
Warungsports – Marc Marquez dan Valentino Rossi dikenal dengan persaingan sengitnya di MotoGP, yang membuat hubungan mereka sering kandas. Meski dengan kondisi tersebut, saat pesaingnya pensiun dari MotoGP, Marquez tetap tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Valentino Rossi.
Seperti yang kita ketahui bersama, Valentino Rossi resmi pensiun dari pebalap MotoGP pada 14 November 2021. Kehadiran Rossi di olahraga ini jauh lebih berarti ketimbang kompetisi yang diciptakan oleh Mark Marquez.
Kita tentu ingat puncak dari dua pebalap ini, yaitu pada GP Malaysia 2015, saat Rossi dan Marquez terlibat dalam sebuah peristiwa yang berujung pada “Perang Dingin” yang sedang berlangsung.
Selain itu, sejak keikutsertaan pertamanya di kategori MotoGP pada 2013, Marquez menjadi kendala bagi Rossi untuk mengikuti rangkaian gelar juara dunianya. Rossi pun harus puas hanya meraih 7 gelar juara di liga papan atas, hingga akhirnya memilih pensiun.
Meski demikian, Marquez selalu menghormati Rossi yang membuat olahraga MotoGP lebih unik. Menurutnya, momen yang dibuat Rossi adalah sesuatu yang tidak bisa diulangi oleh siapa pun.
“Dia menang banyak dan berbuat banyak untuk motor. Tapi yang terpenting, dia suka olahraga itu karena banyak penggemarnya,” kutip Max di laman paddock gp, Rabu (29 Desember 2021).
“Ini adalah sesuatu yang tidak bisa diulang. MotoGP harus berterima kasih padanya,” kata pebalap Spanyol yang banyak berduel sulit dengan Rossi.
Sejauh ini, Marquez tak menampik hubungannya yang kurang baik dengan sang dokter. Meski demikian, ia selalu percaya bahwa Rossi adalah bagian penting dari sejarah MotoGP.
“Hubungan kami tidak terlalu baik, tapi saya tahu pentingnya dia untuk olahraga ini,” jelas Marquez.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kami belum menjadi pesaing langsung, dan perubahan dalam hubungan kami tidak ditentukan oleh saya. Tapi ini yang tidak saya pedulikan.”
MotoGP 2022 tentu belum dihias di lintasan oleh The Doctor. Meski begitu, Marquez yakin dukungan di tribun penonton akan terus memberikan dukungan bagi sang legenda.



