
Warungsports – Putri Larasati menyatakan mengundurkan diri dari pelatnas PBSI. Cidera yang berkepanjangan menjadi penyebabnya. Putri Larasati dengan panggilan akrabnya Laras, dimasukan pelatnas sejak tahun lalu. kesempatan itu ia dapatkan setelah ia menjuarai kejuaraan nasional 2019 di Palembang bersama rekan satu timnya Jesita Putri Miantoro.
Setelah itu Laras dipromosikan kembali dari atlet Pratama menjadi utama bersama Greysia Polii ddk. Cedera lutut yang dialaminya tak kunjung sembuh dan kembali kambuh, Lantas itu yang membuatnya menjadi lebih banyak parkir untuk menjalani rehabilitas, pengobatan, dan fisiotrapi.
“Semasanya masih di klub Laras memang memiliki cedera pada lutut kirinya dan sudah dioperasi. Sewaktu masuk pelatnas tenyata cederanya belum sembuh total. Dan saat diberikan program tiba-tiba kambuh.” Kata pelatih ganda putri, Eng Hian.
“Lalu kami memberikan pengobatan tetapi cederanya memang cukup parah. Dan akhirnya kami bersama dokter PBSI memutuskan untuk kembali melakukan operasi.” lanjutnya.
Pada September 2020, Laras menjalani operasi lutut yang kedua kalinya. Dengan diagnosa robekan pada Anterior Cruciate Ligament (ACL) dan kerusakan pada tulang rawan di bawah tempurung lutut. Rasa sakit yang dialami Laras tak ada peningkatan selama tujuh bulan. Dan sampai pada akhirnya Laras memutuskan untuk mundur.
“Dua kali sudah menjalani operasi tapi saya masih merasakan sakit yang teramat sangat. Ini yang membuat alasan saya tidak bisa mengikuti program latihan. Dan keputusan memundurkan diri adalah yang terbaik.” Ujarnya
“Dengan memberi kesempatan kepada saya untuk bergabung di pelatnas, Saya berterima kasih kepada PBSI dan tim. Kedepannya, Saya ingin mejalani kuliah sambil bekerja. Insyaallah targetnya saya ingin menjadi PNS.”Ungkap Laras.
Atas mundurnya laras menjadi kehilangan tersendiri bagi tim. Karna jumlahnya sekarang menjadi ganjil yakni hanya 13 pebulutangkis. Eng Hian menyiasati keadaan dengan menggandeng ganda campuran untuk bermain rangkap.
“Saya sangat menyayangkan mundurnya Laras. Dia mempunyai semangat dan potensi yang cukup bagus. Akan tetapi, karna ia yang memutuskan, saya tidak dapat menghalangi.”kata Koh Didi.
“Saya akan berkoordinasi dengan tim ganda campuran dan mungkin nanti ada pemain ganda campuran yang merangkap di ganda putri.” tuturnya.


