Live Saturday, 25 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Bulu Tangkis

Tim Bulutangkis China Siap Patahkan Harapan Indonesia

Icha July 21, 2021 5 years lalu

Warungsports-Tampilnya tim bulu tangkis China di Olimpiade Tokyo 2020 dinilai menjadi momok bagi Indonesia, karena para pebulu tangkis China memang bertekad menyabet medali dalam kondisi terbaik di ajang bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Seperti yang kita ketahui bersama, tim bulu tangkis Indonesia pada turnamen ini akan mengirimkan 11 atlet untuk mengikutinya.

Diantaranya, nomor ganda putra, putri dan campuran masih menjadi andalan dalam menyumbangkan medali bagi tim bulu tangkis Indonesia.

Namun, untuk mencapai ambisi tersebut, tim bulu tangkis Indonesia harus mengambil langkah. Pasalnya, tim bulu tangkis Indonesia akan menghadapi kendala karena mewaspadai tim China.

Kenapa tidak? Sejak pandemi Covid-19 kembali meningkat di seluruh dunia, banyak pemain China yang belum tampil di beberapa event besar. Terakhir kali tim Tiongkok pamer pemainnya di Turnamen All England 2020.

Oleh karena itu, para pemain di seluruh dunia hanya tahu sedikit tentang perkembangan atlet mereka.

Meski sudah 16 bulan tidak mengikuti pertandingan, Zhang Jun, ketua Asosiasi Bulu Tangkis China, mengatakan ada 14 atlet China yang siap bertanding di Tokyo.

“Di antara lima nomor tersebut, kami memiliki peluang tertinggi untuk meraih medali emas di ganda campuran, tunggal putri, dan ganda putri,” kata Badminton Planet.

“Kali ini akan cukup sulit bagi tunggal putra dan ganda putra,” tambah Zhang.

Meski pemain tunggal putra peringkat enam dunia Chen Long adalah satu-satunya juara bertahan yang bertanding di Tokyo, Zhang yakin atlet Olimpiade berusia 32 tahun itu akan menghadapi tantangan berat.

Pesaing potensial Chen adalah Kento Momota dari Jepang, Victor Axelson dari Denmark, Zhou Tiancheng dari Taiwan, Anthony Sinisuka Ginting dan Li Zijia dari Malaysia.

“Kami berharap Yu Chenlong terus sukses di tunggal putra,” lanjut Zhang.

Di ganda putra, juara dunia 2018 Liu Yuchen/Li Junhui melihat peluang bermain tanpa tekanan di Olimpiade Tokyo 2020.

Liu/Li berada di urutan ketiga. Li Junhui merasa ini adalah hasil yang membanggakan.

“Olimpiade, apapun hasilnya, selama saya bisa berpartisipasi dan berkesempatan tampil di sana, itu sudah merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Li.

“Saya ingin mengatakan bahwa Olimpiade adalah hasil dari kerja keras saya selama bertahun-tahun. Saya, terlepas dari semua kesulitan dan rasa sakit, bersikeras untuk berpartisipasi dalam Olimpiade,” lanjut Li.

Berita Terkait