Warungsports – Pembalap asal Indonesia Afridza Munandar terjatuh di tikungan 10 pada lap pertama, fridza langsung mendapat pertolongan pertama dari petugas medis di sirkuit, dan kemudian segera diterbangkan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan helikopter. Tapi amat sangat disayangkan nyawa pembalap berusia 20 tahun itu tidak bisa tertolong.
Pada hari seninnya Jenazah dari Afridza tiba di Jakarta dan langsung dibawa ke kampung halamannya di Tasikmalaya untuk segera dimakamkan, jenazah nya akan dimakankan di tempat pemakaman keluarga.

Afridza sukses mendulang tujuh podium di IATC, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan. Ia pun mengakhiri musim di peringkat ketiga pada klasemen akhir pebalap dimusim ini.
Sejak Afridza meninggal, memang belum ada ucapan sama sekali dari Kemenpora, hanya saja ada perwakilan Astra Honda Indonesia, tim yang diperkuat Afridza selama mengikuti IATC yang setia mengurus dan mengantarkan jenazah ke indonesia.
Indonesia kembali berduka dengan kepergian pembalap berbakat yang meninggal di lintasan balap


