
Warungsports – Banyak atlet senior yang kesulitan mempertahankan motivasi untuk melanjutkan karir, dan tampaknya Hendra Setiawan kesulitan menemukan alasan yang tepat untuk keluar dari lapangan.
Sejak tahun 2000-an, Hendra Setiawan telah menjadi andalan kompetisi bulu tangkis dunia Indonesia. Namun, prestasi berbeda pernah diraihnya bersama Markis Kido dan Mohammad Ahsan.
Pada titik ini, Hendra adalah peraih medali emas di Asian Games Tenggara, Asian Games, dan Olimpiade. Hendra juga merupakan pemain dengan empat kejuaraan dunia dan satu seri kejuaraan BWF.
Dengan sederet juara di tangan, Hendra punya alasan untuk minggir dari lapangan bulu tangkis. Niat Hendra untuk pensiun tidak terlalu jelas.
Ketika atlet berusia di atas 30 tahun, banyak atlet yang kesulitan untuk menjaga kondisi fisiknya. Upaya untuk tetap fokus dan semangat bersaing serta memacu untuk merebut gelar juara masih memperparah situasi ini.
Situasi ini akhirnya membuat banyak atlet akhirnya memutuskan untuk mundur dari dunia olahraga.
Namun bagi Hendra Setiawan, semuanya tampak masih pada tempatnya. Ia masih berambisi untuk merebut gelar juara.
Hal ini mendorongnya untuk bekerja keras untuk menjaga kondisi fisiknya. Menjaga kebugaran jasmani di usia veteran memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun berkat motivasi kuat Hendra, semuanya berjalan lancar.
Poin-poin ini membuat Hendra Setiawan tetap tegak di lapangan. Dia masih kompetitif dan memiliki motivasi yang kuat untuk mengejar gelar juara.
Hal ini tidak terlepas dari kecintaan Hendra terhadap bulutangkis. Kecintaannya pada bulu tangkis membuatnya bertahan lama di lapangan.
Pada 2016, ketika berpikir untuk pensiun, Hendra berpikir jika dia berhenti meninggalkan lapangan, dia tidak akan siap.
Dirinya bermain dengan Tan Boon Heong asal Malaysia, Sebagai aba-aba agar tubuhnya tidak kaget ketika meninggalkan lapangan bulutangkis nantinya.
Akan tetapi pada akhirnya lapangan bulutangkis mendekap Hendra lebih lama. Bukan sekedar menjadi penggembira, melainkan tetap sebagai pemain papan atas yang ditakuti oleh rivalnya.
Cepat atau lambat, pada akhirnya hari ketika Hendra memutuskan meninggalkan lapangan bulu tangkis pasti akan datang.
Namun sampai pada saat ini masa itu tiba, mari nikmati dan rayakan kehadiran Hendra di lapangan.



