Live Friday, 17 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
UFC

Dustin Poirier: Lemah dan Banyak Alasan

Icha July 23, 2021 5 years lalu

Warungsports– Petarung UfC Kelas Ringan, Dustin poirier, Menanggapi Conor McGregor sebagai sosok petarung yang lemah dan banyak alasan. Poirier tercatat keunggulannya 2-1 atas McGregor usai memenangkan pertandingan pada partai puncak UFC 264 yang berlangsung dua pekan lalu.

Poirier meraih kemenangan usai McGregor mengalami patah kaki. Setelah hasil diumumkan, Mcgregor menyatakan Poirier tidak layak menang dan mengajak pertarungan berjulukan The Diamond itu bertarung untuk keempat kalinya.

UFC 264 juga diramaikan dengan ancaman-ancaman McGregor kepada Poirier dan keluarga.

“Langsung saja, menurut saya secara mental itu sangat lemah. Banyak alasan, Akan tetapi saya tidak akan terlalu jauh melihat vidio mengenai itu dan apa yang orang katakan karena saya pulang kerumah kembali ke keluarga saya,” kata Poirier.

Petarung peringkat pertama penantang juara kelas ringan UFC itu tidak ambil pusing dengan omongan-omongan McGregor. Pada pertarungan Poirier dengan McGregor di UFC 257, Poirier pun mendengar banyaknya alasan dari sang lawan.

“Ya ada banyak alasan juga pada saat itu. Katanya dirinya dia sudah sangat siap bertarung. Dia tidak fokus ke Mixed martial Arts. Ia sudah siap melawan Manny Pacquiao. bayak alasan,” kata Poirier.

Salah satu hal yang membuat Poirier heran adalah McGregor masih bisa berbicara saat sedang terduduk menjali perawatan untuk kakinya yang patah pada saat usai duel UFC 264.

“Cukup mengejutkan. Tetapi orang ini memang seperti tidak ada batasnya saat berbicara. Saya sangat kaget saat kaki patah dan terduduk dia masih berbicara, tapi soal isi omongannya saya tidak terkejut karena dia mengeluarkan kata-kata gila setiap saat,” kata Poirier.

Selain itu juga Poirier diuntungkan dengan posisi Mcgregor tidak dapt melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera.

Kemenangan Poirier didapatkannya lewat Technical Knockout (TKO) di ronde pertama. Pernyataan ini kemudian disayangkan oleh Poirier karena McGregor hanya mencari alasan.

Berita Terkait