Live Thursday, 16 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Uncategorized

Komentar Vinicius Mengenai Rasisme Di La Liga

Elvina May 23, 2023 3 years lalu
Vinicius Junior

Warungsports – “ Kejuaraan yang sempat jadi kepunyaan Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano serta Messi saat ini jadi kepunyaan rasis,” tulis Vinicius Junior dalam artikel di media sosial. Vinicius dikeluarkan dari lapangan dikala Real Madrid kalah 1- 0 dari Valencia di La Liga pada hari Pekan sehabis kembali jadi sasaran pelecehan rasis di tribun. Ia kesekian kali jadi sasaran pelecehan rasis selama masa.

Vinicius Junior mengklaim” rasisme merupakan wajar di La Liga” serta berkata liga” kepunyaan rasis” sehabis hadapi pelecehan rasis sekali lagi.

Pemain Brasil itu pula mengancam presiden La Liga Javier Tebas sehabis ia berkata kepada Vinicius buat” mencari data dengan benar”.

Vinicius dikeluarkan dari lapangan dikala Real Madrid kalah 1- 0 di Valencia pada hari Pekan sehabis jadi sasaran nyanyian rasis dari tribun.

Lebih dahulu, pertandingan dihentikan sepanjang 10 menit di babak kedua sebab Vinicius yang marah menampilkan paling tidak satu pemirsa yang ia rasa sudah melecehkannya secara rasis kepada wasit.

Ia dipecat di masa injury time sebab melaksanakan kekerasan menyusul huru- hara besar serta pertengkaran dengan striker Valencia Hugo Duro.

“ Itu bukan yang awal, ataupun yang kedua, ataupun yang ketiga. Rasisme wajar di La Liga,” tulis Vinicius di media sosial.

“ Kompetisi berpikir itu wajar, Federasi[Sepak Bola Spanyol] pula melaksanakannya serta lawan mendorongnya. Aku memohon maaf.

“ Kejuaraan yang tadinya kepunyaan Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano, serta Messi saat ini jadi kepunyaan rasis.

“ Bangsa yang indah, yang menyongsong aku serta yang aku cintai, namun sepakat buat mengekspor citra negeri rasis ke dunia. Aku memohon maaf buat orang Spanyol yang tidak sepakat, namun hari ini, di Brasil, Spanyol diketahui selaku negeri rasis.

“ Sayangnya, buat seluruh yang terjalin tiap pekan, aku tidak mempunyai pembelaan. Aku sepakat. Tetapi aku kokoh serta aku hendak melawan rasis hingga akhir. Meski jauh dari mari.”

VINICIUS Menjawab PRESIDEN LA LIGA

Walaupun Vinicius kesekian kali jadi sasaran pelecehan rasis masa ini, presiden La Liga Javier Tebas memilah buat memanggil pemain Real Madrid daripada mempermalukan rasisme di tribun.

” Sebab mereka yang wajib menarangkan kepada Kamu apa yang dapat serta tidak dapat dicoba La Liga dalam permasalahan rasisme, kami sudah berupaya menjelaskannya kepada Kamu, namun Kamu belum timbul buat salah satu dari 2 bertepatan pada yang disepakati yang Kamu memohon sendiri,” tulis Tebas menjawab artikel Vinicius.

“ Saat sebelum mengkritik serta menghina La Liga, Kamu butuh menginformasikan diri Kamu dengan benar Vini Jr. Jangan perkenankan diri Kamu dimanipulasi serta yakinkan Kamu seluruhnya menguasai kompetensi satu sama lain serta pekerjaan yang sudah kami jalani bersama.”

Tetapi, Vinicius menepis pendapat Tebas tersebut.

“ Sekali lagi, alih- alih mengkritik rasis, presiden La Liga timbul di media sosial buat melanda aku,” jawabnya di Twitter.

“ Sebanyak Kamu berdialog serta pura- pura tidak membaca, citra juara Kamu terguncang. Amati asumsi atas kiriman Kamu serta miliki kejutan.

“ Melenyapkan dirimu cuma membuat kamu setara dengan rasis. Aku bukan sahabat Kamu buat berdialog tentang rasisme. Aku mau aksi serta hukuman. Hashtag tidak menggerakkan aku.

Dalam suatu statment, La Liga berkata sudah” proaktif dalam mengalami seluruh insiden rasis terhadap pemain CF Real Madrid Vinicius Jr” serta hendak” mengambil aksi hukum yang cocok” sehabis penyelidikan bila mengenali rasisme.

ADA YANG SALAH DENGAN LIGA INI- REAL BOSS ANCELOTTI

Bos Real Carlo Ancelotti berkata ia tidak tertarik mangulas kekalahan di Mestalla, serta kala ditanya apa yang mau ia bicarakan, ia mengatakan:“ Tentang apa yang terjalin di mari. Aku pikir itu lebih berarti. Lebih berarti daripada kekalahan, bukan?

“ Aku tenang, namun apa yang terjalin hari ini sepatutnya tidak terjalin. Buat stadion meneriakkan” monyet” pada pemain serta buat pelatih berpikir buat mengeluarkannya sebab itu… Terdapat yang salah dengan liga ini.

Ditanya tentang pola pikir Vinicius, Ancelotti meningkatkan:“ Ia tidak mau terus bermain. Aku berkata kepadanya kalau bagi aku itu tidak adil, itu bukan salahnya, ia tidak dapat disalahkan. Ia terus bermain, serta ia pula menemukan kartu merah yang tidak masuk ide. Yang berkata, kita memiliki permasalahan.

“ Untuk aku, Vinícius merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Episode rasisme ini tidak bisa terjalin, itu terjalin di segala stadion, bukan cuma satu orang, semacam pada peluang lain. Itu wajib dihentikan, serta aku hendak berkata perihal yang sama bila kami menang 3- 0.”

Mangulas wasit, Ancelotti mengatakan:“ Aku berkata kepadanya kalau ia wajib menghentikan pertandingan. Ia berkata kepada aku kalau protokol berkata kalau Kamu wajib melaporkannya, namun ia sudah dihina semenjak menit awal.

“ Hentikan pertandingan. Untuk aku, itu buat menghentikan pertandingan. Jelas kalau ini tidak dapat bersinambung, tidak bisa jadi. Ia merupakan pemain yang sangat banyak menerima pelanggaran serta hinaan.”

Berita Terkait