Live Thursday, 16 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Piala Dunia

Cristiano Ronaldo Tidak Akan Berpalaing Dari Portugal

Elvina December 12, 2022 4 years lalu
Cristiano Ronaldo

Warungsports – Pada umur 37 tahun, impian Piala Dunia Cristiano Ronaldo mungkin besar hendak berakhir sehabis Portugal hadapi kekalahan mengejutkan 1- 0 dari Maroko pada babak perempat final di Qatar. Namun agen leluasa itu bersikeras ia” tidak hendak sempat berpaling dari kolega aku ataupun negeri aku” menyusul spekulasi tentang karir internasionalnya.” Pengabdian aku buat Portugal tidak berganti sesaat juga,” tulisnya di media sosial.

Cristiano Ronaldo sudah menekankan kalau ia“ tidak hendak sempat membelakangi negeri aku” sehabis mimpi Piala Dunianya berakhir pada hari Sabtu, dengan Portugal tersingkir secara mengejutkan dari Maroko di Qatar.

Ronaldo terletak di bangku cadangan lagi buat kekalahan perempat final Portugal, sehabis kehabisan starting XI dalam kemenangan 6- 1 atas Swiss di babak 16 besar.

Ia timbul dari bangku cadangan pas sehabis restart dengan Portugal tertinggal 1- 0 oleh berhasil Youssef En- Nesyri, namun ia kandas menginspirasi timnya buat bangkit kembali, sebab Maroko jadi regu Afrika awal dalam sejarah yang memperoleh tempat di 4 besar Piala Dunia.

Ia menangis dikala ia menghilang ke terowongan sehabis kekalahan yang mengejutkan. Serta pada umur 37, mungkin besar impian Ronaldo buat memperoleh Piala Dunia saat ini sudah berakhir.

Tetapi lewat media sosial, Cristiano Ronaldo nyatanya mengecilkan spekulasi kalau dia hendak pensiun dari sepak bola internasional.

Ia memposting di Instagram:” Memenangkan Piala Dunia buat Portugal merupakan impian terbanyak serta sangat ambisius dalam karir aku.

“ Untungnya aku memenangkan banyak gelar berukuran internasional, tercantum buat Portugal, namun menempatkan nama negeri kita di pijakan paling tinggi di dunia merupakan impian terbanyak aku.

“ Aku berjuang buat itu. Saya berjuang keras buat mimpi ini. Dalam 5 penampilan aku mencetak berhasil di Piala Dunia sepanjang 16 tahun, senantiasa bersama para pemain hebat serta didukung oleh jutaan orang Portugal, aku membagikan segalanya. Aku meninggalkan seluruhnya di lapangan. Aku tidak sempat memalingkan wajah aku ke pertarungan serta aku tidak sempat menyerah pada mimpi itu.

” Sayangnya kemarin( Sabtu) mimpi itu berakhir. Tidak terdapat manfaatnya bereaksi di dikala panas. Aku cuma mau Kamu seluruh ketahui kalau banyak yang sudah dikatakan, banyak yang sudah ditulis, banyak yang sudah dispekulasikan, namun pengabdian aku buat Portugal sudah berakhir.” tidak berganti sesaat juga. Aku senantiasa satu berjuang buat tujuan seluruh serta aku tidak hendak sempat berpaling dari rekan- rekan aku serta negeri aku.

“ Tidak banyak lagi yang dapat dikatakan buat dikala ini. Terima kasih Portugis. Terima kasih Qatar. Mimpi itu mengasyikkan sepanjang itu berlangsung… Saat ini, inilah harapan waktu hendak jadi penasihat yang baik serta membolehkan seluruh orang buat menarik kesimpulan mereka sendiri.

Sedangkan itu, Santos menegaskan kalau ia” tidak menyesal” atas keputusannya buat menempatkan Ronaldo di bangku cadangan buat kekalahan perempat final.

” Tidak terdapat penyesalan. Aku pikir ini merupakan regu yang bermain sangat baik melawan Swiss. Cristiano Ronaldo pemain hebat. Ia masuk kala kami pikir itu butuh,” katanya kepada wartawan sehabis kalah 1- 0.

“ Pasti saja, para pemain kami tertekan, mereka kecewa. Kami apalagi lebih kecewa sebab kami ketahui kami mempunyai pemain- pemain yang terampil, serta kami berharap bisa membagikan lebih banyak kegembiraan kepada orang- orang Portugis.

” Kami ketahui tantangan yang hendak kami hadapi, paling utama dalam perihal strategi bertahan. Kami berupaya mempersulit lawan kami, namun kami tidak sukses. Jelas, kami pula butuh membagikan pujian kepada skuat Maroko. Aku pikir tidak adil untuk kami buat kalah, tetapi seperti itu sepak bola.”

Berita Terkait