
Warungsports – Piala Sudirman 2021 akan digelar pada 26 September hingga 3 Oktober 2021 di Vantaa, Finlandia. Tim Indonesia berada di Grup C bersama Denmark, Kanada, dan Republik China.
Di babak penyisihan grup, mereka dinilai mampu mengalahkan lawan-lawan Indonesia. Namun, lawan terberat tim bulu tangkis merah putih bukanlah Denmark, melainkan China dan Jepang.
Masih sangat sulit melihat lineup tim bulu tangkis China sebagai unggulan nomor satu. Mengingat tim Tiongkok cukup pilih-pilih dalam pemilihan lineup, termasuk pemain penentu yang memenangkan Piala Sudirman 2019, tunggal putra Shi Yuqi, tunggal putri Chen Yufei, ganda campuran, peraih medali emas Olimpiade Tokyo Wang Yiliu/Huang Dongping, ganda putri Chen Qingchen/Jia Yi Dimana.
Meski tak diperkuat oleh ganda putra andalannya, duet berjuluk “Menara”, Li Junhui/Liu Yuchen, dan ganda campuran peringkat 1 dunia Zheng Siwei/Huang Yaqiong, Indonesia patut mewaspadai kekuatan pemain muda China.
Seperti yang kita ketahui, pemain pengganti Tiongkok selalu mendominasi setiap Kejuaraan BWF (World Badminton Federation). Ditambah dengan pemerataan kekuasaan di antara berbagai departemen, Indonesia pasti semakin sulit.
Sementara itu, unggulan kedua tim bulu tangkis Jepang juga tak kalah kuat. Meski baru-baru ini tim Jepang kehilangan tiga pemain hebat di ganda putra, yakni Hiroyuki Endo, Takeru Kamura, dan Keigo Sonoda, ada empat tim unggulan lainnya yang dimiliki tim Jepang.
Untuk tunggal putra, Kento Momota, Akane Yamaguchi, dan Nozomi Okuhara di tunggal putri, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara di ganda putri, dan Yusago Higashino/Yuta Watanabe di ganda campuran.
Komposisi keempat lempeng utama cukup stabil dan sangat berbahaya. Melihat kembali Piala Sudirman 2019, Indonesia harus angkat koper melawan Jepang di semifinal dengan skor 3-1.
Pastinya, Indonesia harus berjuang lebih keras lagi untuk menenggelamkan dua lawan terberat yaitu China dan Jepang di Piala Sudirman 2021. Walaupun sedikit sulit. Namun bukan hal yang tidak mungkin jika Indonesia membuat gebrakan dengan menurunkan para pemain mudanya.



