
Warungsports – Anthony Ginting lolos ke per4 Final Malaysia Masters 2022 usai menyingkirkan Parupalli Kashyap 21-10, 21-15 di Axiata Arena, Kamis (7/7).
Drive lurus Kashyap yang gagal melewati net membuat Ginting unggul 10-4. Akan tetapi upaya Ginting unggul pada interval gim pertama terhambat setelah Kashyap meraih dua poin.Permainan net yang apik dari Ginting ditambah kegagalan Kashyap mengembalikan bola membuat atlet kelahiran Cimahi itu unggul 11-6 pada interval gim pertama.
Baca Juga : Kamaru Usman Berbaris Lebih Dulu Dan Jiri Prochazka Memerintahkan Para Pejuang Untuk Bergerak
Usai interval Ginting terus melaju menambah poin. Ginting unggul 14-6. Pada gim pertama ini Kashyap terlalu banyak kesalahan yang menguntungkan Ginting.
Pukulan Kashyap yang terlalu jauh ke belakang membuat Ginting menjauh dengan skor 15-8. Pengembalian bola yang tanggung dari Kashyap disambar Ginting guna meraih game point 20-9. Ginting menutup gim pertama dengan kemenangan 21-10.
Kashyap lebih memberikan perlawanan di gim kedua. Kedua pemain bergantian meraih poin. Setiap kali Ginting dapat angka, Kashyap bisa menyamai, hingga skor imbang 7-7.
Backhand Kashyap yang terlalu melebar ke kiri membuat Ginting unggul 11-8 pada interval gim kedua. Akurasi pukulan Kashyap pada pertandingan kali ini seperti bermasalah, karena beberapa kali tidak tepat sasaran. Pukulan Kashyap yang melebar ke sisi kiri membuat Ginting unggul 16-12.
Ginting mengakhiri gim kedua dengan kemenangan 21-15 atas Kashyap. Kemenangan ini membawa Ginting lolos ke perempat final Malaysia Masters 2022 melawan pemenang Chico Dwi Wardoyo vs Kantaphon Wangcharoen.
Profile Singkat ” ANTHONY GINTING “
Anthony Sinisuka Ginting (lahir 20 Oktober 1996) adalah seorang atlet bulu tangkis tunggal putra, yang berasal dari klub SGS PLN Bandung, Indonesia.[3] Ia memulai karier sebagai pemain bulu tangkis prestasi semenjak duduk di bangku SD dan pernah memenangi kompetisi MILO School Competition kategori tunggal putra SD pada tahun 2008. Pada tahun 2012, Anthony kembali meraih juara pada kompetisi yang sama pada kategori tunggal putra tingkat SMP.[4]
Sejak tahun 2013 Anthony mulai berpartisipasi di beberapa kompetisi bulutangkis senior, seperti Indonesia Open Grand Prix Gold, Vietnam International Challenge, dan Maldives International Challenge. Pada tahun 2014 Anthony mengikuti kejuaraan BWF World Junior Championships dan meraih medali perunggu untuk nomor tunggal putra. Setahun berselang, ia meraih medali emas SEA Games pada nomor beregu putra, yang kemudian kembali ia raih pada 2019. Di tahun yang terakhir disebut ini Anthony juga masuk sebagai salah satu atlet peraih peringkat kedua di Piala Sudirman. Bersama tim Indonesia ia juga memenangkan Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia pada 2016, 2018, dan 2020.



