Live Wednesday, 22 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Balapan Motor

Lorenzo mengaku masih beradaptasi karena memang sebelumnya terhambat karena cedera punggungnya

Elsa Gita Sabila November 6, 2019 7 years lalu

WarungsportsLorenzo tak malu-malu mengakui bahwa MotoGP 2019  merupakan musim terberatnya selama berkarier di ajang Grand Prix. Bagaimana tidak? Selain hanya bertarung di papan bawah, ia sulit beradaptasi dengan RC213V, dan juga dirundung berbagai cedera sepanjang musim.

Lorenzo blak-blakan mengaku dirinya kesulitan beradaptasi dengan RC213V dan ditambah lagi dirinya dilanda acedera yang cukup serius, dan harus absen lama demi masa pemulihannya. Lorenzo harus menerima berada di papan bawah karena itu.

 

Retak tulang belakang yang dialami nya setelah kecelakaan di Belanda yakni di sirkuit Assen. Tak main-main lorenzo harus absen di 4 kali balapan berikutnya dan di seri malaysia Lorenzo mulai turun meskipun belum pulih total.

“Pada musim perdana di Honda, saya tak pernah 100% fit. Dimulai dari retak scaphoid, kecelakaan di Qatar, dan cedera di Assen, yakni cedera terberat dalam karier saya,” tutur juara lima kali motogp tersebut

“Saya ingin pemulihan yang lebih cepat. Tapi saya merasakan peningkatan tiap pekan, meski sangat lamban. Beberapa hari lagi saya bisa berlatih lebih keras sebelum Valencia. Setelahnya, saya butuh istirahat, 1-1,5 bulan tanpa balapan, hingga bisa benar-benar pulih musim depan.”

Lorenzo mengaku masih beradaptasi karena memang sebelumnya terhambat karena cedera punggungnya

Berita Terkait