
Warungsports – Baru-baru ini penggemar balapan Formula One dihebohkan dengan diresmikan format balapan baru yang diuji coba pada musim 2021. Direktur Manajer F1, Ross Brawn menyatakan bahwa semua keputusan itu belum final, Ada kemungkinan format Sprint Qualifying itu dibatalkan.
Anggapan Brawn format baru itu dapat meningkatkan daya tarik dari blapan F1 itu sendiri, FIA pada Senin 26 April 2021 telah mengizinkan F1 untuk uji coba format Sprint Qualifying di tiga balapan musim ini.
Jadi, Pihak penyelenggaara mau balapan pendek itu menjadi penentu grid untuk race yang sesunggunya.
Balapan yang berjarak 100 kilometer itu akan menggantikan sesi kualifikasi yang biasanya menjadi penentu posisi start.
Sprint Qualifying ini tanpa ada pit stop dan selebrasi menang meski tiga tercepat finish bakal mendapat poin. Dengan format baru, akan ada dua sesi latihan bebas, Sesi pertama pada hari Jumat dan sesi kedua pada hari Sabtu.
Harapan F1 dengan format baru ini bisa meningkatkan kualitas dari ajang balapan mereka. Dan pastinya banyak pihak yang tidak setuju dengan adanya perubhan yang terjadi dipekan ini.
Mendengar ada yang kontra, Brawn langsung klarifikasi tentang ini, ia menegaskan bahwa perubahan format yang baru ini belum final dan ada kemungkinan bisa dibatalkan. maka dari itu mereka hanya melakukan uji coba di tiga balapan saja.
Brawn pastikan pihak dari penyelnggara untuk melihat dan menilai seberapa efektifnya format balapan baru saat diuji. setelah itu barulah hasil keputusan dapat diambil.
Setiap orang memiliki pendapat yang berbeda. Kami harus menemuka keseimbangan itu. Ini juga tentang menemukan solusi ekonomi dan logistik.
Pembalap berpikirn terbuka, Itu tentu yang kami minta. Sehingga kaami dapat mengevaluasi format baru dan selanjutnya apakah di masa depan akan menjadi fitur tetap atau tidak. jika tidak berhasil, Kami angkat tangan dan berpikir ulang.



