
Warungsports– Rio Waida peselancar Indonesia gagal melaju ke babak delapan besar Olimpiade Tokyo 2020. Rio Harus menerima kekalahan dari sang tuan rumah, Kanoa Igarashi.
Digelar di Tsurigasaki Surfing Beach, Chiba, Rio memulainya cukup kesulitan dengan menaklukan ombak yang deras. Sebaliknya dengan Igarasi justru sudah mampu menampilkan manuver-manuver terbaiknya sejak dari awal.
Hasilnya, pada lima kali percobaan pertama, Rio dan papan selancarnya hanya mampu memperoleh hasil nilai 5,6 poin dari dua nilai tertingginya, yakni 2,67 dan 2,93 poin. Sementara dengan lawannya memperoleh hasil 14,00 poin berkat dua nilai tertinggi 8,00 dan 6,00 poin.
tidak ingin terus tertinggal, atlet berusia 21 tahun itu mencoba mengejar pelan-pelan. Dan benar saja, pada ombak keenam, manuver Rio dalam menaklukan ombak mampu memperoleh nilai 5,83 poin dari para juri.
Dua ombak berikutnya, Dia kembali menampilkan aksi epik dimata para juri. Manuver apiknya pada percobaan ke delapan membuat dia mendapatkan 6,17 poin. Dengan total nilai 12,00 pun sudah ia pegang.
Sayangnya, pada waktu 25 menit habis, Rio tidak mampu mendapatkan poin lebih tinggi dari yang sudah di dapat. Begitupun dengan peselancar tuan rumah yang juga beberapa kali aksinya dijatuhkan oleh ombak besar.
Pertandingan pun selesai untuk kemenangan wakil Jepang, Kaona Igarashi dengan total nilai 14,00 poin. Sementara denga Rio hanya mengumpulkan total nilai 12,00 poin.
Dengan kekalahan ini makan sudah selesai perjuangan Rio Waida di cabang olahraga selancar ombak di Olimpiade Tokyo 2020.
Sabetan 2 Medali Untuk Indonesia
Indonesia sejauh ini sudah memperoleh dua medali pada Olimpiade Tokyo 2020. Yang dimna medali pertama di persembahkan oleh Windy Cantika dari cabang angkat besi kelas 49 kg putri.
Sementara medali perak berhasil dipersebahkan lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dari nomor 61 kg putra.
Indonesia sendiri masih berpeluang mendambahkan atlet dari cabang-cabang lainnya


