Live Thursday, 16 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Sepakbola Dunia

Tiga Pertandingan Menentukan Nasib Solskjer

Elvina October 26, 2021 5 years lalu

Warungsports – Pelatih Ole Gunnar Solskjaer diklaim punya tiga pertandingan untuk menentukan nasibnya. Apabila gagal juga, Solskjaer dipersilakan angkat kaki dari skuad Manchester United.

Masa depan Solskjaer lagi dispekulasikan mengikuti performa buruk Manchesater United awal tahun ini. Kekalahan tak wajar 0-5 dari rival berat Liverpool di Old Trafford seperti kian memuluskan Solskjaer agar menuju pintu keluar dari skuad.

Kemudian, wajar saja mengingat Solskjaer sudah diberikan peringatan kelas satu di tahun panas lalu saat skuad mendatangkan Jadon Sancho, Cristiano Ronaldo, dan Raphael Varane.

Sementara itu, berbagai nama top mulai bermunculan agar menggantikan Solskjaer. Sejauh ini Antonio Conte jadi kandidat paling terkuat.

Solskjaer sejauh ini memang belum menyerah dan masih yakin bertahan di kursi manajer. Manajemen skuad di satu sisi juga masih bingung antara mau memecatnya atau memberikan waktu lagi.

Kemudian, menurut mantan kiper Manchester United di era 90-an, Mark Bosnich , waktu Solskjaer sekarang sempit bagi menyelamatkan kursinya. Saat ini dia cuma punya tiga pertandingan agar membuktikan diri bahwa dia masih yang terbaik bagi manajer Setan Merah.

Setelah itu, Manchester United akan bertemu dengan Tottenham Hotspur 30 Oktober, Atalanta 3 November, dan Manchester City 6 November. Akan tetapi, jika MU makin gagal, maka Ole Gunnar Solskjaer siap-siap angkat kaki.

“Ini adalah bencana. tidak ada kata-kata lain yang cocok. Tidak diragukan lagi bahwa ini adalah hari kelabu. Dia memang mantan rekan setim dan saya ingin dia tampil bagus, tapi saya rasa dia tidak bisa bilang lagi bahwa dia sosok yang tepat bagi skuad ini,” kata Bosnich.

“Apabila performa buruk ini terus berlanjut, maka petinggi klub tidak punya pilihan lagi kita tidak tahu apakah Manchester United sudah menghubungi pelatih lain untuk mengisi posisi tersebut,” sambung pria yang memperkuat MU sedari 1999 hingga 2001 itu.

“Dan Ada tidak pertandingan sulit menunggu mereka – laga tandang ke Tottenham, Atalanta, dan Manchester City sebelum jeda internasional.”

“sementara itu, mereka kalah di tiga laga itu, yang mana itu mungkin saja terjadi, maka saya rasa tidak ada pilihan lain (selain memecat Ole),” tutur kiper dari Australia itu.

Berita Terkait