Connect with us

SEA Games

Tiara Prastika Andini Amankan Medali Emas MTB di Sea Games

Published

on

Warungsports – Tekad Tiara Prastika Andini meraih emas di SEA Games 2021 terbilang sukses. Ia menjadi orang tercepat di ajang downhill MTB. Tiara berhasil menunjukkan dominasi Indonesia dengan catatan waktu 3 menit 31,531 detik di Gelanggang Senam dan Olahraga Huapin, Minggu (15 Mei 2022). Dia mengungguli Vipavee Deekaballes dari Thailand (3:42.337) dan Naomi Gardoce Mapanao dari Filipina (3:44.772).

Bagi Tiara, hasil tersebut melebihi keinginannya untuk menjadi nomor satu di edisi sebelumnya. Tiara harus menerima perak setelah tertinggal dari Filipina Lea Denise Belgira.

“Awalnya sedikit gerimis, sedikit slip, tapi untungnya saya bisa mengendalikannya. Treknya sendiri adalah trek yang sempit, tapi saya bisa melewatinya dan akhirnya keluar secepat saya. bisa.”

Sementara itu, pebalap downhill MTB putra Andy Prayuga juga pulang dengan membawa medali. Dia finis kedua dengan catatan waktu 3 menit 9,356 detik. Dia membuntuti Methasit Boonsane dari Thailand, yang selesai urutan 3 pada menit 6 detik 2700.

Medali perak Andy juga meningkat dari balapan Manila 2019. Pada saat itu, dia harus bangga dengan finis ketiganya. Sementara wakil Indonesia lainnya, Popo Ario Sejati, menempati posisi keempat dengan waktu 3 menit 15,810 detik.

Raja Sapta Oktohari, Presiden Komite Olimpiade Indonesia (KOI), mengatakan: “Saya mengucapkan selamat kepada PB ISSI atas prestasi para atlet kebanggaan Indonesia yang telah terbukti prestasinya mengalami peningkatan.”

Selain itu, mantan Ketua PB Persatuan Olahraga Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) mengatakan, prestasi bersepeda tidak lepas dari komitmen Ketua PB ISSI Listyo Sigit Prabowo untuk menyediakan pelatih.


“Tiara kini menjadi icon baru bagi tim downhill putri, dan kami berharap dapat melihat lebih banyak lagi atlet Indonesia yang bisa membawa Merah Putih ke pentas dunia,” ujar Octo.

Pada kesempatan yang sama, Brigjen Suyudi Ario Seto, Wakil Ketua PB ISSI, juga menyaksikan penampilan Tiara Prastika Andini dan menyampaikan apresiasinya atas usaha dan prestasi para atlet Indonesia.

“Tentu saya sangat bangga dan berterima kasih atas nama Presiden PB ISSI (Kapolri Listyo Sigit Prabowo). Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh tim dan atlet yang telah menyumbangkan medali emas dan perak. Semoga prestasi ini dapat menghidupkan kembali dunia balap sepeda di Indonesia, khusus untuk downhill,” ujarnya dalam rilis PB ISSI.

Advertisement Smiley face
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEA Games

Indonesia Menggeser Filipina dan Singapura Menempati Urutan Tiga Klasemen Sea Games 2021

Published

on

By

Warungsports – Tim Indonesia berhasil meningkatkan peringkatnya di tabel perolehan medali Vietnam Southeast Asian Games 2021. Kini, bass merah putih berada di posisi ketiga, menggantikan Filipina dan Singapura.Indonesia menyusul Thailand (kedua) dan Vietnam (pertama). Namun, Indonesia kini mengungguli Singapura dengan perolehan 147 medali, terdiri dari 46 emas, 44 perak, dan 57 perunggu. Hingga pukul 13:30 WIB Kamis 19 Mei 2022, Indonesia berhasil menambah 3 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.

Medali emas lainnya dianugerahkan oleh Odekta Naibaho Elvina, yang menyelesaikan nomor lari tercepat di nomor lari maraton putri di Stadion Nasional Hanoi di Stadion Nasional My Dinh, Vietnam.

Pelari maraton juga menyumbangkan medali perak melalui Agus Prayogo. Pada saat yang sama, Hendro Yap juga meraih medali perak di nomor jalan cepat.

Medali emas berikutnya disumbangkan oleh Medina Varda Olía dan Umi Fisabilila dari Olahraga Catur Tim Catur Cepat Putri. Sedangkan tim catur cepat putra menyumbangkan perunggu yang diraih Novendra Priasmoro dan Yoseph Theolifus Taher.

Panahan memenangkan medali emas lagi. Di hari terakhir, mereka mampu menambah emas untuk tim komposit putra yang dipimpin Prima Wardhana W, Deki Hastian A, Hendika Putra Pratama.

Selain itu, Muhammad Iqbal Raia P juga meraih medali perunggu di nomor pistol udara 10m putra. Deny Pratama, Muhammad Iqbal R P dan Wira Sukmana meraih perak di nomor pistol udara 10m putra.

Untuk perolehan medali emas yang terbaru untuk Indonesia datangnya dari cabang olah raga (Cabor) angkat besi nomer 61Kg Putra. Pahlawan Indonesia yang memperolehnya adalah Eko Yuli Irawan.

Laga angkat besi itu berlangsung di Hanou Sports Training and Competition Center, jumat (20/5/2022), Eko berhasil memperoleh total Angkatan 290kg. Hal itu sudah mengangkat Eko untuk menyabet medali emas ke-46 untuk tim Indonesia di Sea Games 2021.

Termasuk medali tersebut, Indonesia telah meraih total 39 emas, 55 perak, dan 52 perunggu.

Pasukan Merah putih menempatkan Filipina di posisi keempat dan Singapura di posisi kelima.

Sementara Vietnam masih berada di puncak dengan 126 emas, 76 perak, dan 74 perunggu. Thailand berada di posisi kedua dengan 55 emas, 59 perak dan 81 perunggu.

Continue Reading

SEA Games

Gregoria Tunjung Menang Dengan Terpincang Pincang Untuk Lolos ke 8 Besar

Published

on

By

Warungsports – Gregoria Mariska Tunjung bermain untuk wakil Vietnam Vu Thi Trang di babak 16 besar tunggal putri di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2021 pada Kamis (19 November). Gregoria tertatih-tatih di menit terakhir saat memainkan permainan rubber. Pada pertandingan di Stadion Bac Giang di Vietnam, Gregoria mendapat comeback.

Gregoria berhasil membungkam wakil tuan rumah lewat tiga game 17-21, 21-5, dan 21-14. Akibat hasil ini, Gregoria berhak melaju ke perempat final.

Game ke 1 Gregoria Tunjung vs Vu Thi Trang

Vu Thi Trang mengambil poin pertama. Selanjutnya, Gregoria mencetak tiga poin berturut-turut untuk membuat skor menjadi 3-1. Sayangnya, setelah itu, Gregoria melakukan beberapa kesalahan yang membuat Vu Thi Trang memimpin 6-4.

Kemudian, giliran Vu Thi Trang yang melakukan kesalahan. Salah satu tembakannya membuat Gregoria kembali memimpin menjadi 8-7. Gregoria kemudian berhasil melepaskan tembakan untuk menutup jeda 11-8.

Setelah turun minum, Gregory memperpanjang skor menjadi 14-10. Sayangnya, Gregory sering melakukan kesalahan setelah itu. Tidak Terelakkan, Vu Thi Trang berbalik unggul menjadi 15-14.

Vu Thi Trang semakin percaya diri. Gregoria gagal mengembalikan smash kuatnya dan Vu Thi Trang mengubah skor menjadi 18-15. Pada akhirnya, kegagalan Gregoria untuk membobol gawang membuat Vu Thi Trang merebut game pertama 21-17.

Game ke 2 Gregoria Tunjung vs Vu Thi Trang

Di awal game kedua, Vu Thi Trang terus menang 4-2. Kemudian Gregorius bangkit. Dengan smash keras, Vu Thi Trang gagal membalas dengan baik dan Gregoria memimpin 6-5. Sekali lagi, smash Gregoria mengalahkan Vu Thi Trang, yang membuat skor menjadi 9-5. Kemudian, tembakan brilian dari Gregoria memberinya keunggulan 11-5 saat turun minum.

Setelah jeda, Gregoria menjadi semakin tak terbendung, mencetak 10 poin berturut-turut untuk memberi Gregoria set kedua 21-5.

Game ke 3 Gregoria Tunjung vs Vu Thi Trang

Dengan keunggulan 2-0, Gregoria turun ke inning kedua yang solid. Selanjutnya, Gregoria membuat skor menjadi 7-2 setelah tendangan Vu Thi Trang melebar. Saat turun minum, Gregoria memimpin 11-4.

Setelah istirahat, Vu Thi Trang mencoba melawan. Upaya itu membuahkan hasil karena mampu memangkas defisit menjadi 8-11. Segera setelah itu, Gregoria membuat beberapa kesalahan lagi dan skor menjadi 11-12, Gregoria menang.

Setelah itu, giliran Vu Thi Trang yang melakukan beberapa kesalahan. Alhasil, Gregoria melawan balik dengan skor 15-11. Pertandingan dihentikan saat kedudukan 15-12 karena masalah pada kaki kanan Gregoria. Ia kemudian dirawat oleh tim medis sebelum pertandingan akhirnya dilanjutkan kembali.

Saat pertandingan dilanjutkan, Gregoria mampu mempertahankan ritmenya, unggul 17-13. Pada akhirnya, Gregoria menutup game ketiga 21-14 setelah tembakan Vu Thi Trang meleset.

Continue Reading

SEA Games

Dilaga penentu besok Indonesia optimis bisa menunjukkan penampilan terbaiknya melawan Vietnam

Published

on

WarungSports – Pada laga final SEA Games 2019 besok, Timnas U23 Indonesia akan berhadapan dengan Timnas u23 Vietnam yang berlangsung di Philipine tepatnya di Stadion Rizal Memorial, Manila.

Vietnam lolos ke partai final setelah mempermalukan Kamboja dengan skor tanpa balas 4-0. Sementara Timnas Indonesia melaju ke Final setelah berhasil mengalahkan Myanmar dengan hasil 4-2 disemifinal kemarin. Laga yang dihelat besok diprediksi akan berjalan ketat, kedua timnas bakal menunjukkan performa terbaiknya.

Sebelumnya Indonesia dan Vietnam sudah bertemu sebanyak 12 kali setidaknya. 12 kali tersebut terhitung dari SEA Games 1991. Rekor yang ada keduanya terlihat imbang yakni indonesia pernah menang 5 kali dan pernah kalah 5 kali pula dari vietnam. Jadi kedua nya sangat berpeluang sama untuk meraih Juara di SEA Games kali ini.

Terakhir Indonesia dan Vietnam bertemu di awal desember lalu dan Indonesia kalah tipis yakni 2-1 saat berlaga di Stadion Rizal Memorial. Mungkin dengan kekalahan tersebut, Indonesia harus banyak evaluasi untuk bisa menang dilaga penting besok.

Dilaga penentu besok Indonesia optimis bisa menunjukkan penampilan terbaiknya melawan Vietnam

Continue Reading

SEA Games

Gagal evaluasi dari kekalahan sebelumnya indonesia kalah lagi saat berhadapan dengan Vietnam di Final SEA Games

Published

on

WarungSportsTimnas Vietnam unggul 3-0 dari tim Garuda Muda Indonesia di final SEA Games 2019 yang berlangsung tadi sekitar jam 7. Tiga gol Vietnam pada laga tersebut ditorehkan oleh Doan Van Hau lewat sundulan dimenit ke-39 dan dimenit ke-59, dan gol ketiganya dicetak oleh Do Hung Dung dimenit ke-73.

Akhirnya timnas U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam tersebut. Padahal pertandingan dibabak pertama awalnya berlangsung sengit sebelum gol pertama yang dicetak oleh Vietnam. Setelah gol tersebut dibabak keduanya indonesia terlihat seperti kehilangan ritme permainan seperti biasanya.

Dengan begitu Vietnam menjadi juara di SEA Games kali ini, sementara indonesia menjadi Runner up. Hal tersebut sudah merupakan hasil yang terbaik yang ditorehkan oleh anak bangsa. Timnas U-23 sudah memberikan penampilan terbaiknya meskipun pada akhirnya harus kalah telak dipertandingan tersebut.

Diharapkan Indonesia bisa banyak mengevaluasi pertandingan tadi dan bisa lebih baik di kedepannya, padahal seharusnya indonesia bisa lebih cepat mengevaluasi karena sebelumnya indonesia pada tanggal 1 desember juga sempat bertemu dan dipertandingan itu indonesia kalah tipis yakni 2-1.

Gagal evaluasi dari kekalahan sebelumnya indonesia kalah lagi saat berhadapan dengan Vietnam di Final SEA Games

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 by WarungsSports