kelas dunia Luis Milla mengundurkan diri karena banyak klaim tidak dapat dipercaya PSSI. Sebaliknya, Bima Sakti dianggap sebagai penjaga, dan tim nasional Indonesia tidak lolos ke babak penyisihan grup. 

Sekarang, situasinya tidak jauh lebih baik. Pandemi Covid-19 yang merebak sejak Maret 2020 berdampak pada semua aspek kehidupan, tak terkecuali sepak bola Indonesia. Kebijakan federasi kepelatihan hanya bisa mempertemukan maksimal dua pemain per klub, yang juga berlaku lagi.

Pada saat yang sama, Vietnam juga sedang bangkit. Juara bertahan Piala AFF memimpin ASEAN di peringkat FIFA. Vietnam menempati peringkat ke-99 dunia, sedangkan Indonesia peringkat ke-166. Harapan juara Piala AFF memang masih ada, namun sebagian orang khawatir penantian gelar juara tidak akan membuahkan hasil.

Berita Terkait