Warungsports – Jorge Lorenzo, Pebalap Repsol Honda, mengaku dapat memaklumi kemarahan Marc Marquez yang merupakan teman satu timnya, soal senggolan yang mereka alami di sesi FP2 di Sirkuit Phillip Island MotoGP Australia dua hari lalu.
Kedua pembalap Honda tersebut bersenggolan, hingga sayap pada fairing RC213V milik Lorenzo patah. Sebelum memasukin garasi Marquez sempat marah kepada pembalap honda bernomer 99 tersebut karena marquez merasa Lorenzo ceroboh ditikungan tersebut yang bisa membahayakan dirinya dan Marquez sendiri.

“Saya rasa senggolan itu bisa dihindari kedua belah pihak. Saya bisa menoleh ke belakang dan membiarkannya menyalip. Tapi ia datang pada momen terakhir dan saya tak mengiranya. Saya sudah coba melaju sedalam mungkin di tikungan itu, dan saya tak bisa lebih dari itu untuk menghindar,” ujarnya
“Saya dapat memahami pikiran Marc, bahkan saya yakin ia tak bermaksud menyenggol saya. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah, jika ia meninggalkan jarak beberapa inci, ia hanya akan kehilangan sedikit waktu. Toh Marc tetap mencatatkan waktu tercepat keenam.” tutur Lorenzo menjelaskan


