
Warungsports – Perbasi DKI Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta berkolaborasi dalam turnamen Piala Gubernur 2022.
Acara tersebut merupakan inisiatif dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencari bibit-bibit muda terbaik di bidang basket.
Piala Gubernur 2022 akan dimainkan oleh klub-klub pilihan DKI Jakarta, yang terbagi dalam dua lokasi kompetisi, perbatasan utara dan selatan.
Kategori yang diadakan adalah putra dan putri usia 15-17 tahun serta putra dan putri usia 18-20 tahun.
Piala Gubernur 2022 akan digelar setiap akhir pekan di berbagai venue di DKI Jakarta seperti Stadion Bulungan, Jakarta Selatan, dan Pusat Pemuda Jakarta Utara (GRJU). Kompetisi ini berlangsung dari 31 Maret hingga 26 Juni.
“Saya berharap turnamen ini akan menciptakan suasana yang sehat. Para pemain seperti benih yang baik. Untuk dapat tumbuh, Anda membutuhkan taman yang sempurna, iklim yang sehat.
“Jadi kita sudah siapkan iklim yang baik dan sehat agar benih-benih itu bisa terus tumbuh. Dengan klub yang Anda bela, itu alat bagi Anda untuk berkembang. Mari kita fasilitasi,” tambah Anies.
Piala Gubernur 2022 juga menjadi salah satu visi dan misi Ketua Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim. Melalui kerjasama pemerintah daerah, Dispora dan seluruh pemangku kepentingan pecinta bola basket di ibu kota, diharapkan turnamen ini benar-benar menanam benih-benih yang diharapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Menjadi tuan rumah kompetisi bukan hanya mencari pemenang. Mengembangkan bakat-bakat baru untuk kejuaraan nasional atau PON ke depan agar bisa meraih hasil terbaik dan memastikan medali emas putra dan putri di DKI Jakarta,” kata Lexy.
Piala Gubernur 2022 lebih dari sekadar permainan. Perbasi DKI Jakarta berharap turnamen ini menjadi barometer modernisasi bola basket di ibu kota.
“Statistik pemain lengkap, wasit profesional dan akuntabilitas moral yang baik. Cantumkan poin di mana pemain mencetak gol,” kata Lexie.
Piala Gubernur 2022 juga tidak melupakan aspek kesehatan. Protokol kebersihan yang ketat akan tetap berlaku untuk Piala Gubernur 2022.
Setiap peserta dan perlengkapan pertandingan akan diperiksa secara ketat sebelum memasuki arena. “Setiap pemain, ofisial, dan perlengkapan pertandingan harus memiliki antigen swab sebelum memasuki lapangan. Pemain di masing-masing klub juga harus menyelesaikan dua dosis vaksinasi. Kami tidak akan mengendurkan protokol kesehatan kami karena keselamatan bersama adalah yang utama,” ujar Ketua Komite Piala Gubernur 2022 Marcel G Oehmke.
Bagaimana meminimalisir risiko penularan Covid-19 di Piala Gubernur 2022 juga terserah Panitia Pelaksana.
Selama setiap jadwal pertandingan, klub yang berpartisipasi diangkut ke lapangan untuk mengurangi mobilisasi.
“Yang kami jadikan focus utama agar sebisa mungkin seluruh peserta Piala Gubernur 2022 terlindungi aman dan selalu sehat dalam rentang event berlangsung,” ujar Marcel.


