Live Tuesday, 21 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Uncategorized

Anfield Selalu Bantu Liverpool

Elvina December 23, 2021 5 years lalu

Warungsports– Saat Liverpool dalam masalah, Anfield selalu ada. Laga perempat final Liga Inggris melawan Leicester City menjadi bukti terbaru.

Liverpool akan menghadapi Leicester City di Anfield dini hari tadi pada Kamis (23 Desember 2021) dini hari WIB untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Karena padatnya jadwal bulan depan, Liverpool melakukan rotasi tim secara besar-besaran. 

Pada laga melawan Tottenham Hotspur, Liverpool hanya menyisakan Taylor Morton dan Jordan Henderson di starting eleven. Bahkan Liverpool menurunkan posisi Billy Koumetio dan membiarkan Joe Gomez sebagai palang pintu.

Melawan kekuatan utama Leicester City, Liverpool sempat mendapat masalah di babak pertama bahkan sempat tertinggal 0-2 lewat dua gol Jamie Vardy 15 menit jelang laga dimulai.

Di penghujung babak pertama, setelah James Maddison mencetak gol, Liverpool tertinggal 1-3. Di babak kedua, Liverpool melakukan 3 pergantian pemain langsung, dengan Diogo Jota, Ibrahima Konat dan James Milner bermain.

Ketika Liverpool bergantian mendominasi dan mencetak gol keduanya melalui Jota, perubahan itu membawa makna dan menyegarkan para pemain. Hingga akhir, Takumi Minamino membobol gawang Leicester pada menit ke-95, menyamakan skor menjadi 3-3, dan pertandingan memasuki babak adu penalti. 

Dalam adu penalti, Caoimhin Kelleher menjadi pahlawan karena mampu menangkis dua petinggi Leicester. Setelah Jota mengalahkan Kasper Schmeichel, Liverpool menang 5-4 di babak kualifikasi semifinal. Anfield juga bersorak untuk pelarian dramatis Liverpool. 

Anfield juga bersorak untuk pelarian dramatis Liverpool. Bukan sekali atau dua kali, tapi Liverpool berkali-kali lolos dari lubang jarum ketika mereka tampil di Anfield dalam pertandingan seperti itu.

Setelah kehilangan kejayaan musim lalu, stadion berkapasitas 54.000 kursi ini kembali menunjukkan keajaibannya bagi Liverpool.

“Kami tidak memulai dengan baik, tentu saja kami harus tertinggal 1-3 di babak pertama. Tapi kami sebenarnya sangat percaya diri karena gol mereka murni kesalahan kami dan terlalu mudah untuk kalah,” kata Kelleher kepada situs resmi klub.

“Manajer baru saja mengatakan saat istirahat, ‘Jika Anda bisa mencetak gol, penonton akan bersemangat, apa pun bisa terjadi.’ Jadi kami selalu percaya itu Anda, dan ternyata benar,” lanjutnya. 

Liverpool akan menghadapi Arsenal di semifinal Piala EFL pada 3-10 Januari 2022

Berita Terkait