Live Wednesday, 2 September 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Bulu Tangkis

Gregoria Masuk ke 16 Besar Olimpiade Tokyo 2020

Icha July 28, 2021 5 years lalu

Warungsports– Setelah mengalahkan Lianne Tan dari Belgia 21-11, 21-17 pada Rabu (28/7), Gregory Mariska lolos ke babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020.

Gregoria tampil buruk di awal game pertama. Dia kehilangan beberapa rebound dan tertinggal 1-3, dan kemudian menjadi 4-6.

Namun Gregoria kemudian berhasil memperbaiki penampilannya. Lob ofensif Nets dan Gregoria digabungkan untuk mencetak poin demi poin.

Gregoria mencetak tujuh poin berturut-turut, memberinya keunggulan 11-6 saat turun minum. Usai jeda, Gregory berhasil mengontrol ritme.

Gregoria memang mendominasi skor dan mencetak skor 20-11. Game pertama Lianna setelah kembali menjadi milik Gregory. Memasuki gim kedua, Gregoria terus aktif menekan lawannya.

Gregoria memimpin 7-4. Di antara inning kedua, Gregoria juga sempat memimpin 11-6 dengan 5 poin.

Gregoria terus menunjukkan berbagai metode serangan, yang membuat Lianna bekerja keras mengejar shuttlecock. Gregoria sukses memimpin dengan 7 poin, 13-6.

Meski melakukan kesalahan, Gregory tidak butuh waktu lama untuk bangkit. Ia menciptakan selisih 7 poin 17-10.

Pertarungan antara Gregoria dan Lianne ditingkatkan dengan banyaknya reli menarik antara kedua pemain. Kemenangan Lianne dalam beberapa reli membuatnya nyaris 13-17.

Dalam reli panjang yang dimenangkan Lean 14-18, Gregory sempat mendapat perawatan. Orang-orang melihat Gregory terluka di atas lutut.

 Lianna juga mendapat perawatan untuk kaki kirinya pada kesempatan yang sama. Saat pertandingan berlanjut, Lean memenangkan rebound berikutnya, mendekati 15-18.

Ketika selisih tiga poin bertahan hingga 19-16, pertandingan semakin intensif. Gregoria berhasil mendapatkan match point melalui hard kill yang tidak bisa dibalas oleh Liane.

Ketika Tan mencoba memperpendek jarak, Gregoria semakin jauh. Gregoria sering menggunakan kesalahan lawan dalam memprediksi tembakan untuk mendapatkan poin, yang memberinya keuntungan.

Setelah Tan mencetak hampir 17-13 berturut-turut, Gregoria merasa gelisah. Pertandingan dihentikan karena Gregoria mengalami masalah pada kakinya, yang menyebabkan gerakannya sedikit tersendat.

Meski langkahnya tidak begitu cepat, namun Gregory masih mampu merebut angka untuk menang. Pukulan keras memastikan Gregoria memenangkan game kedua 21-17.

Berita Terkait