Live Monday, 31 August 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Moto GP

Marc Marquez Pensiun, Akankah Kompetisi Menjadi Menarik Atau Ditinggal Fans?

Icha May 11, 2021 5 years lalu

Warungsports – Dua pekan ini, Kabar Marc Marquez pensiun dari MotoGP semakin terdengar, Kabar itu muncul ketika Marquez mengungkapkan kapan waktunya ia mundur. Rider dengan julukan The Baby Alien itu menyatakan akan pensiun jika dirinya tak mampu lagi kompetitif.

Ironisnya, di dua balapan awal MotoGP 2021, Marquez gagal tampil kompetitif. Setelah finis pada posisi ketujuh di Portugal, Marc Marquez hanya menyelesaikan balapan pada posisi kesembilan di MotoGP Spanyol.

“Ketika saya tidak lagi dapat berkompetitif pada kejuaraan, bagi saya lebih baik di rumah saja. Karena disini saya bertarung untuk mereka semua.”kata Marc Marquez.

Yang jadi pertanyaan, jika Marquez pensiun apakah kompetisi akan lebih menarik atau malah ditinggal para fans?. Ada dua kemungkinan diatas nama besarnya, berdasarkan jalannya MotoGP 2020.

Ia hampir melewatkan semua pertandingan di MotoGP 2020 karena mengalami kecelakaan pada balapan perdananya. Hal ini menjadi sulit untuk menebak siapa pemenangnya.

Bayangkan saja jika 14 pertandingan ada sembilan pembalap yang mampu memenangkan pertandingan. Sebelum Marquez mengalami insiden hampir semua pertandingan ia juarai.

Oleh karena itu, jalannya balapan MotoGP 2020 membuat pecintanya penasaran. Terkait siapa yang akan memenangkan pertandingan, sehingga di setiap pertandingannya selalu di tunggu tunggu olah para pencinta MotoGP.

Hal ini terasa berbeda di MotoGP 2019 yang dimana kita sudah tahu siapa yang akan memenangkan pertandingan sehingga terasa membosankan. Namun, jika Marquez pensiun bisa saja para fans MotoGP angkat kaki karena tidak ada lagi yang menampilkan aksi-aksi nekat yang di tunggu-tunggu para fans.

Pada saat bersamaan, semua orang membicarakan bocah 16 tahun, Pedro Acosta secara apik ia berhasil memperoleh 95 dari 100 poin.

Saat ditanya tentang pembalap muda, Marc Marquez mengatakan bahwa generasi dalam olahraga adalah sesuatu hal yang normal.

“memang benar banyak talenta talenta muda sekarang datang dari Moto2 dan di masa depan bisa saja datang jauh lebih muda dari Moto2 dan Moto3.”ujarnya

“Diusia 28 tahun saya merasa muda dan termotivasi untuk terus maju dan belajar dari semua orang ini.” lanjutnya.

Berita Terkait