
Warungsport – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan penghargaan kepada peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di Pusat Pengembangan Olahraga Pemuda (PPOP) Jakarta. Sasana Emas Greysia-Apriyani yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 diberi nama oleh Anies di gedung ini yang dulunya bernama Multi Sport Building.
Anies berharap penamaan ini dapat menginspirasi para atlet muda Indonesia untuk menyamai prestasi Greysia/Apriyani.
“Kami berdiri di depan stadion tempat para atlet DKI Jakarta menempa. Kami berharap penamaan gedung ini dapat menginspirasi generasi atlet. Begitu mereka melihat namanya, mereka akan mengambil keputusan, ‘Kami ingin menjadi seperti mereka. , kami ingin mendapatkan Emas’,” jelas Anis.
Anies juga menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi Greysia-Apriani Gold Sasana untuk mendapatkan medali emas karena berhasil meraih medali emas di Olimpiade. Ia pun mengaku bangga karena bisa membuat Indonesia bangga di mata dunia.
“Jadi bukan sekedar medali tapi medali emas. Emasnya ini sangat penting karena mereka berhasil mengharumkan nama republik Indonesia di gelanggang dunia,” Tambah Anis.
Selain dari penghargaan berupa nama gedung untuk Greysia/Apriyani Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan uang tunai 800 juta untuk kedua pasangan ganda putri tersebut.
Kontigen Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora Kembali Dengan Kebanggaan
Menpora RI, Zainudin Amali mengukuhkan sekaligus melepas kontigen Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020 secara virtual, Zainudin berpesan tidak ada perbedaan dalam olahraga dan keterbatasan tidak menjadi penghalang untnuk berprestasi.
Sebanyak 23 atlet dari tujuh nomor cabang olahraga akan mewakili Indonesia pada gelaran Paralimpiade Tokyo 2020 yang akan berlangsung 24 Agustus 2021 sampai 5 September 2021.
Menpora berharap semua atlet yang terpilih bisa berikan prestasi terbaik demi mengharumkan nama bangsa. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan dengan maksimal atlet paragames Indonesia diyakini bisa capai target di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.
“Dengan mengucapkan bismillah, saya Zainudin Amali mentri pemudan dan Olahraga Republik Indonesia mengukuhkan sekaligus melepas kontigen Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020,” ujar Zainudin.
“Semoga kita semua berhasil dan Tuhan menyertai tugas kita semua. Semangat untuk seluruh atlet yang bertanding. Bawa pulang hasil terbaik untuk Indonesia, kembali ketanah air dengan kebanggaan,” Lanjutnya.



