
Warungsports – Pembalap Repsol Honda Marc Marquez akan menjalani operasi bahu lagi. Pabrikan asal Jepang itu sudah lama merencanakan operasi pada Baby Alien.
Marc Marquez mengalami masalah bahu sejak 2019. Hal itu ia alami dalam uji coba pramusim di Jerez.
Pembedahan telah dilakukan untuk menyembuhkan luka tersebut, namun hasilnya masih belum maksimal. Pembalap berusia 29 tahun itu belum bisa mencapai kebugaran 100 persen.
Marc Marquez absen di seluruh MotoGP 2020 setelah mengalami kecelakaan di MotoGP 2020 di Spanyol. Marc Marquez baru saja kembali ke seri MotoGP Portigal 2021 setelah lebih dari satu musim pulih dari cedera bahu.
Juara dunia enam kali MotoGP itu menjalani operasi untuk memulihkan lengannya sepenuhnya.
Operasi yang akan dilakukan di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, akan menentukan karir Marquez di MotoGP.
Pembalap Spanyol itu mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa operasi itu akan menjadi kesempatan terakhirnya untuk meningkatkan performa berkendaranya pada motor RC213V.
Performa Marquez kala itu tak pernah mencapai puncaknya akibat cedera bahu. Dia juga diharuskan menjalani operasi dan tidak bisa berkompetisi di MotoGP hingga sisa musim ini.
Manajer Honda, Alberto Puig, membenarkan bahwa timnya telah berkonsultasi panjang lebar dengan dokter tentang apa yang ingin mereka lakukan agar Marc Márquez bisa 100 persen sehat.
“Ya. Kami telah menganalisis kemungkinan prosedur lain beberapa waktu lalu dan akhir pekan ini kami akhirnya mendapat persetujuan dokter,” kata Puig GP One.
“Pada hari Jumat, kami tahu itu mungkin untuk dilakukan, dan kami mengikuti saran itu dan meminta Marc Márquez untuk menghentikan permainan dan pergi ke Amerika Serikat untuk mencoba dan akhirnya memperbaiki masalah,” tambahnya.
Pembalap penguji Honda Stefan Bradl disebut-sebut akan menggantikan Marc Marquez. Dia menjadi pilihan paling realistis bagi Honda.
“Kami akan menggantinya dengan pembalap penguji kami Stefan Bradl karena itu satu-satunya kemungkinan kami. Untuk menguasai arena MotoGP diperlukan seseorang yang berpengalaman. Karena MotoGP adalah balapan yang sangat rumit.” kata Puig lagi.



