Live Tuesday, 28 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Bulu Tangkis

Kalah Dari Anthony Ginting, Kevin Cordon Tetap Bersyukur

Icha August 3, 2021 5 years lalu

Warungsports – Kevin Cordon, pebulu tangkis tunggal putra asal Guatemala, harus mengakhiri perjalanan manisnya tanpa medali di Olimpiade Tokyo 2020. Pasalnya, ia kalah dari wakil Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dalam perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

Pada Senin malam, 2 Agustus 2021, di Musashino Sim Lim Square, Corden harus menyerah dengan straight set. Pertandingan berakhir 11-21 dan 13-21.

Melihat kekalahan tersebut, Corden tak memungkiri rasa kecewanya. Pasalnya, mimpinya membawa medali bulu tangkis tanah air tercinta untuk pertama kalinya harus pupus.

Meski begitu, pria 34 tahun itu mengaku sangat bangga dengan perjalanannya selama ini. Namun, tampil di Olimpiade dan bahkan masuk semifinal adalah mimpi yang hampir mustahil untuk dicapai selama ini.

“Ini adalah hari terakhir saya di Olimpiade, malam terakhir saya di Olimpiade. Saya sedih, saya ingin memenangkan medali, tetapi ini adalah kebenaran. Saya tidak bisa mengeluh,” kata Corden, dikutip dari situs resmi BWF. .

“Bagi saya, berpartisipasi di Olimpiade adalah mimpi. Ini adalah mimpi untuk mencapai semifinal. Terima kasih Guatemala atas dukungan Anda.”

“Sejujurnya, saya tidak berharap berada di semifinal. Saya menginginkan ini, tetapi saya juga realistis. Ketika saya datang ke sini, saya seperti, Anda akan melihatnya. Kemudian saya mencoba menikmatinya dan bermain sangat baik. . Oke, jadi kita lihat saja apa yang terjadi.”

Corden juga mengomentari penampilan Anthony Ginting di Olimpiade Tokyo 2020. Menurutnya, permainan Anthony cepat dan sulit ditandingi.

“Dia lebih cepat dari saya, jadi saya tidak bisa memainkan permainan saya karena saya suka bermain net dan memaksa mereka untuk mengangkat. Tapi Anthony lebih cepat dari saya,” jelas Kevin Cordon.

Penampilan Corden di Olimpiade Tokyo 2020 memang mengejutkan. Mulai dari peringkat 59 dunia, dia bisa mengalahkan lawan yang sebenarnya jauh di atasnya.

Corden juga percaya bahwa momen ini merupakan tanda kebangkitan olahraga di Guatemala. Ia menyarankan agar para atlet di cabang olahraga lain bersabar dan terus bekerja keras, dan suatu saat mereka akan mewujudkan mimpinya.

“Saya pikir semua olahraga di Guatemala akan tahu bahwa jika Anda berlatih keras dan menunggu dengan sabar, semuanya akan baik-baik saja.”

Berita Terkait