
Warungsports – Mengharapkan Manchester City buat mengalahkan RB Leipzig 5- 0 merupakan” bukan realitas”, kata Pep Guardiola sehabis timnya ditahan imbang 1- 1 di Jerman. Sisi Premier League unggul lewat Riyad Mahrez namun kenaikan kinerja dari tuan rumah sehabis rehat dihargai kala Josko Gvardiol membandingkan peran. Guardiola menegaskan ia bahagia dengan penampilan penuh timnya.
Pep Guardiola menegaskan ia bahagia dengan kinerja Manchester City dalam hasil imbang 1- 1 Liga Champions melawan RB Leipzig serta mengancam ekspektasi yang tidak realistis kalau timnya hendak mengklaim kemenangan gampang.
Juara Liga Premier unggul lewat Riyad Mahrez di babak awal, namun disamakan kembali oleh sundulan Josko Gvardiol dikala tuan rumah membaik sehabis rehat.
Kedua belah pihak hendak berhadapan buat memperebutkan satu tempat di perempat final pada leg kedua di Manchester pada 14 Maret, serta Guardiola mempertahankan penampilan timnya sepanjang 90 menit di Jerman.
“ Aku bahagia buat totalitas pertandingan, bukan cuma babak awal,” kata manajer City kepada BT Sport.
” Apa yang kalian harapkan? Kalau kita memainkan game persahabatan di mari? Berapa banyak pertandingan yang Kamu amati dari Leipzig? Kamu mengharapkan kami tiba ke mari serta menang 5- 0?
“ Itu bukan realitas. Ini merupakan kompetisi yang di fase tim banyak regu berarti yang tersingkir. Itu susah.
“ Kami merupakan regu yang bagus serta kami melaksanakan banyak perihal bagus. Kami terus melaksanakan ini. Orang- orang mengharapkan kami tiba ke mari serta menang 4- 0, aku memohon maaf kami tidak bisa melaksanakan ini.”
Ditanya tentang apa yang berganti di babak awal buat mengganti momentum pertandingan, Guardiola berkata:” Mereka membuat langkah maju serta memencet lebih besar serta kami mempunyai lebih banyak permasalahan buat membangun serbuan.
“ Sehabis berhasil kami kebobolan, kami bangkit serta bermain bagus di 15- 20 menit terakhir. Kami mempunyai kesempatan bagus di kedua babak serta hasil yang bagus, serta kami hendak memutuskannya di Manchester.”
Guardiola menahan godaan buat melaksanakan pergantian pemain di segala pertandingan, walaupun mempunyai 5 pergantian pemain.
Ia merupakan manajer awal yang tidak membuat pergantian sepanjang pertandingan sistem gugur Liga Champions semenjak Barcelona menang 2- 0 di leg awal babak 16 besar atas Arsenal pada Februari 2016.
” Aku memandang regu bagus, paling utama di lini tengah,” jelas Guardiola.
“ Aku memikirkan tentang Phil[Foden]. Pada kesimpulannya, aku memutuskan buat melanjutkan apa yang aku miliki, paling utama 4 bek. Bernardo[Silva] membagikan banyak kontrol di lini tengah.”
City saat ini bermain imbang dalam 2 pertandingan terakhir mereka 1- 1, sehabis memperoleh skor yang sama melawan Nottingham Forest akhir minggu kemudian.
Mereka kembali ke tugas Liga Premier pada hari Sabtu, dikala bertandang ke Bournemouth.



