Live Tuesday, 21 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Valentino Rossi Sedih Hadapi Race Terakhirnya
Balapan Motor

Valentino Rossi Sedih Hadapi Race Terakhirnya

Elvina November 8, 2021 5 years lalu

Warungsports – Jelang balapan terakhir di MotoGP 2021 pada akhir pekan mendatang, Valentino Rossi tak memungkiri rasa kesedihannya yang hendak berpisah dengan ajang balap motor kesohor tersebut.

Rossi menuntaskan balapan MotoGP Algarve dengan meraih tiga poin usai berhasil menempati peringkat ke-13. Balapan selanjutnya di MotoGP Valencia 2021 menjadi ajang perpisahan Rossi yang sudah memutuskan bakal pensiun setelah musim balap tahun ini berakhir.

Mendekati hari terakhir ada di MotoGP, Rossi mengaku tak bisa menutupi rasa sedihnya itu.

“Tinggal satu balapan lagi yang tersisa, ini menyedihkan karena setelah itu hidup saya tentunya akan berubah pada tahun depan,” kata Rossi.

“Di sisi lain, tidak masalah karena ini adalah musim yang panjang, juga sangat begitu sulit, levelnya begitu tinggi,” sambungnya dikutip dari Speedweek.

MotoGP Valencia bukan balapan yang cukup ramah bagi Rossi. Pembalap 42 tahun itu baru dua kali menang di Sirkuit Ricardo Tormo, yakni pada 2003.

Dalam balapan terakhir di MotoGP Valencia pada tahun lalu, Rossi menempati peringkat ke-12.

“Valencia adalah trek yang sulit buat saya pribadi, tetapi saya ingin mencoba secara maksimal, mencoba tetap fokus dan mencetak poin juga di sana,” kata Rossi mengenai target di balapan akhir kariernya.

Pada musim ini Rossi sudah mengemas 38 poin dan berada di peringkat ke-20 dalam klasemen pembalap. Catatan terbaik Rossi pada MotoGP 2021 adalah menghuni peringkat kedelapan di MotoGP Austria.

Sedikit profile dari seorang Valentino Rossi :

Valentino Rossi (lahir 16 Februari 1979) adalah seorang pembalap pada kejuaraan Grand Prix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan gelar juara dunia pada empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier.

Ia adalah salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa, dengan tujuh gelar juara dunia pada kelas puncak (500cc/MotoGP) dan dua gelar pada kelas 250cc dan 125cc. Menurut majalah olahraga terbitan Amerika, Sports Ilustrated, Rossi adalah salah satu olahragawan bergaji terbesar di dunia, ia diperkirakan digaji $34 juta pada tahun 2007.

Putra dari mantan pembalap GP 250 cc, Graziano Rossi, dan Stefania Palma ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya.

Total pembalap eksentrik ini membukukan 9 gelar juara dunia, sekali pada kelas 125cc pada tahun 1997, sekali pada kelas 250cc (1999), dan tujuh kali juara dunia pada kelas puncak 500cc/MotoGP (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009).

Setelah ayahnya, Graziano Rossi, Rossi memulai balapan pada Grand Prix pada tahun 1996 untuk Aprilia pada kelas 125 cc dan memenangkan kejuaraan dunia pertamanya tahun berikutnya.

Dari sana, ia pindah ke kelas 250cc di tim Aprilia dan memenangkan Kejuaraan Dunia 250cc pada tahun 1999.

Ia memenangkan Kejuaraan Dunia 500cc bersama Honda pada tahun 2001, Kejuaraan Dunia MotoGP (juga bersama Honda) pada tahun 2002 dan 2003, dan melanjutkan kemenangan beruntunnya dengan memenangkan kejuaraan dunia 2004 dan 2005, setelah meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha, sebelum merebut kembali gelar pada 2008 dan mempertahankannya pada tahun 2009 dan 2010, ia kemudian pindah ke tim Ducati pada tahun 2011 setelah terjadi ketegangan dengan rekan setimnya. Namun, saat di Ducati ia sedikit mengalami kemunduran dalam hal performa dalam lintasan yang memaksanya kembali ke Yamaha pada tahun 2013 sampai sekarang.

Berita Terkait