Live Monday, 31 August 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Olimpiade

Indonesia Berpeluang Raih Medali Pertama di Paralimpiade Tokyo 2020

Icha August 26, 2021 5 years lalu

Warungsport –Hari ini, Kamis (26 Agustus 2021), wakil Indonesia peserta Paralimpiade Tokyo 2020 telah dilepas. Banyak atlet Indonesia yang siap untuk mengikuti berbagai kompetisi olahraga dan dapat memberikan medali pertama untuk Indonesia.

Peluang meraih medali diperoleh Indonesia dari dua cabang olahraga. Di pentas Tokyo Paralympic Games 2020, ada atlet angkat besi cacat Ni Nengah Widiasih dan pembalap sepeda cacat Muhammad Fadli Imamudin, yang mampu membawa harum nama Indonesia.

Widi yang akrab disapa Ni Nengah Widiasih-berencana turun di nomor 41kg putri di Tokyo International Forum, mulai pukul 11.00 WIB. Para atlet asal Bali ini akan bertanding dengan sembilan wakil dari negara lain.

Pesaingnya adalah Lara Aparecida de Lima (Brasil), Guo Lingling (Cina) dan Cristina Poblaador Granados (Kolombia). Selain itu, ada Leidy Rodriguez (Kuba), Zoe Newson (Inggris), Hellen Wawira Kariuki (Kenya), Noura Baddour (Suriah), Maryn Kopiika (Ukraina) dan Clara Sarahy Fuentes Monasterio (Venezuela).

Sebelumnya, di situs resmi Tokyo Paralympic Games 2020, Vidyasi, satu-satunya wakil Indonesia dari Divisi Paralympic Powerlifting, dikenal sebagai atlet terkuat di antara atlet angkat besi dunia lainnya di kelas 41 kg putri.

Vidiasi merupakan peraih medali perunggu Paralympic Games 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, dengan menempati peringkat ketiga dengan bobot terbaik 95 kg. Pada saat yang sama, perwakilan Turki Nazmiye Muratli memenangkan medali emas dengan 104 kilogram, dan pemain China Cui Zhe memenangkan medali perak dengan 102 kilogram.

Namun, jika ingin meraih emas, diharapkan pada Tokyo Paralympic Games 2020 perjalanan Widi tidak akan mudah, karena ia akan bersaing dengan juara dunia dua kali Guo Lingling pada 2017 dan 2019.

Lingling saat ini memegang rekor dunia dengan total berat 118 kg pada Kejuaraan Dunia 2019 di Nur-Sultan, Kazakhstan. Kemudian ada Noura Badour dari Suriah, ia merupakan peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019.

Satu lagi yang akan menjadi lawan tangguh Widi adalah Ledi Rodríguez asal Kuba yang disebut-sebut mampu membuat kejutan. Dia adalah peraih medali emas American Para Games 2019 di Lima, Peru.

NPC Indonesia sendiri mengumumkan medali perunggu dari Divisi Disabled Weightlifting. Setelah persiapan yang cukup, Vidi diharapkan dapat memberikan medali pertama kepada delegasi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

Balap sepeda penyandang cacat

Selain Widi, Indonesia juga berpeluang meraih medali untuk cabang olahraga sepeda disabilitas melalui Muhammad Fadli Imamudin. Satu-satunya wakil Indonesia di cabang olahraga ini akan memulai debutnya di Tokyo Paralympic Games 2020. Ia akan mengikuti time trial 1.000m C4-5 putra di Sirkuit Izu pada pukul 12 Waktu Pasifik Barat pada Kamis (26 Agustus 2021). ). .

Fadli akan bersaing dengan 20 pembalap sepeda terbaik dunia. Misalnya, dua wakil Brasil, Andre Luis Grizante dan Lauro Chaman.

Selain itu, Kolombia juga mengirimkan dua wakilnya, yakni Diego German Dunas dan Edwin Fabian Matisse Ruiz. Begitu juga dengan Spanyol, Prancis, dan Malaysia, masing-masing negara mengirimkan dua atlet.

Spanyol memiliki Pablo Jaramillo Gallardo dan Alfonso Cabello. Prancis adalah Dorian Foulon dan Kévin Le Cunff. Malaysia diwakili oleh Muhammad Hafiz Jamali dan Zuhairie Ahmad Tarmizi.

Pun begitu, dengan dua pebalap utama tim China, Wu Guoqing dan Lai Shanzhang. Sisanya adalah Jody Conti (Inggris), Zsombor Wermeser (Hongaria), Ronan Grimes (Irlandia), Carol-Eduard Novak (Rumania), Sergei Pudov (RPC), Jozef Metelka (Slovakia), Yegor Dementyev (Ukraina), Christopher Murphy ( Amerika Serikat).

Fadli sendiri akan tumbang di game ketujuh. Ia diharapkan bisa meraih hasil terbaik dalam debutnya di Tokyo Paralympic Games.

Berita Terkait